Tugumalang.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem se Malang Raya berkomitmen mengembangkan inovasi untuk mengawal isu lingkungan. Terbaru, Nasdem Malang Raya turut serta dalam kompetisi inovasi composter aerob yang digelar Nasdem Jatim.
Dalam kompetisi inovasi pengelolaan limbah rumah tangga menjadi kompos itu, Nasdem Malang Raya berhasil meraih juara pertama mengalahkan daerah lain se-Jatim lantaran dinilai memenuhi unsur pembangunan berkelanjutan. Rencananya, inovasi tersebut akan dikembangkan dan dijalankan di Malang Raya.
Baca Juga: Nasdem-PSI Jadi Fraksi Baru di DPRD Kota Malang
Ketua Fraksi Nasdem-PSI DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi menyampaikan bahwa Malang Raya memiliki masalah yang sama dalam tata kelola sampah yang selama ini yang hanya berfokus di hilir.
Melalui inovasi tersebut, Nasdem Malang Raya ingin memberikan solusi kongkret. Yakni mengkampanyekan bahwa limbah domestik atau rumah tangga itu bisa dikelola secara mandiri menjadi kompos.
“Biayanya rendah, hanya Rp 300 ribu untuk 1 alat composter aerob dan itu sanggup untuk mengolah sampah dari 15-20 rumah tangga,” kata Dito, Selasa (24/6/2025).
“Sehingga harapan kami ke depan, perlahan ada budaya baru untuk bisa mengurangi sampah yang diangkut ke TPS dan berangsur juga mengurangi sampah yang dibawa di TPA, baik di Supiturang, Tlekung Batu atau di Kabupaten Malang,” sambungnya.
Baca Juga: Diusung 4 Partai, Sanusi-Lathifah Shohib Terima Rekom dari PDI Perjuangan dan Nasdem
Menurutnya, produksi sampah di wilayah Malang Raya tak terhindar dari minimnya proses pemilahan di tingkat rumah tangga. Dampaknya, 500 ton sampah di Kota Malang, 60 ton sampah di Kota Batu dan 1.200 ton sampah di Kabupaten Malang per hari menumpuk di TPA.
“Kapasitas di TPA ada batasnya, di Kota Batu, TPA Tlekung itu sudah tidak muat. Lalu di TPA Supiturang, meskipun masih muat, tapi kapasitasnya mulai perlu diperhatikan,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























