Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home UIN Malang Menulis

Bolehkah Menonton Sinetron Kisah Cinta dengan Dalih Mengambil Hikmah?

Redaksi by Redaksi
Juni 27, 2021 11:57 pm
in UIN Malang Menulis
Ilustrasi. foto/unsplash

Ilustrasi. foto/unsplash

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Tasya Annisa*

Belakangan ini sebagaimana kita ketahui banyak bermunculan postingan yang menggambarkan tengah viralnya salah satu sinetron percintaan. Berbagai kalangan usia baik ibu-ibu maupun kawula muda, bisa dikatakan tak sedikit dari mereka yang menyukai alur cerita tersebut dengan berbagai alasan yang dimiliki, agar dapat terus menonton kelanjutan kisahnya bahkan hingga akhir episode nanti.

READ ALSO

Polisi Kantongi Identitas Komplotan Copet yang Beraksi di Kayutangan Kota Malang

Polresta Malang Kota Ringkus 5 Sindikat Curanmor

Salah satu alasan yang menarik ialah, menyengaja menonton dengan dalih mencari hikmah dibaliknya. Lantas bolehkah yang demikian itu, apakah terdapat toleransi dalam artian akankah menjadi sesuatu yang dimaklumi?. Mari kita simak bersama penjelasan berikut ini.

Sinetron (sinema elektronik) sederhananya merupakan suatu tayangan yang berada di laman media elektronik. Temanya pun beragam mulai dari percintaan, kekeluargaan, hingga kisah keseharian dalam bermasyarakat. Melihat berbagai tema tersebut, sebenarnya masing-masing bisa saja dikategorikan memiliki hikmah yang bermakna apabila memandang dari segi substansinya. Oleh karena itu selain menilai dari isi atau alur kisahnya dalam artian ini, juga perlu diketahui terlebih dahulu arti dari hikmah itu sendiri.

 

Menurut Imam al-Ghazali dalam kitab الحكمة والحوار علاقة تبادلية hikmah pada intinya merupakan kekuatan akal yang mana dapat menjadi pijakan dalam penemuan ilmu dari tempat yang tinggi, itulah akal perbuatan yang dapat membedakan antara kebaikan dan keburukan. Sehingga dalam hal ini, bila kembali pada permasalahan tadi maka semestinya sebagai penonton alangkah baiknya dapat memilih manakah tontonan yang baik ataupun yang buruk bagi mereka dengan menggunakan akal sehat tentunya.

Dengan demikian sah-sah saja apabila menonton segala jenis sinetron dengan dalih mengambil hikmah selagi konsep di atas benar-benar mampu diterapkan dan memberikan kebermanfaatan bagi dirinya lebih-lebih bagi banyak orang pula. Adapun hal tersebut apabila merujuk pada kaidah fiqh berikut ini:

المتعدي أفضل من القاصر

“Aktivitas yang memberikan manfaat pada orang lain lebih utama ketimbang yang bermanfaat bagi dirinya sendiri”.

 Terkait hikmah yang pada dasarnya menyimpan kebermanfaatan tersebut, apabila lebih spesifik merujuk pada kebiasaan sikap penganut aswaja, maka kita mengenal istilah “mabadi khoiru ummah” atau lebih detailnya ialah gerakan pembentukan identitas maupun karakter bagi warga NU melalui penemuan nilai yang digunakan sebagai prinsip dasar bagi mereka. Hal tersebut berupa as-Shidqu, al-Amanah wal Wafa bil Ahdi, at-Ta’awun, al-Adalah dan al-Istiqomah. Berikut penjabaran dari masing-masing konsep tersebut:

  • As-Shidqu

Adapun as-Shidqu secara bahasa adalah kejujuran, keterbukaan, kesungguhan, dan kebenaran. Namun lebih dikenal dengan arti kejujuran, sehingga dalam hal ini bermaksud bahwa ketika menjalani kehidupan keluarga maupun bermasyarakat perlu adanya kejujuran antara satu sama lain.

  • Al-Amanah wal Wafa bil Ahdi

Al-Amanah wal Wafa bil Ahdi secara bahasa adalah dapat dipercaya, tepat janji, dan setia. Dalam konsep ini juga tidak kalah penting terutama dalam kehidupan bermasyarakat. Sebab seseorang yang amanah dalam menjalankan tanggung jawabnya akan lebih dipercaya dan secara tidak langsung dapat mengurangi timbulnya konflik di antara mereka.

  • At-Ta’awun

At-Ta’awun sederhananya dapat diartikan tolong menolong atau gotong royong dalam kebaikan.

  • Al-Adalah

Al-Adalah dapat diartikan berlaku adil pada sesama dan tidak memandang sebelah mata siapapun juga. Sehingga dapat memberikan hak maupun kewajiban secara seimbang.

  • Al-Istiqomah

Al-Istiqomah secara bahasa ialah kesinambungan, keberlanjutan, dan keajegan. Dengan adanya sikap istiqomah, akan timbul banyak hikmah yang menyimpan berbagai manfaat di baliknya. Selagi istiqomah tersebut disandingkan dengan kebiasaan-kebiasaan baik menurut syariat Islam.

Pada intinya segala hikmah yang menyimpan kebermanfaatan dari perbuatan terpuji apapun itu, akan diperoleh dengan mudah apabila diikuti pula dengan kemampuan dalam memilih dan memilah manakah yang akan menimbulkan dampak positif untuk banyak orang maupun diri kita sendiri terutama.

*Mahasiswa Pendidikan Agama Islam angkatan 2017
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maliki

 

Tags: SinetronUIN Malang Menulis

Related Posts

Komplotan copet di Kayutangan Heritage
Hukum & Kriminal

Polisi Kantongi Identitas Komplotan Copet yang Beraksi di Kayutangan Kota Malang

Rabu, 25 Des 2024
Polresta Malang Kota membongkar sindikat curanmor di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Bisnis

Polresta Malang Kota Ringkus 5 Sindikat Curanmor

Selasa, 24 Des 2024
Gelapkan
Bisnis

Gelapkan Dagangan dan Bikin Nota Fiktif di Blitar Kota, Dua Sales PT Bintang Sayap Utama Dipolisikan

Kamis, 5 Des 2024
M. Zainuddin, Rektor UIN Maliki Malang.
UIN Malang Menulis

Pendidikan Kaum Sarungan

Jumat, 21 Okt 2022
Dosen UIN Malang
Pendidikan

Dosen Prodi Managemen UIN Malang Gelar Pengabdian Masyarakat Terkait Digital Marketing

Minggu, 10 Jul 2022
RA Kartini
UIN Malang Menulis

RA Kartini Milenial, Teguh Pendirian Tanpa Binal

Kamis, 21 Apr 2022
Next Post
Sanusi Minta Warga Malang Tidak Konsumsi Rokok Tanpa Cukai

Sanusi Minta Warga Malang Tidak Konsumsi Rokok Tanpa Cukai

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.