Jumat, Oktober 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Blusukan

Redaksi by Redaksi
Oktober 30, 2024 2:36 pm
in Ruang Cendekia
Soejatmiko. Foto/dok TM

Soejatmiko. Foto/dok TM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Soejatmiko, Redaktur Tugumalang.id

Tugumalang.id – Lima tahun lalu, tahun 2019, seorang teman mengajak saya masuk dalam tim multimedia kampanyenya. Dia jauh-jauh dari Jatim mencalonkan diri sebagai Calon Wakil Bupati (Cawabup) di salah satu kabupaten di Jawa Tengah. Wilayahnya memiliki kontur perbukitan dan sebelah selatan berbatasan dengan Pantai Selatan.

READ ALSO

Merawat Akar Pesantren, Menguatkan Masa Depan Bangsa

Dari Kamar Santri Menuju Pengabdian kepada Negeri

Teman saya itu kebetulan lahir dan besar di kabupaten tempat dia sekarang mencalonkan diri sebagai wakil kepala daerah. Meski hanya sebagai calon wakil bupati. Teman saya ini benar-benar semangat.

Ketika memasuki musim kampanye, tiada hari tanpa kampanye. Hampir tiap hari selama musim kampanye, rombongan saya dan Cawabup berangkat dari pagi hingga larut malam. Bahkan tidak jarang harus pulang ke posko pagi dini hari.

Baca Juga: Saweran

Setelah itu sekitar pukul 06.00, cawabup dan tim berangkat lagi. Lantaran daerah yang akan ditempati kampanye berjarak 3 jam perjalanan. Sedangkan jadwal kampanye pukul 10.00 pagi. Tentunya tim kampanye datang lebih dulu, meski sudah ada tim kampanye di lokal kecamatan mempersiapkan segala sesuatunya.

Tak hanya soal waktu yang harus dilalui cawabup teman saya dan timnya. Kadang harus kampanye di daerah terpencil. Mobil tidak bisa masuk. Maka mau tak mau, harus jalan kaki. Meski Cuma 15 menit. Tapi itu butuh effort. Karena titik kampanye itu memang terpencil. Listrik belum masuk, warganya hidup di bawah garis kemiskinan.

Sering pula terjadi, dalam sehari bisa mendatangi 5 titik lokasi kampanye. Maka tak heran bila berangkat pagi, Kembali ke posko tengah malam. Saya tidak tahu berapa titik yang dilakukan selama kampanye. Tapi yang saya dengar waktu itu 400 titik kampanye. Dan itu dibagi bersama calon bupatinya.

Baca Juga: Upaya Penuh Cinta Kasih

Menariknya, setiap usai kampanye, anggota tim langsung membagi-bagikan amplop kecil ke warga yang ikut kampanye. Bagi-bagi amplop itu bisa diberikan usai acara, kadang diberikan sebelum acara. Setiap peserta tanda tangan, setelah menerima amplopan.

Lalu di akhir acara kampanye, tidak lupa cawabup itu menyampaikan. ‘’Itu bapak ibu tadi terima amplopan, ini hanya uang bensin. Karena bapak ibu ke sini kan pakai motor, nah motornya perlu bensin. Meskipun tidak seberapa saya ikhlas kok memberinya,’’ kata teman saya waktu itu.

Blusukan itu tak selamanya selalu tepat waktu. Ada kalanya Ketika sudah di tempat kampanye, warga peserta kampanye sudah pulang ke rumah alias pada bubar.

Penyebabnya tim kampanye dan teman saya itu datang terlambat, hanya karena lokasi kampanye tidak sesuai dengan yang diarahkan tim lapangan. Pasalnya, rombongan cawabup kesulitan menghubungi tim lapangan. Usut punya usut, lokasi kampanye ini, termasuk kawasan blank spot. Alias nihil signal seluler.

Saya yakin, blusukan dalam rangka kampanye yang dilakukan teman di salah satu kabupaten di Jawa Tengah Pilkada 2019 lalu itu juga dialami pada para calon kepala daerah yang kini berkontestasi di Pilkada serentak 2024.

Blusukan itu sudah dilakukan sejak 25 September hingga 23 November 2024. Para calon bisa dipastikan akan obral janji-janji manis. Frasanya sama, bahasanya sama. Hanya intonasi suaranya berbeda.

‘’Bila nanti saya terpilih sebagai kepala daerah di sini, jalan menuju pusat kota akan diperbaiki. Pendidikan di semua jenjang akan gratis…’’

Lalu ada pula yang menyinggung soal Kesehatan. ‘’Pokoknya semua pengobatan gratis, BPJS ditanggung pemerintah daerah bila kami terpilih.’’

Tak berhenti sampai disitu, ada pula calon kepala daerah dengan penuh optimis menjanjikan kotanya akan bebas banjir. Lalu dengan bicara pada hal hal teknis. Seperti akan memperbesar gorong-gorong, menggiatkan pasukan kuning.

Semua janji-janji itu sering kali membuat warga yang menghadiri kampanye terkesima. Larut, melambungkan angan-angan rakyat. Berharap orang yang berbicara di depannya benar-benar menepati janjinya. Harapannya memang begitu. Setidaknya mereka ingat ketika blusukan, dan janjinya kepada rakyat saat kampanye.

Akan halnya teman saya 5 tahun lalu mencalonkan diri sebagai cawabup ternyata tidak terpilih. Paslon teman saya ini hanya juara ketiga dari tiga kontestan.

Meraup suara 50 ribu. Sedagkan dua paslon lainnya berhasil meraup 130 ribuan suara lebih dengan selisih masing-masing berbeda. Tentunya teman saya ini cari kambing hitam ketika balik ke Jatim.

‘’Ya, waktu mendekati hari pencoblosan, parpol yang membawa saya minta dana, Katanya untuk serangan fajar. Mereka juga minta ke calon bupati saya, untuk mendapatkan 130 ribu suara. Lha, kami ini kan sejak awal memang tidak punya uang,’’ kata teman saya itu.

Meski dia bilang tidak punya uang, teman saya itu sudah menghabiskan dana sekitar Rp 5 miliar. Apakah itu sumbangan dari orang lain. Ternyata bukan. Dia berani jauh-jauh dari Jatim ke Jateng hanya untuk calon wakil bupati dengan menggadaikan tumpukan sertifikat tanah dan rumahnya di Jatim. Sebagian milik keluarga, Sebagian milik sendiri.

‘’Saya ga tahu bagaimana cara menebus sertifikat tanah dan rumah yang saya gadaikan itu,’’ katanya sambil geleng-geleng kepala.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: BlusukanPilkada 2024Redaktur Tugumalang.id

Related Posts

Dosen Pascasarjana Universitas Raden Rahmat Malang, Dr. Aries Musnandar, M.Pd. /Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Merawat Akar Pesantren, Menguatkan Masa Depan Bangsa

Kamis, 22 Okt 2026
Dari Kamar Santri Menuju Pengabdian kepada Negeri
Ruang Cendekia

Dari Kamar Santri Menuju Pengabdian kepada Negeri

Kamis, 22 Okt 2026
Membangun Hukum Indonesia dari Tradisi Keilmuan Santri
Ruang Cendekia

Membangun Hukum Indonesia dari Tradisi Keilmuan Santri

Rabu, 21 Okt 2026
Mengakhiri Naik Kelas Otomatis, Mengawali Pembelajaran Bermutu
Ruang Cendekia

Mengakhiri Naik Kelas Otomatis, Mengawali Pembelajaran Bermutu

Senin, 19 Okt 2026
Bukan Soal Ijazah, Melainkan Soal Kepercayaan Publik
Ruang Cendekia

Bukan Soal Ijazah, Melainkan Soal Kepercayaan Publik

Minggu, 18 Okt 2026
Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens
Ruang Cendekia

Eksistensialisme Algoritmik: Ketika Gen Alpha Bukan Lagi Homo Sapiens

Sabtu, 17 Okt 2026
Next Post
Hospital Penawar

Kabar Gembira! Hospital Penawar Malaysia Beri Paket Pemeriksaan Prostat dengan Harga Terjangkau, Ada Layanan Penjemputan Gratis

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.