MALANG, Tugumalang.id – Bayi perempuan berusia enam bulan bernama Queensa Acellin Kaynaseh menderita hidrosefalus (hydrocephalus) atau penumpukan cairan dalam otak. Saat ini ia telah mendapatkan penanganan di RSUD Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Bayi kelahiran 8 Maret 2025 ini merupakan buah hati dari pasangan Ali Taufan (36) dan Suliantini (35), warga Dusun Arjosari, Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Ia terdeteksi menderita penyakit ini sejak tiga bulan yang lalu.
Baca Juga: Perdagangan Bayi Ilegal, Ibu 26 Tahun di Kota Batu jadi Tersangka
“Awalnya terlahir sehat. Baru di usia tiga bulan terlihat ada pembengkakan di kepala,” ujar sang ayah, Ali Taufan saat ditemui Tugu Malang ID di rumahnya, Selasa (2/9/2025).

Saat mengetahui ada pembengkakan, kedua orang tua bayi Queensa membawanya ke pueskesmas terdekat. Dari hasil pemeriksaan, diketahui Queensa menderita hidorefalus.
Mereka pun mendapatkan rujukan agar membawa Queensa ke RSUD Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Di sana, mereka sempat mendapatkan dua kali penanganan sebelum BPJS Kesehatan terblokir.
Baca Juga: DPRD Kota Batu Cabut Kebijakan Kenaikan Tunjangan Meski Belum Pernah Terealisasi
Queensa pun tidak mendapatkan perawatan selama beberapa waktu. Hingga dua minggu lalu kabar penyakit Queensa didengar oleh pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang yang kemudian mengupayakan bantuan.
Saat ini BPJS Queensa telah kembali aktif melalui skema Penerima Bantuan Iuran Daerah (PBID) yang ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Beberapa hari yang lalu, Queensa telah menjalani tindakan operasi di RSUD Kanjuuruhan.
Pada Selasa (2/9/2025), Bupati Malang, Sanusi beserta rombongan menjenguk Queensa di kediamannya. Kondisi Queensa jauh lebih baik daripada sebelumnya.
“Sudah ditangani RSUD Kanjuruhan. Kondisinya sudah membaik dan sudah stabil,” ujar Sanusi.
Ia berharap Queensa bisa segera sembuh dan orang tua tak lagi khawatir mengenai biaya karena BPJS Kesehatan telah aktif kembali. Dinas Kesehatan Kabupaten Malang juga akan terus mengawal perawatan lanjutan untuk Queensa hingga ia sembuh.
“Setelah ini terus dilakukan perawatan. Harapannya (Queensa) bisa segera sembuh,” tutup Sanusi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























