Tugumalang.id – Ketua DPRD Kota Batu Didik Subiyanto menegaskan untuk mencabut kenaikan tunjangan anggota legislatif. Bahkan ia menyebut jika kebijakan tersebut bahkan belum direalisasikan hingga pertengahan tahun 2025 ini.
Politisi PKB tersebut menegaskan jika kebijakan itu sudah dicabut sejak 25 Agustus 2025 lalu. Bianto, sapaan akrabnya, menuturkan jika pembahasan terkait kenaikan itu sudah dimulai sejak Januari 2025.
Baca Juga: DPRD Kota Batu Minta Pemkot Pertajam Kolaborasi setelah Tetapkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024
Lalu, pada Mei 2025, hasil kajian bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Batu yang menggandeng tim appraisal sempat mengarah pada penetapan besaran kenaikan yang dianggap layak.
”Namun, untuk realisasinya belum pernah berjalan sampai saat ini. Rencana direalisasikan pada 2026, tapi setelah melihat situasi nasional yang tidak menentu, arah kebijakannya berubah. Wacana itu akhirnya sudah kami cabut lebih dulu,” tegas Bianto, Selasa (2/9/2025).
Ia memaparkan jika alasan utama pencabutan kebijakan itu didasari pada kesepakatan pada kebijakan pemerintah pusat yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah. Selain itu, pemerintah pusat juga baru saja menginstruksikan efisiensi anggaran, baik untuk pusat maupun daerah.
Baca Juga: DPRD Kota Batu Dorong Cuti Paksa Alternatif PHK akibat Efisiensi Anggaran
”Dalam rangka menyesuaikan kebijakan itu, kami sepakat memutuskan untuk mencabut wacana kenaikan tunjangan itu. Keputusan ini bahkan sudah lebih dulu kami ambil sebelum ada kabar simpang siur di masyarakat saat ini,” ungkapnya.
Sebab itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak larut dalam situasi saat ini ia mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Batu untuk menjaga kondusifitas daerah.
“Jangan mudah terprovokasi, saya imbau masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi berbagai informasi,” ujarnya.
Menurutnya, setiap dinamika yang berkembang sebaiknya dihadapi dengan kepala dingin, komunikasi sehat, serta kebersamaan. Pihaknya juga menegaskan komitmen untuk selalu membuka pintu komunikasi. Aspirasi masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Demi kebaikan dan kemajuan Kota Batu, kami terbuka menerima dan menampung aspirasi masyarakat,” ungkapnya.
Dicabutnya wacana kenaikan tunjangan, DPRD Kota Batu menegaskan ingin lebih fokus pada agenda pembangunan daerah. Terutama di tengah situasi nasional yang masih bergejolak, efisiensi anggaran dan prioritas belanja publik menjadi hal yang harus diutamakan.
“Seluruh keputusan yang kami ambil berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kota Batu butuh stabilitas, persatuan dan arah pembangunan yang jelas,” ujarnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A





























