Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Perdagangan Bayi Ilegal, Ibu 26 Tahun di Kota Batu jadi Tersangka

Redaksi by Redaksi
Januari 3, 2025 4:33 pm
in Hukum & Kriminal
perdagangan bayi ilegal

Seorang ibu di Kota Batu ditangkap usai membeli atau adopsi anak lewat jalur ilegal. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Bermaksud merawat atau adopsi anak tapi tidak dengan jalur yang benar, seorang ibu warga Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, DN (26 tahun) harus meringkuk di penjara. DN jadi 1 dari 6 tersangka yang diciduk aparat Polres Batu karena terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang.

Keenam tersangka selain DN yang ditangkap, yakni makelar yang merupakan pasutri yakni Arum Septiana (32) dan Andrik Iswahyudi (45) asal Sidoarjo, MK (45) asal Sidoarjo, RS (21) warga Nganjuk dan KK (46) asal Jakarta Utara.

READ ALSO

Pedagang Ayam di Pasar Madyopuro Malang Bacok 2 Karyawan Usai Cekcok Soal Ceker Rp 5 Ribu

Polisi Amankan Pria Bersenjata Tajam yang Resahkan Pengguna Jalan di Sumberpucung Malang

Dalam pengakuannya, DS mengaku terpikir untuk membeli anak lewat jasa yang ditawarkan para sindikat jual beli anak tersebut karena kerap gagal hamil setelah 3 tahun menikah. Sementara ia tak tahu menahu terkait larangan adopsi jalur ilegal ini.

”Sudah lama menikah, saya juga ingin momong anak. Saya gak ada tujuan aneh-aneh, cuman itu saja,” kata DN dalam konferensi pers, Jumat (3/1/2025).

Baca Juga: Polres Batu Bongkar Aktivitas Perdagangan Bayi Ilegal, Amankan 6 Pelaku

Waka Polres Kompol Danang Yudanto menuturkan terungkapnya kasus ini bermula dari diketahuinya DN tiba-tiba merawat anak. Setelah diselidiki, rupanya DS mendapat anak itu dengan membeli lewat seseorang yang menawarkan jasa lewat grup facebook ‘Adopter dan Bumil’.

Barang bukti
Polisi menunjukkan barang bukti ungkap kasus tindak perdagangan bayi. Foto: Azmy

DN sepakat membeli bayi laki-laki yang kini sudah berusia 7 hari tersebut seharga Rp19,5 juta. ”Padahal, adopsi anak itu ada jalur yang benar dan bahkan tidak membutuhkan biaya sepeser pun,” tegas Danang.

Singkat cerita, lanjut Danang, mereka kemudian bertransaksi di tepi jalan raya. Dalam transaksi itu, DN ditemui oleh 2 orang laki-laki dan 1 perempuan. Namun belum lama merawat, DN kemudian diamankan kepolisian pada Kamis (26/12/2024).

Tak hanya bayi, dalam transaksi itu DN juga mendapat buku sehat, kuali isi tanah (gendok) hingga surat-surat kelahiran bayi. Diketahui, sindikat ini mengaku telah berhasil melakukan aksinya sebanyak 5 kali dengan nilai keuntungan senilai Rp3 juta per transaksi.

”Mereka sudah sempat menjual ke beberapa daerah seperti Kab. Gresik, Kab. Karawang, Kab. Lumajang, Gilimanuk bali, dan yang terakhir ini ke Kota Batu,” jelasnya.

Baca Juga: Sindikat Perdagangan Bayi di Media Sosial

Danang menambahkan jika anggota sindikat lain perdagangan bayi ini dimungkinkan masih berkeliaran di sejumlah grup media sosial. Sebab itu, ungkap kasus ini diharapkan menjadi edukasi bagi masyarakat untuk mengadopsi anak sesuai prosedur demi masa depan anak itu sendiri.

”Proses adopsi ilegal tidak hanya berpotensi mengeluarkan biaya tinggi, tapi juga terancam pidana dan hak anak adopsi sebagai warga negara tidak terjamin,” ungkap Danang.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Batu AKP Rudi Kuswoyo menambahkan jika pelaku pasutri ini menjalankan modus aksinya dengan bergabung di media sosial adopsi. Mereka memanfaatkan para orang tua yang tidak bisa hamil sebagai peluang ekonomis.

”Jadi ketika ada orang yang ingin cari anak di grup, itu mereka akan langsung menghubungi yang bersangkutan dan menawarkan jasa mereka mencarikan anak juga. Jadi ini mereka lebih semacam jadi makelar,” kata Rudi.

Dalam modusnya, mereka menghargai anak bayi laki-laki di pasar Jawa Timur seharga Rp19 juta, sementara anak perempuan senilai Rp18 juta. Keduanya mendapat anak itu seharga Rp10-15 juta.

”Pendalaman kami terhadap kasus ini terus lanjut. Petugas kami terus bergerak memburu pelaku lainnya,” tandasnya.

Akibat perbuatannya, keenam pelaku ini akan dijerat dengan Pasal 83 Jo Pasal 76F UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan konsekuensi hukum minimal 3 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
Redaktur: jatmiko

Tags: adopsi bayiIbu di Kota batuPerdagangan bayi ilegalTersangka pembelian bayi ilegal

Related Posts

Pedagang ayam bacok pedagang pasar
Hukum & Kriminal

Pedagang Ayam di Pasar Madyopuro Malang Bacok 2 Karyawan Usai Cekcok Soal Ceker Rp 5 Ribu

Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi seorang pria ancam pengguna jalan menggunakan senjata tajam. Foto: AI
Hukum & Kriminal

Polisi Amankan Pria Bersenjata Tajam yang Resahkan Pengguna Jalan di Sumberpucung Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Ilustrasi bawa kabur motor. Foto: Freepik
Hukum & Kriminal

Bawa Kabur Motor Modus Kenalan di Telegram, Polisi Bekuk Sejoli Asal Kendari di Kota Batu

Kamis, 21 Mei 2026
Pembobol rumah
Hukum & Kriminal

Pembobol Rumah di Gondanglegi Ditangkap Setelah Dua Bulan Buron

Kamis, 21 Mei 2026
Curi Handphone
Hukum & Kriminal

Modus Jadi Pembeli, Pemuda di Kepanjen Malang Curi 3 Handphone di Toko

Selasa, 19 Mei 2026
Pencuri Jeruk
Hukum & Kriminal

Dua Pencuri Jeruk di Turen Digagalkan Warga, 53 Kilogram Hasil Curian Diamankan

Senin, 18 Mei 2026
Next Post
Perdagangan bayi

Begini Modus Sindikat Perdagangan Bayi yang Dibongkar Polisi Kota Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.