Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Banyak Orang Belum Tahu, 7 Fakta di Balik Kemerdekaan Indonesia

Redaksi by Redaksi
Agustus 17, 2021 11:29 am
in News
Foto Sukarno didampingi Bung Hatta membacakan teks proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945/tugu malang

Foto Sukarno didampingi Bung Hatta membacakan teks proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945. (Foto: Wikipedia.org)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tak terasa sudah 76 tahun kita menikmati kemerdekaan, menghirup udara kebebasan atas penjajahan yang pernah bangsa ini alami sekitar 350 tahun. Pahit getirnya perjuangan para pendahulu menjadi kisah tak terlupakan bagi anak cucu.

Oleh karena itu, beragam perayaan serentak digelar di seluruh pelosok negeri untuk mengenang jasa para pahlawan. Teks Proklamasi yang pernah dibacakan bung Kurno, kini kita proklamirkan kembali. Namun, ternyata ada beberapa fakta mengejutkan dibalik layar kemerdekaan yang belum banyak orang ketahui. Apa saja itu? Simak uraian berikut ini.

READ ALSO

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

1. Hari Berduka

Pada tanggal 17 Agustus yang diperingati sebagai hari kemerdekaan, ternyata sekaligus tanggal berduka. Pada tanggal tersebut pencipta lagu Indonesia Raya, WR Soepratman (1937) meninggal dunia, termasuk pencetus Ilmu Bahasa Indonesia, Herman Neubronner van deer Tuuk (1894) juga wafat.

2. Bung Karno Sakit

Pada 17 Agustus 1945, tepatnya dua jam sebelum proklamasi kemerdekaan, presiden Soekarno ternyata jatuh sakit. Suhu badannya meninggi saat sedang tidur. Dan, setelah diperiksa oleh dokter, beliau didiagnosis mengidap malaria tertiana. Hal itu disebabkan karena bung Karno berjuang menyusun naskah proklamasi semalaman di rumah Laksamana Maeda.

3. Bung Rarno Makan Sate Dekat Got

Setelah Soekarno dinobatkan menjadi presiden Republik Indonesia (RI). Bung Karno merayakannya dengan membeli sate 50 tusuk lalu menyantapnya sambil duduk jongkok di dekat got dan tong sampah.

4. Naskah Asli Proklamasi Dibuang ke Tempat Sampah

Banyak cerita sejarah mengatakan bahwa naskah asli proklamasi yang ditulis tangan oleh Soekarno sendiri ditemukan dibuang di tempat sampah. Naskah itu ditemukan oleh wartawan BM Diah. Ternyata naskah asli itu yang sebelumnya sudah disalin oleh Sajuti Melik.

Setelah merasa tidak memerlukannya lagi, Bung Karno membuangnya. BM Diah memutuskan menyimpan naskah tersebut selama 49 tahun lamanya dan akhirnya diserahkan ke museum Arsip Nasional pada tahun 1992.

5. Tiang Bendera Menggunakan Bambu

Upacara proklamasi kemerdekaan Indonesia 1945 diselenggarakan sangat sederhana. Tiang yang digunakan untuk mengerek bendera dari bambu yang dipotong secara kasar, lalu ditanam beberapa menit sebelum acara. Katrolnya konon terbuat dari gelas bekas sahur Moh. Hatta.

Tidak ada musik dan protokol, mikrofonnya dipinjam dari toko elektronik. Sementara bendera merah putih yang sudah disiapkan sehari sebelumnya oleh Fatmawati ternyata terlalu kecil, sehingga beliau memutuskan untuk menjahit bendera kebangsaan dari seprai putih yang ada di rumahnya dan kain merah yang dibeli seharga 500 sen dari tukang soto.

6. Film Foto Upara Proklamasi Dirampas Jepang

Detik-detik proklamasi hanya didokumentasikan oleh wartawan kakak beradik Frans Mendur (dari Harian Asia Raya) dan Alex Mendur (dari Domei). Setelah acara usai, ternyata tentara Jepang mendatangi mereka untuk merampas filmnya.

Meskipun foto yang diabadikan Alex terlanjur dirampas saat tengah dijemur, beruntungnya foto yang sempat diabadikan Frans terlebih dahulu dikubur. Foto itu dibiarkan sembari menunggu keadaan aman di bawah pohon halaman kantor Asia Raya. Dia bahkan berbohong kepada tentara Jepang bahwa filmnya sudah diambil Barisan Pelopor.

7.  Suara Sukarno Hasil Rekaman

Suara Soekarno saat tengah pembacaan teks proklamasi yang beredar saat ini sebenarnya rekaman ulang yang dilakukan di studio Radio Rekaman Republik Indonesia tahun 1951, karena pada tahun 1945 teknologi masih belum begitu canggih, belum bisa merekam video dan suara.

Reporter : Qonita Aulia

Editor : Herlianto. A

Tags: Fakta KemerdekaanIndonesia MerdekakemerdekaanProklamasi

Related Posts

Ketua BAKN RI Andreas Eddy Susetyo (kiri) dan Kepala Eksekutif OJK Hasan Fawzi saat meninjau potensi karbon mangrove di Pantai CMC Tiga Warna. Foto: Azmy
News

BAKN RI dan OJK Dorong Pantai CMC Tiga Warna Jadi Pionir Perdagangan Karbon Berbasis Komunitas

Kamis, 15 Okt 2026
Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA
News

Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Batu Melonjak, Didominasi Lulusan SMA

Kamis, 15 Okt 2026
DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut
News

DPRD Kota Malang Dorong Regulasi Penataan Kabel Semrawut

Senin, 12 Okt 2026
DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis
News

DPRD Kabupaten Malang Temukan Masalah Penyerahan PSU Perumahan di Pakis

Senin, 12 Okt 2026
KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi
News

KH Marzuqi Mustamar Mengaku Batal Umrah karena Tak Diizinkan Masuk Arab Saudi

Minggu, 11 Okt 2026
Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu
News

Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Malang Dimakamkan Setelah 4 Minggu

Minggu, 11 Okt 2026
Next Post
Ach. Faisol dan penulis saat bertemu di salah satu cafe di Malang/tugu malang

Silaturahmi Bersama Aktivis Lapangan yang Kini Jadi Penggerak Dunia Digital

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.