Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Balita Suspek Campak Bermunculan, Pemkot Malang Masifkan Imunisasi

Redaksi by Redaksi
April 6, 2026 3:15 pm
in Tugu Sehat
Imunisasi campak di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Imunisasi campak di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Temuan balita terindikasi suspek wabah campak mulai bermunculan di Kota Malang. Kini, Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memasifkan imunisasi atau vaksinasi campak kepada anak anak di Kota Malang.

Dinkes Kota Malang mencatat ada 312 kasus suspek campak dengan 52 kasus terkonfirmasi campak di tahun 2025. Kemudian di tahun 2026 ini, ditemukan 61 kasus suspek campak yang hingga saat ini masih menanti hasil final laboratorium.

READ ALSO

Jaga Kesehatan! Hospital Penawar Hadirkan Paket Skrining Prostat dengan Biaya Terjangkau

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Baca Juga: Kasus Campak Meningkat, Warga Diimbau Jaga Kontak Fisik Anak Selama Lebaran 2026

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan bahwa temuan ini cukup mengkhawatirkan. Sebab, mayoritas merupakan anak anak usia dini.

“Yang terbanyak yakni anak usia 1 sampai 4 tahun,” ucapnya, Senin (6/4/2026).

Meski begitu, ia menegaskan bahwa temuan tersebut masih dalam kategori suspek. Namun berdasarkan sebarannya, kasus tersebut ditemukan di faskes faskes yang ada di Kota Malang.

“Suspek itu berdasarkan gejala yang ditemukan di puskesmas, klinik atau rumah sakit. Jadi kalau mengarah ke campak, langsung diambil sampel dan dikirim ke BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan) Surabaya,” ujarnya.

Dikatakan, temuan ini tetap menjadi alarm kewaspadaan. Sebagai upaya antisipasi, Dinkes Kota Malang menggencarkan program Catch-Up Campaign atau kejar serentak imunisasi campak.

Baca Juga: Kasus Campak di Kota Malang Turun Drastis, Kini Tersisa Satu Pasien Dirawat

Imunisasi ini difokuskan pada anak usia 9 hingga 59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi lengkap dengan sasaran 1.200 anak.

Sebelumnya pihaknya juga telah menjalankan program Outbreak Response Immunization (ORI) dengan capaian 95,6 persen. Angka tersebut diklaim telah melampaui ambang herd immunity dalam mempersempit celah penularan virus.

“Kalau ORI dulu semua divaksin tanpa melihat status. Kalau sekarang yang sudah imunisasi lengkap tidak diikutkan. Jadi kita fokus ke yang belum,” urainya.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan bahwa masih ada masyarakat yang enggan memberikan imunisasi campak kepada anaknya. Hal ini menjadi PR yang perlu diselesaikan.

“Masih ada beberapa warga yang menganggap imunisasi campak ini tidak berdampak. Ini yang menjadi perhatian serius kami,” kata Wahyu.

Menurutnya, campak merupakan salah satu penyakit paling menular dengan tingkat penularan tinggi. Ia menyebut rasio penularannya bisa mencapai 1 banding 18. Sehingga satu kasus dapat dengan cepat menyebar luas di lingkungan sekitar.

“Prosentasenya memang kecil yang menolak. Tapi karena ini penyakit sangat menular, potensi menjadi KLB itu tetap ada. Ini yang harus dicegah,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Campakimunisasi campakkota malang

Related Posts

Hospital Penawar hadirkan paket skrining prostat berbiaya terjangkau bagi pasien asal Indonesia./Foto: Pinterest/Kimberly Getchell
Tugu Sehat

Jaga Kesehatan! Hospital Penawar Hadirkan Paket Skrining Prostat dengan Biaya Terjangkau

Senin, 1 Jun 2026
Event INAS26
Tugu Sehat

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Jumat, 29 Mei 2026
Cara Aman Mengonsumsi Olahan Daging saat Idul Adha (Foto: Pexels)
Tugu Sehat

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Rabu, 27 Mei 2026
Black Mold
Tugu Sehat

Bahaya Black Mold di Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 26 Mei 2026
Aqua Yoga
Tugu Sehat

Mengenal Aqua Yoga, Olahraga Air yang Bantu Relaksasi dan Kebugaran

Selasa, 26 Mei 2026
Para dokter spesialis dari Morula. (Foto/ist)
Tugu Sehat

10 Persen Pasangan Usia Subur di Malang Hadapi Persoalan Infertilitas, Morula Beber Faktornya

Senin, 25 Mei 2026
Next Post
Pemkot Batu

Pemkot Batu Buka 400 Kuota Peserta Program Beasiswa 1.000 Sarjana di 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.