Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Atribut Leadership Pangeran Banten

Redaksi by Redaksi
November 14, 2022 4:01 pm
in Ruang Cendekia
Atribut Pangeran Banten
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: drh. Puguh Wiji Pamungkas, MM*

11 desember 2003 kantor berita Reuters Inggris memberitakan tentang penemuan koin-koin misterius asal Banten Jawa Indonesia. Koin-koin itu ditemukan di dalam lumpur di tepian sungai Themes London. Menurut para ahli di The British museum, penemuan koin-koin ini merupakan penemuan pertama dan satu-satunya di London.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Jika kita membuka buku catatan sejarah, dari sekian banyak kerajaan atau kesultanan yang pernah ada di Nusantara, maka kesultanan Banten inilah salah satunya yang pernah ada. Menurut HJ De Graaf dalam bukunya kerajaan-kerajaan Islam pertama di Jawa, bahwa kerajaan Banten berdiri pada abad ke 16.

Adalah Beliau Sunan Gunung Jati yang memiliki nama asli Syekh Syarif Hidayatullah telah mendirikan kerajaan Banten Bersama anaknya Hasanuddin yang sebelumnya dikuasai Kerajaan Sunda dan bersekutu dengan Portugis. Tahta kesultanan diberikan kepada putra beliau Pangeran Maulana Hasanuddin dan di bawah kepemimpinan beliaulah kesultanan Banten mengalami perkembangan yang luar biasa.

Salah satu yang dilakukan Pangeran Maulana Hasanuddin adalah dengan membangun Pasar, Alun-alun dan Masjid Jamik, hal ini sama persis seperti yang di lakukan oleh Rasulullah Ketika hijrah ke Madinah.

Ada 3 hal yang dilakukan Rasulullah Ketika Hijrah ke Madinah, yakni:

1). Membangun Masjid, ini adalah symbol dari keimanan dan ketauhidan kita sebagai manusia terhadap Allah SWT,

2) Mempersaudarakan sahabat Muhajirin dan Ansor, sebagai bentuk ukhuwah Islamiyah dan Kebersamaan dan

3). Membangun pasar, sebagai symbol dari aktifitas kehidupan duniawi yang memang integral dengan kebutuhan dasar manusia. Hal itu dilakukan oleh Pangeran Maulana Hasanudin Ketika memerintah Kesultanan Banten.

Bahkan yang cukup menarik adalah penemuan dari The British Museum London, mereka menemukan kumpulan koin mata uang Kesultanan Banten yang sempat dirilis pada tahun 2003 silam.

Bahwa ternyata di tahun 1682 ada duta besar (utusan) kesultanan Banten yang melakukan kunjungan diplomasi ke Inggris. Di zaman itu dengan segala keterbatasannya kesultanan Banten sudah memiliki tata Kelola bernegara yang tidak kalah modern nya dengan tata Kelola bernegara di zaman sekarang.

Jika kita lihat secara mendalam kemajuan dan kemakmuran sebuah negara itu selalu ada sosok pemimpin yang mumpuni di dalamnya. Seorang pemimpin yang mampu menjadikan kepemimpinannya untuk menghasilkan kemajuan dan kemakmuran.

Karakter kepemimpinan ini semakin mengkristal sejak Pangeran Maulana Hasanuddin dan Sunan Gunung Jati (Syekh syarif Hidayatullah) pergi berhaji ke Makkah, karakter leadershipnya semakin tampak dengan jelas, sebuah karakter leadership sebagaimana yang dicontohkan Rasullah SAW yang beliau dapatkan dari berguru kepada para ulama selama beliau berhaji di Makkah.

Pangeran Maulana Hasanuddin ini memiliki atribut dan karakter seorang Leader, yakni:

1. Army Values, beliau mempresentasikan nilai-nilai kemiliteran dan keprajuritan.

2.Warior ethos, memiliki etos keprajuritan.

3. Mental Agility, mentalitasnya agile terhadap perubahan dan situasi yang terjadi.

4. Domain Knowledge, dia memliki wawasan yang memadai untuk mengembangkan kesultanannya, oleh karenanya Kerjasama dengan kerajaan inggrispun di lakukan olehnya.

5. Communicates, dia memiliki kemampuan untuk berdiplomasi yang tinggi.

6. Phisically Fit, fisiknya kuat dan memiliki ketahanan otot yang memadai dalam perjuaangannya.

7. Get Result, selalu berorientasi pada pencapaian tujuan atau selalu mencari cara untuk mendapatkan tujuannya, contohnya dengan Beliau membangun Pasar, Masjid dan alun-alun saat itu sebagai symbol kemakmuran sebuah negara.

Bangsa kita kaya akan teladan kepemimpinan, bahkan sebelum lahirnya Negara Kesatuan republik Indonesia telah banyak kerajaan dan kesultanan yang lebih dulu hidup dan bertumbuh di Nusantara ini. Semoga kita bisa meneladani.

*Founder RSU Wajak Husada

Tags: Pangeran bantenpuguh wiji pamungkasrsu wajak husada

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
Diskominfo Kota Batu Sosialisasi TV Digital

Diskominfo Kota Batu Gencar Sosialisasikan Urgensi Migrasi TV Digital

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.