Senin, Agustus 10, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Guru dan Orang Tua: Dua Sisi Mata Uang Pendidikan Akhlak

Redaksi by Redaksi
Juni 28, 2026 8:00 am
in Catatan
Pendidikan Akhlak

Aris Musnandar.do/pribadi

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Aries Musnandar*

PENDIDIKAN hari ini sering kali tampak megah. Berbagai inovasi terus diperbincangkan, mulai dari perkembangan teknologi, capaian nilai akademik, hingga perubahan kurikulum yang terus mengikuti perkembangan zaman. Namun, di balik kemajuan itu, muncul kegelisahan yang tidak bisa diabaikan. Berbagai kasus perundungan, tawuran, hingga memudarnya sikap hormat anak kepada sesama menunjukkan bahwa pendidikan karakter masih menghadapi tantangan besar.

Fenomena tersebut menjadi alarm bahwa ada mata rantai penting dalam pendidikan yang mulai terlepas. Jauh sebelum istilah peace education maupun moderasi beragama dikenal luas, Al-Qur’an dan Hadis telah mengajarkan bahwa tujuan utama pendidikan adalah membentuk akhlak yang mulia. Rasulullah SAW diutus bukan sekadar menyampaikan ilmu, melainkan menyempurnakan akhlak manusia.

READ ALSO

21 Jam Ngaji Gus Baha Malang-Rembang

Kyai Fuad Mun’im Ploso, Bau Rokok yang Khas, dan Hati yang Menghadirkan

Ketika akhlak anak mulai melemah, persoalan itu tidak dapat dibebankan hanya kepada satu pihak. Pendidikan akhlak ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Di satu sisi terdapat guru di sekolah, sedangkan di sisi lain ada orang tua di rumah. Keduanya saling melengkapi dalam membentuk karakter anak.

Baca juga: Merawat Adab dalam Pendidikan: Refleksi Hari Pendidikan Nasional

Guru: Kurikulum yang Bernyawa

Madrasah formal bernama sekolah menjadi tempat menanamkan nilai-nilai kehidupan. Guru bukan hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik. Nilai ketulusan, keikhlasan, kedamaian, dan sikap saling menghargai tidak cukup diajarkan melalui materi maupun soal ujian.

Nilai-nilai tersebut tumbuh melalui keteladanan guru, kesabaran dalam membimbing, kelembutan saat mengingatkan, serta keadilan dalam memperlakukan setiap murid. Karena itu, menghadirkan guru yang matang secara spiritual dan emosional menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar. Guru diharapkan mengajar bukan semata menjalankan kewajiban administratif, tetapi memandang pendidikan sebagai bagian dari pengabdian.

Rumah: Sajadah Pertama Pendidikan 

Namun, pendidikan di sekolah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan keluarga. Anak hanya berada di sekolah selama beberapa jam setiap hari, sedangkan sebagian besar waktunya dihabiskan di rumah. Karena itu, rumah merupakan madrasah pertama (al-madrasatul ula), sementara orang tua menjadi pendidik utama dalam pembentukan karakter.

Pendidikan akhlak di sekolah akan sulit berhasil apabila di rumah anak justru menyaksikan pertengkaran, pengabaian, atau pola asuh yang minim keteladanan. Oleh sebab itu, pembinaan orang tua perlu dilakukan secara lebih terarah. Pemerintah perlu menghadirkan Program Parenting TSM (Terstruktur, Sistematis, dan Masif) sebagai gerakan nasional.

Gerakan ini harus ditiupkan menjadi ruh baru dalam kebijakan negara, bukan lagi sekadar seminar pelepas penat yang bersifat opsional:

•⁠ ⁠Terstruktur: Negara harus hadir mengulurkan tangan, menyediakan panduan pengasuhan yang jelas di setiap fase usia anak. Sebuah panduan yang memadukan kehangatan sains pengasuhan modern dengan kedalaman tuntunan agama serta kearifan lokal.

•⁠ ⁠Sistematis: Gerakan ini harus dijalin erat ke dalam urat nadi sistem kemasyarakatan. Ia bisa mewujud menjadi ruang dialog wajib berkala saat orang tua menjemput rapor, atau disisipkan melalui denyut nadi majelis taklim, posyandu, dan institusi keagamaan di desa-desa.

•⁠ ⁠Masif: Gerakan ini harus digulirkan laksana ombak kesadaran kolektif. Menggunakan seluruh media, mengetuk pintu hati para tokoh agama, budayawan, hingga pembuat konten, agar setiap orang tua sadar bahwa mengasuh anak dengan cinta dan batasan adalah tugas suci yang tak bisa diwakilkan.

Baca juga: Unira Malang Bersama LP Maarif dan Lakspedam Malang Ajak 10 PTS Belajar ke Malaysia dan Singapore

Mengetuk Pintu Keikhlasan

Mewujudkan sinergi agung antara guru yang berkualitas dan gerakan parenting TSM ini menuntut satu mahar yang tidak murah: ketulusan dan keikhlasan yang mendalam. Pemerintah harus ikhlas mengalokasikan perhatian dan sumber daya terbaiknya untuk membangun moral bangsa, bukan sekadar mengejar angka-angka statistik ekonomi sesaat.

Guru dan orang tua pun harus tulus saling menggenggam tangan, menjatuhkan ego untuk tidak saling menyalahkan ketika sang anak sedang tersesat langkah.

Melalui proses tarbiyah yang teduh di sekolah dan pelukan pengasuhan yang penuh keteladanan di rumah, budi pekerti agung anak-anak kita akan mekar dengan sendirinya. Mereka akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya tangguh menantang badai peradaban global, tetapi juga memiliki hati yang lembut, membawa kedamaian, dan memancarkan kebaikan Rahmatan lil ‘Alamin bagi bumi pertiwi.

Sebelum malam berganti dan karakter generasi kita terlanjur membatu, langkah berani ini harus segera kita mulai.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

*Pengamat Pendidikan Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA Malang)

editor: jatmiko

Tags: Aries MusnandarguruKarakter AnakkeluargaModerasi beragamaOrang TuaParentingpendidikan akhlakPendidikan IndonesiaPendidikan Karakterpengamat pendidikanRahmatan lil AlaminSekolahtarbiyahUnira Malang

Related Posts

21 Jam Ngaji Gus Baha Malang-Rembang
Catatan

21 Jam Ngaji Gus Baha Malang-Rembang

Sabtu, 8 Agu 2026
Kyai Fuad Mun'im Ploso, Bau Rokok yang Khas, dan Hati Yang Menghadirkan
Catatan

Kyai Fuad Mun’im Ploso, Bau Rokok yang Khas, dan Hati yang Menghadirkan

Jumat, 7 Agu 2026
Ketika Biaya Hidup Membuka Pintu Eksploitasi Seksual
Catatan

Ketika Biaya Hidup Membuka Pintu Eksploitasi Seksual

Senin, 3 Agu 2026
Guru yang Menggenggam Tangan Muridnya: Mengenang 24 Tahun Kepergian Ustadz Abdullah Bin Awad Abdun
Catatan

Guru yang Menggenggam Tangan Muridnya: Mengenang 24 Tahun Kepergian Ustadz Abdullah Bin Awad Abdun

Sabtu, 1 Agu 2026
Muktamar dan Reposisi Peran Sarjana NU Abad Kedua
Catatan

Muktamar dan Reposisi Peran Sarjana NU Abad Kedua

Jumat, 31 Jul 2026
Ketika Seks Dijadikan Bukti Cinta
Catatan

Ketika Seks Dijadikan Bukti Cinta

Senin, 27 Jul 2026
Next Post
Meta AI

Meta AI Hadir di WhatsApp, Begini Manfaatnya untuk Promosi UMKM Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.