Sabtu, Agustus 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Ancaman 15 Tahun Penjara Buat Terduga Pelaku Pencabulan Anak Tiri di Kota Batu

Redaksi by Redaksi
September 21, 2022 3:23 pm
in Hukum & Kriminal
Kasus dugaan pencabulan di Kota Batu

WD (peci putih), tersangka pemerkosa dan pencabulan terhadap anak tirinya di Kota Batu, Jawa Timur. Akibat ulahnya, ibu dan lima anaknya terkatung-katung usai diusir dari rumah keluarga pelaku. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU, Tugumalang.id  – Ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara dapat dikenakan pada terduga pelaku pencabulan seorang pria pada anak tirinya di Kota Batu. Kini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu telah menerima berkas perkara penyelidikan kasus ini dari Polres Batu.

Kasi Intelijen Kejari Batu, Edi Sutomo menerangkan, pihaknya telah menerima tahap pertama berkas perkara pada 19 September 2022 lalu.

READ ALSO

Waspada! Permen Narkoba dari Inggris di Kota Malang

45 Kasus Narkoba Dibongkar dalam Operasi Tumpas Semeru

”Sesuai Pasal 138 ayat 1 KUHAP, kami dari tim Jaksa Penuntut Umum punya waktu selama tujuh hari untuk menentukan sikap,” kata Edi, Rabu (21/9/2022).

Dalam kurun waktu tersebut, akan ditentukan berkas perkara ini bisa dinyatakan berjalan tidaknya. Jika mengacu dari kasus sebelumnya, bagi terdakwa pelaku pencabulan bisa mendapat ancaman penjara hingga 15 tahun, seperti dialami oleh pemilik sekolah swasta di Kota Batu baru-baru ini.

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin juga ikut menambahkan jika pihaknya menjerat tersangka dengan Pasal 81 ayat 3 junto 76d dan pasal 82 ayat 2 junto 76e UU RI no 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI nomor 23 tahun 2002 yang telah diubah kedua UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.

”Ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar rupiah. Saat ini berkas perkara masih akan diperiksa, kalau nanti sudah P21, kami kirim ke kejaksaan,” kata Oskar.

Sementara untuk korban yang dalam hal ini malah mengalami pengusiran dari keluarga pelaku sudah mendapat perlindungan dari Kemensos. Pada intinya, Kemensos berupaya membuat sang ibu kembali berdaya menghidupi kelima anaknya dalam jangka panjang.

Nasib ibu lima anak ini sempat terkatung-katung usai diusir pihak keluarga pelaku karena bersikukuh enggan mencabut laporan di kepolisian. Beruntung, warga desa sekitar bersimpati dan melaporkannya ke pihak desa dan Dinsos Kota Batu.

Sejak diusir itu, pihak desa bersama warga terus menyalurkan bantuan kebutuhan sehari-hari mereka. Apalagi, ada anak yang masih berusia 5 tahun dan 2 tahun. Dikhawatirkan jika tidak ditangani, keluarga ini akan terancam mengalami kerentanan sosial.

Kepala Dinsos Kota Batu Ririk Mashuri menuturkan untuk perkara hukum kasus ini tengah ditangani pihak kepolisian. Saat ini, pihaknya fokus menangani kebutuhan seehari-hari korban yang diinapkan di salah satu rumah warga.

”Sejauh ini, kami masih memberikan kebutuhan dasar sembako, pakaian dan lain-lain. Tapi ini kan hanya sementara. Nanti kalau ada rekomendasi dari Kemensos, kami akan segera tindak lanjuti,” terang Ririk.

Ke depan, pihaknya juga tengah memikirkan nasib pendidikan kelima anak yang memiliki masa depan yang panjang tersebut. Saat ini, Dinas Pendidikan akan didorong untuk ikut membantu mencari solusinya.

”Yang lebih penting itu anak-anak ini masih panjang masa depannya. Mereka juga butuh sekolah. Kami akan lakukan pendekatan secara personal,” kata Ririk.

Diketahui, tiga dari lima anak ini telah mengenyam bangku SMA, SMP dan SD. Sisanya, masih berusia 5 tahun dan 2 tahun. Agar anak-anak ini tetap bisa sekolah, Dinsos akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan.

Kasus serupa seperti ini di Kota Batu sebenarnya kerap terjadi. Dalam sebulan, pihaknya bisa saja melakukan intervensi hingga 20 kasus.

”Oleh karena itu pentingnya keberadaan shelter sebagai solusi rehabilitasi sosial di Kota Batu,” kata Ririk.

Tags: Dinas Pendidikan kota Batuhttps://tugumalang.id/?s=Kepala+Dinsos+Kota+Batukota batupelaku pencabulanPencabulanpencabulan di kota batu

Related Posts

Waspada! Permen Narkoba Ada di Kota Malang
Hukum & Kriminal

Waspada! Permen Narkoba dari Inggris di Kota Malang

Kamis, 27 Agu 2026
45 Kasus Narkoba Dibongkar dalam Operasi Tumpas Semeru
Hukum & Kriminal

45 Kasus Narkoba Dibongkar dalam Operasi Tumpas Semeru

Rabu, 26 Agu 2026
Menang Gugatan, Warga Malang Belum Bisa Eksekusi Lahan
Hukum & Kriminal

Menang Gugatan, Warga Malang Belum Bisa Eksekusi Lahan

Selasa, 25 Agu 2026
Tersangka Curanmor Ditangkap Saat Bawa Kabur Motor di Bululawang
Hukum & Kriminal

Tersangka Curanmor Ditangkap Saat Bawa Kabur Motor di Bululawang

Senin, 24 Agu 2026
Pria di Kepanjen Ditangkap Usai Bawa Kabur Motor Teman
Hukum & Kriminal

Pria di Kepanjen Ditangkap Usai Bawa Kabur Motor Teman

Minggu, 23 Agu 2026
Pria di Malang Ancam Sebar Video Pribadi, Motor dan Perhiasan Mantan Diserahkan
Hukum & Kriminal

Pria di Malang Ancam Sebar Video Pribadi, Motor dan Perhiasan Mantan Diserahkan

Sabtu, 22 Agu 2026
Next Post
Payung Rajut dari Kota Batu

Payung Rajut Khas Kota Batu Menang di Ajang Fespin 2022 Kategori Kreatif

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.