Minggu, Juni 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Santri Malang Demo Trans7, Alumni Lirboyo Tegaskan: Kami Tak Menghamba Kiai

Redaksi by Redaksi
Oktober 15, 2025 3:33 pm
in News
Alumni Lirboyo

Alumni Lirboyo, Muhammad Taufikurahman (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Tayangan program Trans7 yang menampilkan budaya pesantren berlatar Pondok Pesantren Lirboyo dengan narasi sensasional memicu gelombang protes dari kalangan santri. Ratusan massa yang tergabung dalam Santri Malang Menggugat turun ke jalan menggelar aksi demo di depan Kantor DPRD Kota Malang, Rabu (15/10/2025).

Aksi ini turut mendapat dukungan moral dari para alumni pesantren, termasuk Sekretaris Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal) Malang Raya, Muhammad Taufikurahman, yang menyampaikan kekecewaannya terhadap framing negatif yang dilakukan stasiun televisi nasional tersebut.

READ ALSO

Kapan Libur Sekolah? Cek Kalender Pendidikan Jatim Tahun Ajaran 2025/2026

Furnitur Hasil Daur Ulang Sampah Plastik Curi Perhatian Pengunjung Kayutangan Malang

Baca juga: Tegas! KPI Berhentikan Sementara Program Xpose Uncensored Trans7

Menurut Taufikurahman, tayangan itu telah menyesatkan publik dengan menampilkan seolah-olah terdapat praktik feodalisme di lingkungan pesantren. Padahal, kata dia, Pesantren Lirboyo telah berdiri lebih dari 115 tahun sebagai lembaga pendidikan Islam yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral, kesederhanaan, dan penghormatan terhadap guru.

“Kami bukan menghamba kepada kiai. Menunduk saat berjabat tangan itu bukan bentuk ketundukan buta, melainkan wujud cinta, penghormatan, dan rasa terima kasih karena kiai telah mendidik dan merawat kami seperti anak sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, para kiai di Lirboyo tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga memberikan keteladanan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu sosok yang sangat melekat di hatinya adalah KH. Anwar Mansur, pengasuh Ponpes Lirboyo yang dikenal dengan kesederhanaannya.

Baca juga: Trans7 Minta Maaf atas Tayangan Xpose Uncensored yang Singgung Kehidupan Pesantren

“Beliau benar-benar meneladankan kesederhanaan. Santri Lirboyo itu cermin dari kesederhanaan. Itu yang paling melekat di hati kami,” tutur Taufikurahman.

Menurutnya, hubungan antara kiai dan santri ibarat organ tubuh yang saling terhubung. Ketika kehormatan seorang kiai terciderai, maka para santri pun akan ikut merasakan luka yang sama.

“Kiai itu ibarat jantung, dan kami tangan serta kakinya. Kalau jantung sakit, kami semua juga sakit,” tegasnya.

Taufikurahman menyatakan dukungannya terhadap gerakan boikot Trans7, karena dianggap telah mencederai marwah pesantren dan merusak citra pendidikan Islam tradisional. Ia berharap pihak Trans7 segera menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada para pengasuh Ponpes Lirboyo dan keluarga besar pesantren.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko

Tags: Alumni Lirboyodemo santriketeladanan kiai.Santri Malang MenggugatTrans7

Related Posts

Libur sekolah
News

Kapan Libur Sekolah? Cek Kalender Pendidikan Jatim Tahun Ajaran 2025/2026

Minggu, 14 Jun 2026
Daur ulang sampah plastik
News

Furnitur Hasil Daur Ulang Sampah Plastik Curi Perhatian Pengunjung Kayutangan Malang

Minggu, 14 Jun 2026
Prakiraan cuaca Kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 14 Juni 2026

Minggu, 14 Jun 2026
Armada bus Trans Jatim yang sudah beroperasi di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
News

Kabar Gembira, Bus Trans Jatim Rute Kepanjen-Arjosasi Disiapkan di 2026

Sabtu, 13 Jun 2026
Pasar Gadang Kota Malang pasca pedagang direlokasi (M Sholeh)
News

Warga Kota Malang Tagih Janji Pembangunan Pasar Gadang Malang

Sabtu, 13 Jun 2026
Aan Sjahrir, 55 tahun, saat menjual nasi bungkusan seharag Rp7 ribu. Foto/Irham Thoriq
News

Menikmati Nasi Bungkus Seharga Rp7 Ribu di Tengah Semua Barang yang Serba Naik

Sabtu, 13 Jun 2026
Next Post
Petani muda

Pemkot Batu Dukung Petani Muda Naik Kelas Lewat Demo Day Petani Muda Berjaya Season II

BERITA POPULER

  • layanan gratis

    6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 4 Rekomendasi Kedai Rempah di Malang yang Wajib Dicoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.