MALANG, Tugumalang.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang akan segera melakukan revitalisasi Alun-Alun Merdeka Malang. Program revitalisasi itu merupakan kerja sama Pemkot Malang dengan Bank Jatim melalui Corporate Social Responbility (CSR).
Poin-poin penting revitalisasi Alun-Alun Merdeka Malang telah disampaikan pihak konsultan kepada Pemkot Malang dan Bank Jatim selaku pemberi CSR dalam acara proses konsultasi publik dan Focus Group Discussion (FGD) pada hari Jumat (29/3/2024) kemarin.
Pihak konsultan perencana CSR revitalisasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang memaparkan poin-poin penting revitalisasi salah satu ikon Kota Malang itu dihadapan PJ. Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M dan pimpinan Bank Jatim Malang sebagai pihak pemberi CSR.
Baca Juga: Dianggarkan Rp 500 Miliar, Alun-alun Kepanjen Akan Dibangun di Lahan 30 Hektare
Adapun dua poin penting dalam revitalisasi Alun-Alun Merdeka Malang yang telah dirangkum Tugumalang.id dari laman Instagram, @pemkotmalang adalah sebagai berikut:
1. Fungsi dan estetika
Beberapa arahan terakit revitalisasi Alun-Alun Merdeka Malang disampaikan PJ. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat agar fungsi dan estetika alun-alun sebagai salah satu lokasi kebanggaan masyarakat Kota Malang tetap terjaga.
Salah satunya adalah permintaan PJ. Walikota Malang agar pihak konsultan perencana melakukan survey kepada pengunjung Alun-Alun Merdeka Malang sebagai bentuk mitigasi kebutuhan para pengunjung terhadap fasilitas yang ada.
2. Mengembangkan taman baca
Mengembangkan Taman Baca, pembenahan playground serta aktivasi beberapa fasilitas lainnya juga disampaikan PJ. Walikota Malang agar mendapat perhatian sesuai kajian fasilitasi kebutuhan pengunjung Alun-Alun Merdeka Malang.
Baca Juga: Berkah Nataru Bagi PKL Alun-alun Kota Batu, Omzet Melesat 100 Persen
Wahyu Hidayat berharap revitalisasi Alun-Alun Merdeka Malang nantinya akan memberi kenyamanan kepada masyarakat Kota Malang dan fasilitas yang ada juga sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Pada prinsipnya Pemkot Malang menyetujui agar tahapan revitalisasi alun-alun dapat dilanjutkan setelah proses FGD dilalui. Tentunya dengan tetap memperhatikan keinginan dan kebutuhan masyarakat sebagai pengguna alun-alun,” paparnya.
“Saya ingin masyarakat menjadi lebih nyaman dalam beraktivitas dan menikmati fasilitas yang ada di Alun-Alun Merdeka,” imbuh Wahyu Hidayat.
Alun-Alun Merdeka Malang yang sudah ada sejak tahun 1822 memang menjadi salah satu ikon Kota Malang dan menjadi salah satu taman terbuka yang banyak dikunjungi masyarakat. Usia Alun-Alun Merdeka Malang lebih tua 38 tahun dari Alun-Alun Tugu di depan Balai Kota Malang.
Lokasi alun-alun di Jalan Merdeka Selatan, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang itu cukup strategis dekat dengan Masjid Jami Kota Malang, Gereja Immanuel, Kayutangan, dan juga pusat Perbelanjaan Sarinah dan juga Ramayana.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A
























