Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Jangan Terlalu Berpikir Positif, Ini Dampaknya

Redaksi by Redaksi
Juli 17, 2023 9:33 am
in Tugu Sehat
Ilustrasi.

Ilustrasi. (Foto/Freepik)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Masyarakat sudah semakin sadar dengan pentingnya menjaga kesehatan mental. Salah satu istilah yang ramai diperbincangkan yaitu toxic positivity atau obsesi selalu berpikir positif. Hal ini terdengar baik, tetapi ternyata dapat berdampak negatif atau merusak mental seseorang.

Toxic positivity adalah keyakinan bahwa tidak peduli seberapa buruk atau sulitnya suatu situasi, orang harus mempertahankan pola pikir positif. Meskipun bersikap optimis itu merupakan hal baik, namun sikap ini berarti menyangkal semua pikiran atau perasaan negatif, dan berpura-pura semuanya berjalan dengan baik padahal sebenarnya tidak.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Sikap toxic positivity dapat membahayakan orang yang sedang mengalami masa-masa sulit. Hal ini disebabkan manusia dituntut untuk menekan perasaan negatif yang dirasakannya seperti sedih, kecewa, marah atau kesal. Padahal, hidup tidak selalu positif, sangat wajar untuk memiliki emosi dan pengalaman yang menyakitkan.

Baca Juga: Apa Itu Kesehatan Mental dan Cara Menjaganya

Terdapat tanda-tanda sikap toxic positivity yang harus Anda hindari, diantaranya adalah menyembunyikan apa yang dirasakan sebenarnya; mencoba untuk tetap melanjutkan hidup dan menghilangkan perasaan negatif; merasa bersalah karena merasakan perasaan negatif; menghakimi orang lain ketika mereka tidak memiliki sikap positif; menyepelekan peristiwa buruk yang dirasakan orang lain dan menghindari masalah.

Nah, mulai sekarang, hindari kalimat toxic positivity yang kerap digunakan ini.
“Udahlah, dunia ga hancur, kok”
“Tenang, semua pasti ada hikmahnya.”
“Jangan sedih/nangis, dong”
“Yuk, bisa yuk!”
“Kamu sih masih mending, lah aku?”
“Bersyukur, ada yang lebih parah, lho”

Alih-alih berucap seperti itu, kalimat-kalimat tersebut dapat diganti dengan kalimat seperti “Ceritakan, kemampuan dan keterbatasan setiap orang berbeda. Itu hal yang wajar.” “Aku mendengarkan, apa yang bisa aku bantu?” dan “Apa yang kamu rasakan valid, wajar kok merasa seperti itu”.

Baca Juga: Tiga Cara Sederhana Menjaga Kesehatan Mental Menurut Psikolog

Ketika orang yang sedang di masa sulitnya diberikan tanggapan toxic positivity. Kebanyakan akan merasa bersalah, dipermalukan, tidak didengar, semakin terpuruk dan apa yang dirasakan tidak valid. Hal ini akan menimbulkan stress dan dampak buruk pada kesehatan tubuh dan mental.

Untuk ‘berdamai’ dengan toxic positivity ini, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan. Pertama, Anda dapat jujur dengan apa yang sebenarnya Anda rasakan, bersikap realistis.

Saat menghadapi situasi yang sulit, sangat wajar jika Anda merasa stres, sedih, khawatir, atau bahkan takut. Jangan terlalu keras terhadap diri sendiri. Ini juga dapat diterapkan pada orang lain, mendengarkan dan memvalidasi perasaan orang lain.

Selanjutnya, tetapkan batasan diri dengan lingkungan penuh toxic positivity. Dikelilingi dengan kumpulan orang yang positif memang baik, namun bukan kumpulan dengan toksisitas positif bisa menjadi dampak buruk terhadap kesehatan mental.

Terakhir, kurangi penggunaan sosial media. Tanpa disadari, penggunaan media kerap membuat orang hanya menunjukkan sisi terbaik dalam hidupnya dan memaksakan untuk menyembunyikan perasaan positif. Maka, beristirahatlah dari penggunaan media sosial jika dirasa membawa lebih banyak dampak negatif daripada positif.

Perlu diingat, bahwa emosi negatif bukan hal buruk. Merasakan emosi negatif merupakan bagian dari hidup. Untuk itu, hindari untuk terus memaksakan diri maupun orang lain tetap bersikap positif ketika masa-masa sulit. Anda hanya akan menyakiti diri sendiri dan orang yang Anda sayangi dengan memaksakan pola pikir ini.

Penulis: Nurul Amelia Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: Berpkir PositifKesehatan MentalMental HealthToxic Positivity

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Ilustrasi tampil stylish.

5 Tips Agar Gaya Fashion Tetap Stylish dan Lebih Percaya Diri

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.