Kamis, Agustus 20, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Fast Fashion, Cara Murah Anak Muda Ikuti Tren Bergaya

Redaksi by Redaksi
Desember 28, 2022 10:07 am
in Catatan
Ilustrasi fast fashion.

Ilustrasi fast fashion. Foto/Pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Shada Amanda Putri Arianda*

Tugumalang.id – Fashion sudah tidak asing lagi untuk didengar. Pada era ini, banyak sekali perubahan yang terjadi khususnya pada tatanan kehidupan. Seperti remaja Indonesia yang berpakaian mengikuti tren yang ditampilkan dalam media sosial melalui aplikasi Tiktok, Instagram, dan semacamnya.

READ ALSO

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan

SEKATEN

Model baju dan celana yang disajikan pun memiliki banyak variasi tersendiri silih berganti, belum lagi dengan produksi baju–baju tersebut dengan jumlah yang banyak dan harga yang murah. Fenomena ini biasa disebut sebagai fast fashion.

Apa Itu Fast Fashion?

Fast fashion adalah istilah yang dipakai dalam industri tekstil yang mana memiliki bermacam – macam model fashion yang menggunakan bahan berkualitas rendah untuk menekan biaya produksi serta model fashion yang silih berganti dalam waktu singkat dengan memanfaatkan tren.

Fenomena ini sangat mudah dijumpai, contoh dari beberapa brand bermerk yang bergerak dengan konsep fast fashion sendiri ada UNIQLO, Zara, H&M, Mango, dan lain – lain.

Dengan teknologi yang semakin berkembang membuat fashion yang sedang tren menjadi sebuah panutan untuk ditiru.

Seperti remaja Indonesia yang ingin meniru tren fashion yang sedang booming, maka mereka akan membeli model baju atau celana yang mirip dengan tren tersebut untuk dipadukan.

Harga dari baju dan celana yang mereka beli pun terlampau murah, sehingga mereka dapat membeli beberapa potong baju dan celana dengan model yang berbeda – beda.

Para pengecer fast fashion sendiri menekankan pada strategi bisnisnya dalam mengurangi waktu yang diperlukan agar dapat memasukkan produk fashion-nya ke dalam toko – toko serta memiliki rentang produk yang konsisten akan diperbarui sepanjang musim tersebut berlangsung, contohnya seperti musim panas, musim dingin, musim, hujan, dan berbagai musim lainnya.

Adanya pengaruh globalisasi menjadi salah satu penyebab masuknya fast fashion di Indonesia, yang mana jauh sebelum saat ini fast fashion sendiri sudah berkembang di tahun 90-an. Globalisasilah yang mendorong adanya fenomena fast fashion di Indonesia.

Dampak Fast Fashion

Ada beberapa dampak yang diakibatkan oleh fast fashion yaitu yang pertama, remaja Indonesia menjadi konsumerisme, karena baju dan celana yang dijual dengan harga yang rendah membuat mereka menjadi seseorang yang konsumtif untuk membeli serta menggunakan barang tersebut secara berlebihan dan mengabaikan prinsip berhemat.

Kemudian yang kedua industri dari fast fashion memberikan dampak buruk yang mengakibatkan kerusakan lingkungan dan manusia, dikarenakan terdapat beberapa produk fast fashion yang gagal atau cacat akan dibuang dan nantinya menjadi limbah, yang mana hal ini kemudian menyebabkan terjadinya pencemaran air.

Dan yang ketiga, dampak dari fast fashion yaitu berubahnya perilaku dan kebudayaan Indonesia, ini disebabkan karena remaja maupun masyarakat Indonesia yang tidak mampu memilah kebudayaan asing yang masuk dengan berlabel open-minded sehingga banyak ditemui remaja Indonesia sekarang cenderung kebarat – baratan.

Salah satu solusi yang dapat diterapkan dalam menghadapi tren fast fashion yang sudah semakin marak ini yaitu tidak mudah tergiur dengan sesuatu yang dilihat dalam sosial media, seperti tiktok dan Instagram. Karena jika menuruti fashion yang dipakai oleh artis, idol, maupun influencer pakai tidak akan ada habisnya karena hanya akan membuang duit, daripada menuruti fashion lebih baik ditabung.

Kemudian juga harus lebih dapat untuk memfilter budaya barat karena fast fashion serta tidak mudah terbawa arus globalisasi dalam bersikap. Dan dalam menyikapi limbah yang disebabkan oleh fast fashion masyarakat dan produsen garmen bekerja sama dalam mengurangi jumlah dari limbah fast fashion.

caranya, dengan mengubah gaya hidup dari konsumtif, beralih menjadi membeli seperlunya saja. Sedangkan untuk produsen garmen sendiri agar dapat berpartisipasi dengan cara mempertimbangkan jumlah dari bahan pakaian yang diproduksi.

Hal ini agar bahan yang digunakan tidak berakhir menjadi limbah yang nantinya akan merusak lingkungan.

* Mahasiswa jurusan Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Malang

Editor: Herlianto. A

Tags: Anak mudafashionFast FashionLimbah Fast FashionStyle Ank Mudatren

Related Posts

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan
Catatan

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan

Rabu, 19 Agu 2026
SEKATEN
Catatan

SEKATEN

Selasa, 18 Agu 2026
Tambakberas, dari Darah Ranggalawe ke Muktamar NU
Catatan

Tambakberas, dari Darah Ranggalawe ke Muktamar NU

Jumat, 14 Agu 2026
Digital Holopis Kuntul Baris dan Ketahanan Sosial Kita
Catatan

Digital Holopis Kuntul Baris dan Ketahanan Sosial Kita

Senin, 10 Agu 2026
21 Jam Ngaji Gus Baha Malang-Rembang
Catatan

21 Jam Ngaji Gus Baha Malang-Rembang

Sabtu, 8 Agu 2026
Kyai Fuad Mun'im Ploso, Bau Rokok yang Khas, dan Hati Yang Menghadirkan
Catatan

Kyai Fuad Mun’im Ploso, Bau Rokok yang Khas, dan Hati yang Menghadirkan

Jumat, 7 Agu 2026
Next Post
Bapenda Kota Malang.

Bapenda Kota Malang Kembali Lalukan Penyesuaian Besaran NJOP PBB di Tahun 2023

BERITA POPULER

  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.