Sabtu, Juli 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Warga 3 Desa di Kabupaten Malang Masih Andalkan Perahu Getek untuk Menyeberang Sungai

Redaksi by Redaksi
Mei 29, 2022 7:07 pm
in Berita
kabupaten malang

Sejumlah motor diangkut perahu getek di Kali Lesti. Moda transportasi ini masih jadi andalan warga desa untuk menyingkat waktu perjalanan. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sarana transportasi perahu getek masih jadi andalan warga di Kabupaten Malang untuk menyeberangi sungai. Sarana transportasi tradisional ini masih dibutuhkan akibat tidak adanya akses jembatan untuk mempersingkat waktu perjalanan.

Pemandangan seperti ini masih terlihat di Kali Lesti, sungai besar yang membelah antara Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur dengan Desa Kanigoro dan Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran. Menyeberangi sungai ini dengan perahu hanya memakan waktu tidak sampai satu menit.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jika dulunya perahu ini hanya mengangkut orang, kini perahu yang digunakan juga bisa dipakai untuk mengangkut sepeda motor.

kabupaten malang
Sekali angkut, perahu getek bisa membawa lima motor dan 15 orang. Foto: Ulul Azmy

Menurut si empunya, pengemudi perahu, Sukardi (50), sekali menyeberang, perahunya bisa mengangkut lima motor dan 15 orang. Sekali jalan ini, pengguna perahu hanya perlu merogoh kocek Rp 2 ribu.

Menurut Sukardi, alternatif ini sudah jadi andalan warga sejak tahun 1985 silam dan masih bertahan hingga sekarang. Sukardi sendiri menjadi saksinya.

”Saya kerja gini ya sudah lama sejak 1987-an itu. Gantian sama lima orang lain setiap seminggu ganti,” kata warga Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran tersebut.

kabupaten malang
Sukardi (50), pengemudi perahu getek di Kali Lesti. Moda transportasi ini masih jadi andalan warga desa untuk menyingkat waktu perjalanan. Foto: Ulul Azmy

Sehari-hari, dia bisa mengantongi uang hingga Rp 400 ribu. Dia mengoperasikan perahu getek ini mulai pagi hingga petang. Meski sungai yang mereka seberangi cukup luas, tidak membuat warga khawatir akan keselamatannya.

Menurut Sukardi, kedalaman Sungai Lesti mencapai 3 kilometer. Namun arus sungainya tidak terlalu besar, kecuali jika musim hujan menjelang. ”Ini kan sudah di dataran rendah, arus di permukaan gak begitu besar. Kebanyakan masih aman, kecuali kalau habis hujan,” kata dia.

Jika memang arus membesar, Sukardi biasanya menepikan perahu dan melarang warga untuk melintas. ”Sejauh ini aman-aman saja. Kejadian cuman beberapa kali. Itu saja karena pengguna keburu ngegas sepeda motor, padahal perahu belum menepi betul,” kisahnya.

kabupaten malang
Menyeberang Kali Lesti tak butuh waktu sampai satu menit. Foto: Ulul Azmy

Kendati demikian, hal itu tidak membuat alternatif moda transportasi perahu getek ini dilupakan. Bagaimanapun, sarana tersebut sangat membantu warga untuk menghemat waktu dan durasi perjalanan.

Seperti diakui Mistono (45), warga Desa Kanigoro yang lebih memilih jalur ini dalam aktivitas kerjanya sehari-hari sejak 16 tahun yang lalu. Lewat akses ini, dirinya bisa menghemat waktu 10 menit perjalanan menuju rumahanya di Desa Rejoyoso .

”Kalau muter ya bisa sampe 30 menit, ada jaraknya sekitar 12 kilometer. Mending lewat sini saja, saya kira masih aman karena arusnya gak terlalu besar,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Syamsul Bachri (40), warga Desa Balearjo yang lebih memilih jalur alternatif ini untuk mempersingkat waktu perjalanan. ”Apalagi cuman bayar Rp 2 ribu saja, mending lewat sini. Meski memang agak ngeri-ngeri dikit,” ucapnya.

Kendati demikian, Syamsul tidak banyak berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang membangun sebuah jembatan. Karena di sisi lain, akses jalur ini memang terbilang kecil dan hanya dimanfaatkan untuk akses warga desa.

Dari pihak Pemkab Malang sendiri juga sebenarnya sudah tahu hal ini dan sempat mewacanakan pembangunan jembatan. Namun kata dia, belum terealisasikan hingga saat ini. ”Katanya dulu sih mau dibangunkan tapi ya gak tau,” tandasnya.

 

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: desaHeadlinekabupaten malangmalang

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
polisi

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Songgoriti

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.