Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Warga 3 Desa di Kabupaten Malang Masih Andalkan Perahu Getek untuk Menyeberang Sungai

Redaksi by Redaksi
Mei 29, 2022 7:07 pm
in Berita
kabupaten malang

Sejumlah motor diangkut perahu getek di Kali Lesti. Moda transportasi ini masih jadi andalan warga desa untuk menyingkat waktu perjalanan. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sarana transportasi perahu getek masih jadi andalan warga di Kabupaten Malang untuk menyeberangi sungai. Sarana transportasi tradisional ini masih dibutuhkan akibat tidak adanya akses jembatan untuk mempersingkat waktu perjalanan.

Pemandangan seperti ini masih terlihat di Kali Lesti, sungai besar yang membelah antara Desa Rejoyoso, Kecamatan Bantur dengan Desa Kanigoro dan Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran. Menyeberangi sungai ini dengan perahu hanya memakan waktu tidak sampai satu menit.

READ ALSO

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Jika dulunya perahu ini hanya mengangkut orang, kini perahu yang digunakan juga bisa dipakai untuk mengangkut sepeda motor.

kabupaten malang
Sekali angkut, perahu getek bisa membawa lima motor dan 15 orang. Foto: Ulul Azmy

Menurut si empunya, pengemudi perahu, Sukardi (50), sekali menyeberang, perahunya bisa mengangkut lima motor dan 15 orang. Sekali jalan ini, pengguna perahu hanya perlu merogoh kocek Rp 2 ribu.

Menurut Sukardi, alternatif ini sudah jadi andalan warga sejak tahun 1985 silam dan masih bertahan hingga sekarang. Sukardi sendiri menjadi saksinya.

”Saya kerja gini ya sudah lama sejak 1987-an itu. Gantian sama lima orang lain setiap seminggu ganti,” kata warga Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran tersebut.

kabupaten malang
Sukardi (50), pengemudi perahu getek di Kali Lesti. Moda transportasi ini masih jadi andalan warga desa untuk menyingkat waktu perjalanan. Foto: Ulul Azmy

Sehari-hari, dia bisa mengantongi uang hingga Rp 400 ribu. Dia mengoperasikan perahu getek ini mulai pagi hingga petang. Meski sungai yang mereka seberangi cukup luas, tidak membuat warga khawatir akan keselamatannya.

Menurut Sukardi, kedalaman Sungai Lesti mencapai 3 kilometer. Namun arus sungainya tidak terlalu besar, kecuali jika musim hujan menjelang. ”Ini kan sudah di dataran rendah, arus di permukaan gak begitu besar. Kebanyakan masih aman, kecuali kalau habis hujan,” kata dia.

Jika memang arus membesar, Sukardi biasanya menepikan perahu dan melarang warga untuk melintas. ”Sejauh ini aman-aman saja. Kejadian cuman beberapa kali. Itu saja karena pengguna keburu ngegas sepeda motor, padahal perahu belum menepi betul,” kisahnya.

kabupaten malang
Menyeberang Kali Lesti tak butuh waktu sampai satu menit. Foto: Ulul Azmy

Kendati demikian, hal itu tidak membuat alternatif moda transportasi perahu getek ini dilupakan. Bagaimanapun, sarana tersebut sangat membantu warga untuk menghemat waktu dan durasi perjalanan.

Seperti diakui Mistono (45), warga Desa Kanigoro yang lebih memilih jalur ini dalam aktivitas kerjanya sehari-hari sejak 16 tahun yang lalu. Lewat akses ini, dirinya bisa menghemat waktu 10 menit perjalanan menuju rumahanya di Desa Rejoyoso .

”Kalau muter ya bisa sampe 30 menit, ada jaraknya sekitar 12 kilometer. Mending lewat sini saja, saya kira masih aman karena arusnya gak terlalu besar,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan Syamsul Bachri (40), warga Desa Balearjo yang lebih memilih jalur alternatif ini untuk mempersingkat waktu perjalanan. ”Apalagi cuman bayar Rp 2 ribu saja, mending lewat sini. Meski memang agak ngeri-ngeri dikit,” ucapnya.

Kendati demikian, Syamsul tidak banyak berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang membangun sebuah jembatan. Karena di sisi lain, akses jalur ini memang terbilang kecil dan hanya dimanfaatkan untuk akses warga desa.

Dari pihak Pemkab Malang sendiri juga sebenarnya sudah tahu hal ini dan sempat mewacanakan pembangunan jembatan. Namun kata dia, belum terealisasikan hingga saat ini. ”Katanya dulu sih mau dibangunkan tapi ya gak tau,” tandasnya.

 

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: desaHeadlinekabupaten malangmalang

Related Posts

Rambu stop Trans Jatim di depan Stadion Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Berita

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Kamis, 15 Okt 2026
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
polisi

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuangan Bayi di Songgoriti

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.