Rabu, Juli 22, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Tak Nyaman dengan Kebisingan, Pemuda Sukun Malang Ciptakan Website EWS Sound Horeg

Aisyah Nawangsari Putri by Aisyah Nawangsari Putri
Juli 21, 2026 7:10 pm
in News
Tak Nyaman dengan Kebisingan, Pemuda Sukun Malang Ciptakan Website EWS Sound Horeg

Tampilan EWS Sound Horeg yang dikembangkan Andi Surya. Foto: tangkapan layar

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Setiap Juli hingga Desember, wilayah Malang Raya kerap diramaikan dengan suara dentuman sound horeg. Pengeras suara raksasa yang diangkut menggunakan truk tersebut biasanya dihadirkan sebagai pelengkap di kegiatan karnaval.

Seorang pemuda asal Kecamatan Sukun, Kota Malang, Andi Surya (24) mengaku merasa tak nyaman dengan suara dentuman dan getaran yang berasal dari sound horeg.

READ ALSO

Pasca Libur 3 Pekan, Aktivitas Dapur MBG di Kota Batu Kembali Pacu Ekonomi Warga

Ingat! Mobil Dilarang Melintas Bendungan Lahor Per 1 Agustus 2026, Motor Masih Boleh

Oleh karenanya, ia berinisiatif mengembangkan sistem peringatan dini atau Early Warning System (EWS) untuk memantau keberadaan event sound horeg.

EWS tersebut dapat diakses di ews.soundhoreg.id. Andi yang merupakan lulusan Teknik Informatika tahun 2025 dari Institut Asia Malang dan kini bekerja sebagai programmer tersebut mengaku ide pembuatan platform digital ini bermula dari pengalaman pribadinya.

Baca Juga: Pro Kontra Sound Horeg dan Tanggapan Warga Menurut Polling Tugumalang.id

“Setiap bulan Juli sampai akhir tahun, polanya selalu berulang di Malang Raya. Suaranya sangat keras bahkan dari jarak berkilometer-kilometer,” ujar Andi saat dihubungi wartawan Tugu Malang ID melalui sambungan telepon, belum lama ini.

Tak Nyaman dengan Kebisingan, Pemuda Sukun Malang Ciptakan Website EWS Sound Horeg
Tampilan wilayah yang terdampak suara sound horeg. Foto: tangkapan layar

Karnaval dan sound horeg yang digelar di Malang Raya biasanya berlangsung semalam suntuk. Andi menilai kegiatan ini membuat masyarakat sulit beristirahat, padahal rumahnya jauh dari pusat acara.

“Dari situ saya berpikir untuk mengumpulkan semua data event ini jadi satu platform sebagai bentuk peringatan dini,” kata Andi.

Platform berbasis website ini bekerja dengan cara mengumpulkan (crawling) data jadwal dan lokasi acara dari berbagai media sosial, seperti TikTok, Facebook, Instagram, hingga Threads.

Data yang didapat kemudian dikurasi secara otomatis menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memastikan keabsahan informasi acara tersebut.

Baca Juga: Tok! Polres Batu Resmi Batasi Karnaval Sound Horeg, Maksimal Pakai 4 Subwoofer

Setelah dikurasi, EWS Sound Horeg akan memetakan (mapping) lokasi acara beserta prediksi tingkat kebisingannya yang dibagi menjadi tiga radius kategori, yaitu:

• Sangat Bising (75 dB): Tingkat kebisingan sangat tinggi hingga sulit mendengar percakapan orang lain secara normal.
• Terasa Getaran (>65 dB): Suara keras yang berpotensi menggetarkan pintu, kaca, dan jendela bangunan.
• Samar-samar (55 dB): Suara dentuman horeg masih terdengar samar-samar dalam radius jarak beberapa kilometer.

Selain peta pemantauan, platform ini juga dilengkapi dengan fitur Cek Posisi Saya yang memungkinkan pengguna mengetahui apakah lokasi keberadaan mereka saat ini terjangkau dampak kebisingan dari acara sound horeg terdekat.

Sejak resmi diluncurkan pada Sabtu (11/7/2026) siang, website EWS Sound Horeg langsung menyita perhatian publik. Hanya dalam satu hari, setidaknya ada sekitar 15.000 kunjungan (visits) di platform tersebut.

Melihat respons masyarakat yang tinggi, Andi merencanakan beberapa pengembangan fitur ke depan. Salah satunya adalah mengembangkan platform ini menjadi aplikasi di ponsel pintar agar lebih praktis.

“Rencananya saya juga akan menambahkan sistem laporan balik mirip aplikasi Waze. Melalui sistem itu, pengguna dapat mengonfirmasi keberlangsungan acara dan tingkat kebisingan secara real-time,” kata Andi.

Ia menyebut, hadirnya EWS Sound Horeg ini adalah sarana kritik konstruktif kepada pemerintah daerah terkait ketegasan regulasi sound horeg. Ia berharap pemerintah dapat memfasilitasi kedua belah pihak secara bijak.

“Harapannya ada win-win solution. Bagi masyarakat yang menyukai sound horeg, silakan difasilitasi di tempat yang sesuai dan tidak mengganggu masyarakat lain,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: early warning systemEWSews sound horegsound horegSound horeg Malangsukun malang

Related Posts

Pasca Libur 3 Pekan, Aktivitas Dapur MBG di Kota Batu Kembali Pacu Ekonomi Warga
News

Pasca Libur 3 Pekan, Aktivitas Dapur MBG di Kota Batu Kembali Pacu Ekonomi Warga

Selasa, 21 Jul 2026
Ingat! Mobil Dilarang Melintas Bendungan Lahor Per 1 Agustus 2026, Motor Masih Boleh
News

Ingat! Mobil Dilarang Melintas Bendungan Lahor Per 1 Agustus 2026, Motor Masih Boleh

Selasa, 21 Jul 2026
Penampilan sosok Faiq, penjual kambing mirip Yesus di Kota Batu yang viral. Foto: Dok
News

Niat Berdakwah, Penjual Kambing Mirip Yesus di Kota Batu Viral di Medsos

Selasa, 21 Jul 2026
Pemkot Malang Matangkan Rencana Angkot Pelajar Gratis
News

Pemkot Malang Matangkan Rencana Angkot Pelajar Gratis

Selasa, 21 Jul 2026
Pernyataan Sikap Tegas Unisma soal Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus
News

Pernyataan Sikap Tegas Unisma soal Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus

Selasa, 21 Jul 2026
Sopir Truk Tebu Meninggal di Dalam Kendaraan Saat Antre Masuk PG Kebonagung
News

Sopir Truk Tebu Meninggal di Dalam Kendaraan Saat Antre Masuk PG Kebonagung

Senin, 20 Jul 2026
Next Post
Pasca Libur 3 Pekan, Aktivitas Dapur MBG di Kota Batu Kembali Pacu Ekonomi Warga

Pasca Libur 3 Pekan, Aktivitas Dapur MBG di Kota Batu Kembali Pacu Ekonomi Warga

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.