Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Pemkot Batu Wujudkan Program Satu Desa Satu Dokter Mulai 2026

Redaksi by Redaksi
Januari 28, 2026 6:51 pm
in News
Satu Desa Satu Dokter,Pemkot Batu - Pemkot Batu Wujudkan Program Satu Desa Satu Dokter Mulai 2026

Wali Kota Batu Nurochman saat menyambangi kegiatan pelayanan kesehatan masyarakat di desa. Foto: Prokopim KWB

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Pemerintah Kota Batu di era kepemimpinan Nurochman – Heli Suyanto mulai merealisasikan janjinya untuk menghadirkan layanan Satu Desa Satu Dokter pada 2026. Program ini menjadi bentuk komitmen nyata dalam pemerataan akses layanan kesehatan masyarakat, sehingga warga tidak lagi harus mengantre panjang di fasilitas kesehatan utama.

Program tersebut diaktivasi sebagai langkah strategis untuk memangkas jarak layanan kesehatan sekaligus mempercepat penanganan keluhan warga. Dalam konsep ini, dokter tidak lagi hanya menunggu pasien datang, tetapi menerapkan sistem jemput bola dengan hadir langsung di desa-desa.

READ ALSO

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, Aditya Prasaja, membenarkan implementasi program tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa konsep satu desa satu dokter tidak dimaknai sebagai satu dokter siaga penuh 24 jam di satu lokasi.

“Tenaga dokter kami terbatas, jadi kami terapkan sistem jadwal. Jadi, dokter bertugas secara bergilir di Polindes atau Pustu. Dengan begitu, pelayanan tetap berjalan efektif dan sesuai kebutuhan wilayah,” terang Aditya, Rabu (28/1/2026).

Skema Layanan Bergilir di Tingkat Desa

Pengaturan jadwal layanan, kata Aditya, disusun secara terstruktur agar tepat sasaran. Setiap desa memiliki karakteristik dan intensitas kebutuhan kesehatan yang berbeda, sehingga pola layanan disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.

Dengan sistem ini, dokter dapat lebih fokus menangani kasus-kasus yang membutuhkan perhatian medis secara optimal, tanpa mengabaikan pemerataan pelayanan di seluruh wilayah Kota Batu.

Aditya menjelaskan, hingga kini hampir seluruh desa dan kelurahan di Kota Batu telah tersentuh layanan dokter desa. Meski demikian, Dinkes mengakui masih terdapat beberapa wilayah yang terkendala fasilitas fisik.

Sebagai contoh, Kelurahan Ngaglik hingga kini belum memiliki unit Polindes mandiri. Sementara di Desa Torongrejo, layanan dokter desa sempat terhenti karena bangunan Polindes menjalani renovasi total.

“Kemungkinan besar bulan ini sudah mulai berjalan lagi. Untuk wilayah lain seperti Kelurahan Songgokerto, mereka melakukan langkah alternatif dengan menyiapkan ruangan khusus agar layanan tetap berjalan,” tegas Aditya.

Perluasan Layanan Dokter Umum dan Dokter Gigi

Tak hanya dokter umum, Pemkot Batu juga mulai memperluas cakupan layanan dengan menyiagakan dokter gigi di sejumlah desa. Layanan ini telah berjalan di Desa Sumberbrantas, Sumberejo, Gunungsari, dan Bumiaji.

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan dasar di tingkat desa, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan medis yang lebih lengkap dan terjangkau.

Strategi Jangka Panjang Program Satu Desa Satu Dokter

Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan bahwa program Satu Desa Satu Dokter merupakan strategi jangka panjang untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama warga yang tinggal jauh dari pusat kota.

“Di level Polindes, satu layanan bisa dimanfaatkan oleh 3 dusun sekaligus. Ini bagian dari semangat Pemkot Batu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan merata,” ujar Cak Nur, sapaan akrabnya.

Menurutnya, keberadaan dokter di desa memberikan rasa aman bagi warga karena keluhan kesehatan dapat ditangani lebih cepat tanpa harus menempuh jarak jauh atau menunggu lama di fasilitas kesehatan besar.

Baca Juga: Pemkot Batu Tetapkan Kecamatan Junrejo Sebagai LSD

Meski demikian, ia mengakui program ini masih membutuhkan evaluasi dan penguatan, terutama terkait keterbatasan jumlah tenaga kesehatan yang membuat beberapa dusun di wilayah pelosok belum terlayani secara maksimal.

“Ini masih terus kami kaji. Ke depan, Pemkot Batu berkomitmen menambah jumlah tenaga kesehatan sekaligus memperbaiki fasilitas pendukung di tingkat desa,” tegasnya.

Ia memastikan pemerataan layanan kesehatan bukan sekadar slogan, melainkan komitmen berkelanjutan Pemkot Batu agar seluruh masyarakat, tanpa terkecuali, memperoleh akses layanan kesehatan yang layak dan mudah dijangkau.

“Kami berkomitmen menambah nakes secara bertahap agar pelayanan kesehatan benar-benar merata di seluruh penjuru Kota Batu,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: Dinkes Kota Batukualitas layanan kesehatan masyarakat kota batulayanan kesehatan kota batupemkot batusatu desa satu dokter

Related Posts

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan
News

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Jumat, 17 Jul 2026
Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya
News

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Jumat, 17 Jul 2026
Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak
News

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Jumat, 17 Jul 2026
Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung
News

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Jumat, 17 Jul 2026
7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
42dc89d5 Adcc 4908 8e53 0c98de78d5d8
News

Panas! Sopir Angkot di Kota Malang Mengadu ke Dewan, Tolak Bus Trans Jatim Koridor 2

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Dishub Kabupaten Malang

Dishub Kabupaten Malang Terapkan QRIS untuk Jukir, Cegah Kebocoran Retribusi Parkir

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.