Selasa, Oktober 20, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Kronologi Terungkapnya Kedok Pengidap Fetish Mukena

Redaksi by Redaksi
Agustus 21, 2021 12:21 pm
in Hukum & Kriminal
AL saat melapor ke Mapolresta Malang Kota. Foto: Rizal Adhi

AL saat melapor ke Mapolresta Malang Kota. Foto: Rizal Adhi

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Setelah Gilang pengidap fetish kain jarik, asal Surabaya, kini ada lagi pengidap serupa di Kota Malang yang bikin heboh. Bedanya, objek fetish di kasus ini adalah mukena. Diduga, pelakunya adalah Dimas Alvian, mahasiswa di Malang nyambi fotografer.

 

READ ALSO

4 Orang Diamankan Kasus Pencurian 3 Laptop di SDN Mangliawan Pakis Malang

Maling Ponsel Terekam Kamera CCTV Saat Beraksi di Gajah Mada Plaza Malang, 5 iPhone Raib

Total, ada sekitar 10 korban yang termanipulasi oleh tipu daya lelaki ini dengan modus endorsement foto katalog online shop. Belakangan, hasil foto-foto mereka ini malah nampang di akun OA berkonten fetish @pecinta_mukena yang cenderung mesum.

 

Mencuatnya kasus ini bermula dari sebuah utas di twitter oleh @jeehantz yang mengungkap tabir selubung modus yang dilancarkan pelaku. Apa yang terjadi seperti diceritakan di utas itu juga dialami korban lain, yakni AZ (21) ikut buka suara. Berikut kronologinya:

 

Maret 2020

Admin akun online shop bernama Riya terus mengomentari instastory pribadi AZ. Dia memuji-muji sampai menawarinya jadi model foto katalog online shop.

 

Singkatnya, AZpun sepakat dengan rate card yang diberikan dan menjalani sesi pemotretan sesuai jadwal. Hanya saja, waktu hari H, Riya tidak datang.

 

”Yang datang hanya fotografer ini (Dimas). Saya tanya, katanya Riya gak bisa datang karena hamil dan ikut dinas suami ke luar kota. Ya udah gak ada yang aneh pas itu karena ya suasana yang dibangun terkesan profesional,” tutur AZ.

 

Januari-Juni 2021

 

AZ kembali ditawari jadi model untuk sesi katalog tahun 2021. Namun dia menolak karena rate card yang diberikan terlalu murah. Waktu kali pertama jadi model juga sudah merasa aneh karena properti mukena kondisinya lusuh dan tak rapi.

 

Pemilik akun tetap ngeyel dan menawari project lain dengan menjadi MUA-nya. AZ pun sepakat, bahkan telah mendandani 4-5 model perempuan untuk katalog online shop yang sama. AZ pun mengakui selama keterlibatan dia menjadi MUA itu, dia tidak pernah menjumpai perempuan bernama Riya ini.

 

Agustus 2021

 

Belang fotografer ini mulai terungkap. Salah seorang model mendapati foto-foto memakai mukenanya itu di akun twitter @pecinta_mukena.

 

Tak hanya foto, dalam postingan akun fetish ini juga disertakan caption nama lengkap model hingga akun Twitternya. Tak hanya satu orang model saja, tapi juga ada model-model lainnya yang diunggah.

 

”Selain itu kualitas fotonya HD, gak mungkin kualitas HD kalau screenshot di Instagram,” imbuhnya.

 

Sejumlah model yang menerima job ini kelabakan. Merekapun berlomba-lomba meminta tanggung jawab pemilik akun bernama Riya itu. Namun, jawaban yang didapat tidak memuaskan.

 

Hingga kemudian mereka mendapati belang pelaku ini dari aplikasi Get Contact. Di nomor yang sama, diketahui hanya ada 2 nama yang tersimpan dengan 2 nama yakni Riya dan lelaki ini. Riya dan Dimas adalah orang yang sama.

 

”Aku juga dikabari model lain kalau selama ini Mbak Riya ini ya Mas D ini. Kita cek di Get Contact nomor Mbak Riya ini ternyata banyak yang namain D ini,” ungkap AZ.

 

Kamis, 19 Agustus 2021

 

Tak lama kasus ini viral, beredar video permintaan maaf oleh seorang lelaki berkacamata yang mengunggah video klarifikasi disertai permintaan maaf. Sejumlah korbanpun mengkonfirmasi bahwa lelaki dalam video ini adalah pelakunya.

 

Dalam video yang diunggah terduga pelaku, dia mengakui perbuatannya dan memohon maaf. Lelaki berlogat cadel ini juga berjanji akan segera menghapus semua foto korbannya, termasuk di file pribadi.

 

“Saya mau mengklarifikasi bahwa foto tersebut adalah untuk konsumsi saya pribadi, tidak untuk dijual di manapun. Hanya konsumsi saya pribadi. Kurang lebihnya mohon maaf dan terima kasih,” ucapnya, dalam video.

 

Permintaan maaf ini disertai dengan janjinya untuk menghapus semua file foto para korban yang dia foto, baik di sejumlah akun media sosial maupun laptop pribadinya.

 

“Saya meminta maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang terjadi. Saya mengakui saya bersalah telah menempatkan dan tidak meminta izin kepada model yang bersangkutan. Saya bertanggung jawab dan akan menghapus semua foto yang ada di laptop saya,” katanya.

 

Jumat, 20 Agustus 2021

 

Usai belang pelaku ini mencuat, sejumlah korban pun memberanikan diri untuk speak up. Total ada 10 korban mulai berhimpun dan melaporkan dugaan kasus penipuan dan pelecehan seksual ini pada polisi.

 

Informasi dihimpun, latar belakang korban ini juga beragam, ada yang model profesional, model mahasiswi, bahkan ibu rumah tangga. Dalam sesi fotografinya, pelaku juga mengaku lulusan salah satu kampus swasta di Malang.

 

“Kebanyakan Malang, tapi ada juga yang dari luar kota. Rata-rata mahasiswa dan ada yang ibu rumah tangga,” beber AZ.

 

Saat ini, para korban sudah didampingi salah satu lembaga perempuan.

 

Kasus ini dipolisikan lantaran tidak terima karena perjanjian kerja sama yang disepakati berujung disalahgunakan. “Saat ini sudah ada 10 orang model yang jadi korban. Kami sudah buat grup WhatsApp dan berencana melapor ke Polisi,” ujarnya

 

Atas kasus yang kepalang viral ini, Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudho Riambodo mengaku siap bergerak cepat mengatasi jika memang korban dan barang bukti yang ada terkumpul.

 

Sejauh ini, Tinton juga telah berkoordinasi dengan Divisi Cyber Polda Jawa Timur karena kasus ini berkaitan dengan media sosial.

 

“Untuk melakukan pelacakan kami berkoordinasi dengan Tim Cyber Polda Jatim. Karena perlu ada bukti dan inikan dari media sosial. Karena viral saat ini kami berkoordinasi dengan unit cyber,” ujarnya.

 

Namun, dia masih belum bisa memastikan apakah pelaku melanggar tindak pidana asusila atau ITE. Pihaknya masih akan mengumpulkan data dan bukti terkait kasus ini. Baru nanti bisa ditentukan.

 

“Kita pelajari dulu. Kami saat ini masih menerima beberapa screenshot saja, dan ini masih dalam pendalaman,” pungkasnya.

 

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

4 Orang Diamankan Kasus Pencurian 3 Laptop di SDN Mangliawan Pakis Malang
Hukum & Kriminal

4 Orang Diamankan Kasus Pencurian 3 Laptop di SDN Mangliawan Pakis Malang

Senin, 19 Okt 2026
Tangkapan layar saat terduga maling ponsel masuk ke area lapak Gajah Mada Plaza Malang (ist)
Hukum & Kriminal

Maling Ponsel Terekam Kamera CCTV Saat Beraksi di Gajah Mada Plaza Malang, 5 iPhone Raib

Kamis, 15 Okt 2026
Petugas memeriksa terduga pelaku pencurian barang barang maba UB (dok.)
Hukum & Kriminal

Laptop Maba UB Ludes Dicuri saat PKKMB

Kamis, 15 Okt 2026
Mahasiswi Kehilangan iPhone 11 saat Nonton Bantengan di Wendit, Malang
Hukum & Kriminal

Mahasiswi Kehilangan iPhone 11 saat Nonton Bantengan di Wendit, Malang

Rabu, 14 Okt 2026
Polres Malang Sita 49,56 Gram Sabu di Turen, Dua Pria Ditangkap
Hukum & Kriminal

Polres Malang Sita 49,56 Gram Sabu di Turen, Dua Pria Ditangkap

Selasa, 13 Okt 2026
Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang
Hukum & Kriminal

Belanja Pakai Uang Palsu, Dua Terduga Pelaku Diamankan di Malang

Senin, 12 Okt 2026
Next Post
kemendikbud - Kepala Puslapdik Kemendikbud Ristek: Peluang Beasiswa Terbuka Lebar

Kepala Puslapdik Kemendikbud Ristek: Peluang Beasiswa Terbuka Lebar

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.