Malang, Tugumalang.id-Pemerintah Pusat akan memangkas dana transfer ke Pemerintah Kabupaten Malang hingga mencapai Rp644 miliar pada tahun 2026 mendatang. Jumlah tersebut mencakup Dana Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto, menjelaskan bahwa TKD dari pemerintah pusat akan dipotong sekitar Rp570 miliar. Sementara sisanya berasal dari pemangkasan DBHCHT yang nilainya mencapai sekitar 50 persen dari total dana yang diterima tahun ini.
“Mudah-mudahan jumlah ini tidak berubah karena kami masih melakukan formulasi anggaran,” ujar Tomie saat ditemui belum lama ini.
Baca juga: Bapenda Kabupaten Malang Beri Keringanan Pajak Lewat Program Pemutihan PBB 2025
TKD dan DBHCHT merupakan salah satu sumber utama pendapatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang. Karena itu, Pemkab Malang perlu melakukan penyesuaian agar APBD tahun 2026 tetap dapat mencukupi seluruh kebutuhan daerah.
Tomie menegaskan, pemangkasan anggaran ini tidak akan berdampak pada pelayanan publik. Layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur tetap akan berjalan seperti biasa.
“Pelayanan publik itu yang utama. Belanja yang tidak bisa dihindari seperti gaji pegawai juga harus tetap dipenuhi,” jelas Tomie.
Sebagai langkah efisiensi, Pemkab Malang akan memangkas anggaran kegiatan seremonial. Biaya untuk konsumsi, seperti makanan dan minuman, tidak akan lagi dianggarkan.
Baca juga: Bapenda Kota Malang Kembali Gelar Gebyar Sadar Pajak di Akhir Tahun 2025
Tomie bahkan mengusulkan agar Pemkab Malang hanya menyediakan galon air minum, sementara peserta atau undangan diminta membawa botol minum yang dapat diisi ulang.
“Hal tersebut sudah saya sampaikan kepada Pak Bupati dan beliau menyambut baik,” kata Tomie.
Selain efisiensi, Pemkab Malang juga berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun, langkah ini menjadi tantangan tersendiri karena PAD tidak dapat dinaikkan secara instan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko
























