MALANG, Tugumalang.id – Setelah sempat makan ayam tiren selama satu bulan, atlet-atlet binaraga Kabupaten Malang kini sudah mengonsumsi daging ayam segar. Mereka mendapatkan bantuan dari beberapa pihak yang peduli pada atlet-atlet ini.
“Iya (makan daging ayam segar) untuk beberapa hari ke depan. Kami mendapat perhatian dari beberapa pihak yang peduli,” kata Ketua Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Kabupaten Malang, Indra Khusnul saat dihubungi Tugu Malang ID, Selasa (6/5/2024).
Baca Juga: Ramai Atlet di Malang Makan Ayam Tiren, Ini Bahayanya Bagi Kesehatan
Di samping itu, dana dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang sempat terlambat telah ditransfer pada Senin (5/5/2024). Dana sebesar Rp1 juta tersebut telah ditransfer ke rekening masing-masing atlet.
“Sudah dicairkan. Dana ditransfer langsung ke atlet,” kata Indra.
Ia menambahkan, dana di tahun ini ditransfer setiap empat bulan sekali. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang ditransfer setiap tiga bulan sekali.
“Merujuk tahun lalu memang triwulan, ternyata tahun ini beda. Ini pencairan yang pertama,” kata Indra.
Baca Juga: MUI Kabupaten Malang Tegaskan: Makan Ayam Tiren Haram
Meski dana dari Pemkab Malang telah cair, para atlet masih membutuhkan dukungan lebih karena kebutuhan mereka setidaknya menghabiskan biaya Rp100 ribu dalam sehari. Selain untuk makanan bergizi, para atlet juga membutuhkan uang untuk membeli suplemen dan multivitamin.
Tentunya kebutuhan ini berbeda-beda setiap atlet, bergantung pada berat badan mereka. Semakin tinggi berat badannya, maka semakin banyak pula kebutuhannya.
Untuk makanan saja, setiap atlet setidaknya harus mengonsumsi 1-2 dada ayam per hari. Sementara harga dada ayam filet saat ini bisa mencapai Rp45 ribu.
Selama ini, pembiayaan berasal dari dana pribadi Indra dan hasil pembayaran sewa gym. Para atlet yang ia bina merupakan pelajar dan mahasiswa yang uang sakunya sangat terbatas.
“Kami punya dua tempat latihan. Satu untuk tempat latihan atlet, satunya kami komersilkan untuk subsidi kebutuhan atlet,” kata Indra.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A
























