Tugumalang.id – Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata menjamin wisatawan maupun warga tidak akan menemui kemacetan saat berkunjung ke Kota Batu selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 nanti.
Pihaknya memastikan penanganan arus lalu lintas di Kota Batu nantinya akan dimonitor secara terpadu di Batu Police Station yang ada di Jalan Diponegoro.
Kapolres Andi sendiri yang akan memantau intensif pergerakan kendaraan dari layar monitor yang terhubung dengan CCTV di sejumlah titik rawan macet Kota Batu.
Baca Juga: Kawal Nataru, DPRD Kota Malang Dorong Dishub Tegas Terapkan Parkir Satu Sisi di Kawasan Kayutangan
Bahkan Kapolres Andi memberi contoh kepada petugas untuk bergerak cepat dan responsif ketika terjadi penumpukan kendaraan. Hasilnya, dalam hitungan menit, dengan skema rekayasa sederhana, arus lalu lintas kembali lancar,
”Saya kira, tidak akan ada kemacetan di Kota Batu kalau petugasnya disiplin dan responsif. Buktinya ketika saya instruksikan dengan rekayasa sederhana saja, arus lalu lintas bisa kembali lancar dalam hitungan tak sampai 5 menit,” kata dia.
Ia menegaskan penumpukan kendaraan yang terjadi sebenarnya hanya karena traffic light dan ada kendaraan parkir di bahu jalan. Sebab itu, ia akan berkoordinasi dengan Dishub Kota Batu terkait penataan parkir ini.
Baca Juga: Jelang Nataru, Dishub Kota Malang Mulai Berlakukan Parkir Satu Sisi di Kawasan Kayutangan
Selain itu, dari hasil evaluasinya, Kapolres Andi mengatakan juga akan berfokus menanggani arus di sejumlah titik, seperti di Jalur Klemuk. Rencananya, pihaknya akan menerapkan jalur satu arah khusus ke arah barat atau ke Pujon.
”Kendaraan semua akan lewat jalur Payung. Di jalur Klemuk hanya dilewati satu arah dari arah Pujon,” jelasnya.
Sejauh ini, pergerakan arus kendaraan sudah mulai meningkat. Hasil koordinasi dengan Polres Malang di 4 exut gate Malang dari Lawang, Singosari, Madyopuro dan Pakis, jumlah arus kendaraan yang keluar masuk sudah menembus 46 ribu unit.
“Meski terbilang menurun, kemungkinan macet masih tetap ada. Tapi kami tetap antisipasi, jika arus kendaraan semuanya mengarah ke Kota Batu. Ini karena di Kota Batu ada 67 destinasi wisata buatan maupun alam,” jelasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A
























