Rabu, September 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Cerita Ahmad Saiful, Petani Kopi di Tirtoyudo dengan Semangat Tradisi

Redaksi by Redaksi
September 16, 2024 11:01 am
in Insight
Ahmad Saiful seorang petani kopi dalam mengembangkan potensi kopi lokal di Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Foto/Lutfa Putri Valentina

Ahmad Saiful seorang petani kopi dalam mengembangkan potensi kopi lokal di Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Foto/Lutfa Putri Valentina

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Sebagai petani kopi, Ahmad Saiful punya cara tersendiri untuk mengembangkan usahanya tersebut. Dia menggunakan pendekatan semangat tradisi sehingga dia bisa tetap bertahan hingga hari ini.

Ahmad Saiful adalah petani kopi dari Desa Sumbertangkil, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Ia telah menekuni dunia pertanian kopi selama enam tahun terakhir, meneruskan tradisi yang diwariskan dalam keluarganya sejak tahun 1990.

READ ALSO

Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!

Alessa Alvaretta, Alumni SMKN 2 Malang yang Sukses Juara LKS Nasional 2026

Sebelumnya sempat bekerja di sektor industri, tapi berbagai pengalaman hidup akhirnya membawanya kembali ke ladang kopi dan memutuskan untuk merawat perkebunan kopi milik keluarganya. “Saya sempat kerja di luar bidang kopi, tetapi kemudian kembali ke kopi,” kata dia saat diwawancarai pada Sabtu, 14 September 2024, di kebun miliknya.

Baca Juga: Pemkot Batu Ajak Petani Alih Komoditas Kopi Agar Tak Kerap Merugi

Menurutnya, pertanian kopi di Desa Sumbertangkil dimulai pada tahun 1990. Ketika lahan di wilayah ini beralih dari budidaya kakao ke tanaman kopi.

Ahmad terjun ke dunia pertanian kopi didorong oleh keinginan untuk melanjutkan usaha keluarga. Meski awalnya sempat ragu karena ingin mencari pengalaman di bidang lain. Kecintaan terhadap tanah kelahiran dan usaha turun-temurun membuatnya yakin untuk kembali.

Kopi robusta adalah jenis kopi yang banyak dibudidayakan di daerah Sumbertangkil, termasuk oleh Ahmad sendiri. Kondisi ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut sangat cocok untuk jenis kopi ini.

Ahmad memulai proses budidaya dengan menyemai biji kopi untuk bibit, yang memakan waktu sekitar 6 bulan hingga siap tanam. “Setelah bibit ditanam, tanaman kopi dirawat selama 1-2 tahun hingga siap untuk diokulasi, sebuah proses penting dalam budidaya kopi,” jelas dia.

Baca Juga: Petani di Wonosari Ditemukan Meninggal di Kebun Kopi

Ahmad menjelaskan beberapa tahapan yang dilakukan untuk merawat kopi, antara lain pembersihan rumput secara berkala setiap 4 bulan sekali.

Pemupukan dua kali setahun untuk memastikan tanaman memeroleh unsur hara yang cukup, pemangkasan dahan pasca panen, serta sortasi tunas untuk memastikan tanaman siap berbuah di tahun berikutnya.

Namun, tantangan terbesar dalam budidaya kopi adalah kondisi cuaca yang tidak menentu, terutama saat tanaman kopi sedang berbunga. “Cuaca yang tidak mendukung, seperti hujan yang terus-menerus, dapat menyebabkan pembusukan bunga dan kegagalan pembentukan buah kopi,” kata dia.

Saat masa panen tiba, Ahmad menentukan buah kopi yang siap dipetik dengan memperhatikan warnanya. Umumnya, kopi yang siap dipanen berwarna merah, meskipun ada juga yang berwarna kuning.

Proses pasca panen masih dilakukan secara tradisional, yaitu dengan penjemuran di bawah sinar matahari setelah proses penggilingan. Dahulu, penggilingan dilakukan dengan alat manual dari papan kayu. “10 tahun belakangan, telah beralih menggunakan mesin giling yang lebih efisien,” paparnya.

Kualitas kopi yang dihasilkan sangat dipengaruhi oleh perawatan yang konsisten, terutama dalam hal pemupukan. Menurut Ahmad, pupuk yang digunakan harus mengandung unsur hara penting, seperti NPK (Nitrogen, Fosfor, dan Kalium).

Hal ini sangat menentukan rasa kopi robusta yang dihasilkan, yang umumnya memiliki cita rasa sedikit asam dan pahit, meskipun bervariasi tergantung klon kopi yang ditanam.

Untuk pemasaran, hasil panen kopi dari perkebunan Ahmad umumnya dijual kepada pengepul atau tengkulak yang ada di desa. Meski sempat mencoba menjual produk kopi dalam bentuk bubuk, ia merasa tidak mampu bersaing dengan produk lain yang sudah mapan di pasaran. Oleh karena itu, ia kini lebih fokus pada penjualan biji kopi kepada pengepul.

Pertanian kopi di Desa Sumbertangkil telah membawa dampak positif bagi perekonomian lokal, terutama dalam meningkatkan taraf hidup keluarga petani.

Selain itu, komunitas petani di desa ini kerap melakukan studi banding ke perkebunan kopi yang lebih maju untuk bertukar pengetahuan dan meningkatkan kualitas pertanian mereka. “Kelompok tani yang ada secara aktif saling mendukung untuk memajukan pertanian kopi di daerah mereka,” papar dia.

Namun, perubahan iklim menjadi salah satu tantangan yang dihadapi para petani kopi. Curah hujan yang tinggi ketika tanaman kopi sedang berbunga bisa menyebabkan pembusukan bunga, sehingga gagal menghasilkan buah.

Untuk menjaga keberlanjutan pertanian kopi, Ahmad menekankan pentingnya perawatan yang intensif, termasuk pemupukan berkala dan penanaman bibit kopi baru sebagai langkah adaptasi terhadap perubahan iklim.

Di masa mendatang, Ahmad berharap pertanian kopi di desanya bisa terus berkembang dan semakin modern. Salah satu inovasi yang ingin ia coba adalah metode penanaman kopi dengan sistem pagar, yang sudah banyak diterapkan di Brasil. “Metode ini diyakini akan mempermudah perawatan dan dapat meningkatkan hasil panen,” pungkasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Lutfa Putri Valentina (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: kabupaten malangKopi Lokal MalangKopi RobustaPetani Kopitirtoyudo

Related Posts

Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!
Insight

Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!

Kamis, 27 Agu 2026
Alessa Alvaretta, Alumni SMKN 2 Malang yang Sukses Juara LKS Nasional 2026
Insight

Alessa Alvaretta, Alumni SMKN 2 Malang yang Sukses Juara LKS Nasional 2026

Minggu, 23 Agu 2026
Khanza Aisyah, Dari Pemalu hingga Jadi Pendongeng Cilik
Insight

Khanza Aisyah, Dari Pemalu hingga Jadi Pendongeng Cilik

Sabtu, 22 Agu 2026
Kisah Ahmad Yudhistira Bangun Bisnis Indonesia di Turkiye
Insight

Kisah Ahmad Yudhistira Bangun Bisnis Indonesia di Turkiye

Selasa, 18 Agu 2026
Mengenal Dr Hayat, Dosen Unisma yang Sudah Menerbitkan 65 Judul Buku, Royalti Buat Aqiqah Anak!
Insight

Mengenal Dr Hayat, Dosen Unisma yang Sudah Menerbitkan 65 Judul Buku, Royalti Buat Aqiqah Anak!

Sabtu, 15 Agu 2026
Coach Dr Fahmi - Tak Hanya Mengejar Omzet, Coach Dr Fahmi ajak Pengusaha Pahami Konsep Soul Calling agar Pekerjaan Lebih Bermakna
Insight

Tak Hanya Mengejar Omzet, Coach Dr Fahmi ajak Pengusaha Pahami Konsep Soul Calling agar Pekerjaan Lebih Bermakna

Minggu, 9 Agu 2026
Next Post
Menu makanan khas Maulid Nabi yang ada di berbagai daerah sebagai tradisi menyambut hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. /Foto: Pixabay.com/Mufidpwt.

Unik! Ini 5 Menu Makanan Khas Maulid Nabi yang Ada di Berbagai Daerah

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.