Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Tingkatkan Nilai Jual, Petani Diajak Olah Kopi Jadi Bubuk Sebelum Dijual

Redaksi by Redaksi
April 1, 2023 1:13 pm
in Bisnis
Kopi bubuk produk petani kopi di Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan yang berada di lereng Gunung Kawi.

Kopi bubuk produk petani kopi di Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan yang berada di lereng Gunung Kawi. Foto: dok. Petani kopi Jambuwer

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengajak para petani kopi untuk mengolah biji kopi menjadi bubuk terlebih dahulu sebelum dijual. Ini merupakan perubahan dari pola penjualan hasil kopi yang sebelumnya dijual dengan cara gelondongan (ose kering).

Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Avicenna Medisica Sani Putera mengatakan, pengolahan biji kopi menjadi bubuk ini untuk mneingkatkan nilai jual sehingga pendapatan petani bisa meningkat.

READ ALSO

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

“Kami mengajak petani kopi untuk menjual hasil kebun kopi dengan sedikit mengolah menjadi bubuk,” ujarnya, belum lama ini.

Apabila biji kopi dijual secara gelondongan, maka harga per kilogram hanya dipatok Rp35 ribu. Sementara apabila dijual setelah diolah menjadi bubuk, maka harganya bisa meningkat, bahkan mencapai dua kali lipat.

Hal ini terus menjadi ajakan DTPHP kepada 41 kelompok petani kopi binaan mereka. Kelompok petani ini tersebar di empat lereng gunung di Kabupaten Malang, yaitu Gunung Kawi, Arjuno, Bromo, dan Semeru. Untuk saat ini, sebagian besar petani kopi sudah mulai melakukan pengolahan terhadap hasil panen mereka.

Di samping mengajak petani kopi untuk mengolah hasil panen, DTPHP juga terus melakukan pembinaan agar cita rasa kopi di masing-masing daerah tetap memiliki ciri khas.

“Karena cita rasa setiap kopi serta jenisnya, seperti Robusta dan Arabika pada setiap lereng gunung memiliki cita rasa yang berbeda,” kata Avicenna.

Kabupaten Malang merupakan salah satu kabupaten penghasil kopi terbesar di Jawa Timur. Oleh karenanya, potensi yang dimiliki ini perlu terus dikembangkan agar hasil panen terus maksimal dan bisa membawa kesejahteraan bagi petani.

Salah satu upaya DTPHP untuk mengoptimalkan hasil perkebunan kopi adalah dengan mengajak petani untuk mengolah biji kopi menjadi bubuk. Di samping itu, DTPHP Kabupaten Malang juga memberikan pembinaan terkait bibit yang baik, perawatan yang optimal, lokasi yang tepat, serta pemasaran produk.

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Herlianto. A

Tags: berita malangBerita Malang TerkiniBubuk KopikopipetaniPetani Kopi

Related Posts

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total
Bisnis

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Kamis, 3 Sep 2026
Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Next Post
Produk Sambel MamaNi, UKM Kota Malang yang mampu menembus konsumen mancanegara.

Sambal MamaNi, Produksi UKM Kota Malang yang Tembus Pasar Internasioal Berkat Dukungan Wali Kota

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.