Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Tingkatkan Nilai Jual, Petani Diajak Olah Kopi Jadi Bubuk Sebelum Dijual

Redaksi by Redaksi
April 1, 2023 1:13 pm
in Bisnis
Kopi bubuk produk petani kopi di Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan yang berada di lereng Gunung Kawi.

Kopi bubuk produk petani kopi di Desa Jambuwer, Kecamatan Kromengan yang berada di lereng Gunung Kawi. Foto: dok. Petani kopi Jambuwer

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Malang, Jawa Timur, mengajak para petani kopi untuk mengolah biji kopi menjadi bubuk terlebih dahulu sebelum dijual. Ini merupakan perubahan dari pola penjualan hasil kopi yang sebelumnya dijual dengan cara gelondongan (ose kering).

Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Avicenna Medisica Sani Putera mengatakan, pengolahan biji kopi menjadi bubuk ini untuk mneingkatkan nilai jual sehingga pendapatan petani bisa meningkat.

READ ALSO

7 Ide Bisnis Kreatif untuk Anak Muda, Bisa Dimulai dari Hobi dan Skill yang Dimiliki

Dari Steam hingga Anime Jepang, 5 Studio Kreatif Asal Malang yang Mendunia

“Kami mengajak petani kopi untuk menjual hasil kebun kopi dengan sedikit mengolah menjadi bubuk,” ujarnya, belum lama ini.

Apabila biji kopi dijual secara gelondongan, maka harga per kilogram hanya dipatok Rp35 ribu. Sementara apabila dijual setelah diolah menjadi bubuk, maka harganya bisa meningkat, bahkan mencapai dua kali lipat.

Hal ini terus menjadi ajakan DTPHP kepada 41 kelompok petani kopi binaan mereka. Kelompok petani ini tersebar di empat lereng gunung di Kabupaten Malang, yaitu Gunung Kawi, Arjuno, Bromo, dan Semeru. Untuk saat ini, sebagian besar petani kopi sudah mulai melakukan pengolahan terhadap hasil panen mereka.

Di samping mengajak petani kopi untuk mengolah hasil panen, DTPHP juga terus melakukan pembinaan agar cita rasa kopi di masing-masing daerah tetap memiliki ciri khas.

“Karena cita rasa setiap kopi serta jenisnya, seperti Robusta dan Arabika pada setiap lereng gunung memiliki cita rasa yang berbeda,” kata Avicenna.

Kabupaten Malang merupakan salah satu kabupaten penghasil kopi terbesar di Jawa Timur. Oleh karenanya, potensi yang dimiliki ini perlu terus dikembangkan agar hasil panen terus maksimal dan bisa membawa kesejahteraan bagi petani.

Salah satu upaya DTPHP untuk mengoptimalkan hasil perkebunan kopi adalah dengan mengajak petani untuk mengolah biji kopi menjadi bubuk. Di samping itu, DTPHP Kabupaten Malang juga memberikan pembinaan terkait bibit yang baik, perawatan yang optimal, lokasi yang tepat, serta pemasaran produk.

Reporter: Aisyah Nawangsari

Editor: Herlianto. A

Tags: berita malangBerita Malang TerkiniBubuk KopikopipetaniPetani Kopi

Related Posts

Ilustrasi content creator yang sedang membuat konten promosi UMKM. (Foto: Pexels)
Bisnis

7 Ide Bisnis Kreatif untuk Anak Muda, Bisa Dimulai dari Hobi dan Skill yang Dimiliki

Senin, 1 Jun 2026
Faerie Afterlight, Salah Satu Karya Studio Game Asal Malang yang Mendunia (Foto: Pinterest)
Bisnis

Dari Steam hingga Anime Jepang, 5 Studio Kreatif Asal Malang yang Mendunia

Senin, 1 Jun 2026
CEO JADE Indopratama Rachmad Santoso didapuk jadi Top 10 Printerpreneur Indonesia Awards 2026. Foto: Dok.
Bisnis

37 Tahun Berkarya, Bos JADE Indopratama Didapuk Jadi Top 10 Printerpreneur Indonesia 2026

Selasa, 12 Mei 2026
Ilustrasi rekomendasi HP terbaik. Foto/dok
Bisnis

Jelang 2026, Ini Rekomendasi HP Terbaik Akhir 2025

Kamis, 25 Des 2025
QRIS Bank Indonesia
Bisnis

QRIS, Inovasi Bank Indonesia yang Ubah Wajah Transaksi Digital Nasional

Kamis, 13 Nov 2025
Ilustrasi Investasi Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Bisnis

Investasi Kota Malang Capai Rp2,5 Triliun, Sektor Perhotelan Jadi Primadona

Sabtu, 8 Nov 2025
Next Post
Produk Sambel MamaNi, UKM Kota Malang yang mampu menembus konsumen mancanegara.

Sambal MamaNi, Produksi UKM Kota Malang yang Tembus Pasar Internasioal Berkat Dukungan Wali Kota

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.