Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

2 Anak Meninggal Setiap Jam Karena Pneumonia, Persada Hospital Edukasi Para Orang Tua

Redaksi by Redaksi
Juni 8, 2024 4:25 pm
in Advertorial
Dr. dr. Irene Ratridewi, Sp. A (K), M. Kes, saat memaparkan materi soal pneumonia pada anak. Foto/dok for TM

Dr. dr. Irene Ratridewi, Sp. A (K), M. Kes, saat memaparkan materi soal pneumonia pada anak. Foto/dok for TM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tingginya angka kematian pada anak akibat pneumonia mendorong Persada Hospital melakukan langkah penting, yaitu mengedukasi para orang tua melalui talkshow pada Sabtu, 08 Juni 2024.

Acara yang digelar di Srikandi Hall Persada Hospital, Persada Hospital, ini mengangkat tema Pentingnya Pencegahan Pneumonia pada Anak Sejak Dini.

READ ALSO

Cocok bagi Pemula dan Anti Ribet! 5 Aplikasi Emas Digital untuk Investasi Emas, Salah Satunya Pegadaian

Grand Avenue Sukun Tawarkan Hunian Eksklusif Bergaya American Style di Jantung Kota Malang

Hadir sebagai narasumber Dr. dr. Irene Ratridewi, Sp. A (K), M. Kes. Melalui Talkshow ini, Persada Hospital sekaligus menyampaikan pentingnya Vaksinasi Pneumonia bagi anak.

Dalam pemaparannya, dr. Irene mengatakan, pneumonia merupakan infeksi saluran pernapasan akut yang bisa menjangkiti salah satu atau kedua paru-paru. Di seluruh dunia, 800.000 balita meninggal karena pneumonia setiap tahunnya.

Baca Juga: Penanganan Gangguan Tidur Ala Dokter Persada Hospital Malang

“Di Indonesia, menurut data unicef.org, lebih dari 19.000 balita meninggal karena pneumonia di tahun 2018, atau lebih dari 2 anak setiap jam,” kata dia.

Para peserta talkshow soal pneumonia pada anak di Persada Hospital. Foto/dok for TM
Para peserta talkshow soal pneumonia pada anak di Persada Hospital. Foto/dok for TM

Pneumonia dapat menular dan bisa menyebar dengan beberapa cara, bisa menular melalui udara (melalui batuk atau bersin), melalui darah, khususnya selama atau setelah kelahiran, atau melalui permukaan yang terkontaminasi.

“Sekitar 50 persen kematian anak akibat pneumonia berkaitan dengan polusi udara. Sistem imun yang sehat biasanya melindungi tubuh dari penyebab infeksi, tetapi ada banyak faktor yang bisa melemahkan perlindungan tubuh,” tambahnya.

Baca Juga: RS Persada Malang Gelar Operasi Katarak Gratis bagi Kaum Marjinal Tak Tercover BPJS

Pada anak-anak, polusi udara merupakan salah satu faktornya. Tidak ada penyebab tunggal pneumonia, bisa disebabkan oleh bakteri, virus, atau
jamur yang ada di udara.

Pneumonia pada anak merupakan kondisi serius yang harus diwaspadai oleh orangtua karena dapat menyebabkan komplikasi berbahaya atau bahkan
kematian jika tidak segera ditangani.

“Anak-anak yang terkena pneumonia akan sulit dan terasa sakit untuk bernapas karena paruparunya berisi nanah dan cairan. Gejala lain dari pneumonia termasuk demam, batuk, dan wheezing (mengi atau napas berbunyi),” kata dr. Irene.

Kondisi ini biasanya diawali dengan adanya infeksi saluran pernapasan atas, seperti pada hidung dan tenggorokan. Infeksi kemudian berkembang
ke paru-paru dan menyebabkan penumpukan cairan, sehingga aliran udara di paru-paru terhambat.

Pada kondisi ini, pernapasan anak akan semakin berat sehingga berujung pada gangguan pernapasan. Hampir seluruh kematian akibat pneumonia dapat dicegah.

“Cara paling efektif untuk melindungi anak-anak dari pneumonia adalah dengan imunisasi, khususnya imunisasi Hib, pneumococcus, campak dan pertussis,” lanjutnya.

Sementara itu, beberapa virus yang dapat menyebabkan pneumonia pada anak antara lain rhinovirus, virus influenza, dan respiratory syncytial virus (RSV).

Selain itu, virus campak juga dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia pada kondisi tertentu. Salah satu upaya mendukung penurunan resiko terkena Pneumonia adalah dengan vaksinasi.

Selain itu, Imunisasi Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV) adalah cara tepat untuk mencegah penyakit pneumonia. Imunisasi PCV lengkap diberikan secara berkala pada bayi di usia 2, 4, 6, dan 12 – 15 bulan.

Dengan melakukan imunisasi secara lengkap, diharapkan anak dapat terhindar dari bahaya penyakit pneumonia.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Persada Hospital

Editor: Herlianto. A

Tags: kota malangPersada HospitalPneumonia Pada Anakrumah sakit

Related Posts

Rekomendasi aplikasi emas digital yang cocok bagi pemula, salah satunya Tring! by Pegadaian. /Foto: Dok. Pegadaian
Advertorial

Cocok bagi Pemula dan Anti Ribet! 5 Aplikasi Emas Digital untuk Investasi Emas, Salah Satunya Pegadaian

Sabtu, 30 Mei 2026
Grand Avenue Sukun
Advertorial

Grand Avenue Sukun Tawarkan Hunian Eksklusif Bergaya American Style di Jantung Kota Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Cerita mahasiswa rantau ITN Malang di Idul Adha
Advertorial

Cerita Kurban Mahasiswa Rantau di ITN Malang, Dari Sate Anak Kos hingga Sapi PMK

Rabu, 27 Mei 2026
Royal Avenue di Sulfat. Foto/dok
Advertorial

Rumah Lega Nggak Nempel Tetangga, Deket Exit Tol Bikin Semua Pembelinya Datang Sendiri

Rabu, 27 Mei 2026
Manager PLN UP3 Malang, Agung Wibowo dalam kegiatan penyembelihan hewan qurban Idul Adha 2026. (Foto/M Sholeh)
Advertorial

PLN UP3 Malang Salurkan 1.061 Paket Daging Kurban di Idul Adha 2026

Rabu, 27 Mei 2026
Penyaluran hewan kurban PT Tomoland ke masjid sekitar (dok.)
Advertorial

Perkuat Hubungan dengan Warga, PT Tomoland Bagikan Hewan Qurban ke 5 Masjid di Malang

Selasa, 26 Mei 2026
Next Post
Wisata Goa Jepang Kota Batu yang dapat menjadi referensi bagi wisatawan untuk berwisata sembari belajar sejarah. Foto: Google Maps/Zainuri Hanif.

Sensasi Berwisata ke Goa Jepang Kota Batu, Berpetualang Sembari Menelusuri Jejak Sejarah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.