MALANG, Tugumalang.id – Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Malang Raya kini tidak harus selalu datang ke kantor BPJS Kesehatan untuk mengurus administrasi kepesertaan. BPJS Kesehatan Cabang Malang menghadirkan layanan BPJS Kesehatan Keliling sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Salah satu layanan tersebut digelar di Klinik Rawat Jalan Rampal, Kota Malang, Senin (13/7/2026). Program ini merupakan bagian dari kegiatan LANURI (Layanan di Ujung Negeri) yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sekaligus menyambut HUT ke-58 BPJS Kesehatan pada 15 Juli 2026.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Malang Kepwil VII, Hernina Agustin Arifin, S.E., M.M., AAAK mengatakan layanan keliling merupakan strategi jemput bola agar peserta lebih mudah mengakses pelayanan tanpa harus mendatangi kantor cabang.
“Dengan layanan BPJS Kesehatan Keliling ini, kami jemput bola untuk bisa memberikan layanan langsung kepada peserta, dengan datang langsung ke peserta,” ujar Hernina.
Baca juga: Paparkan Capaian Kinerja, BPJS Kesehatan Ungkap Peserta JKN Capai 282,7 Juta Jiwa
Untuk peserta di Kabupaten Malang dan Kota Batu, layanan diberikan melalui Virtual Office Layanan (Viola). Pelaksanaannya berlangsung di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, serta Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Perempuan yang akrab disapa Ina itu menilai sambutan masyarakat terhadap layanan tersebut sangat tinggi. Karena itu, BPJS Kesehatan akan menjadwalkan layanan keliling secara berkala agar masyarakat dapat mengurus berbagai keperluan kepesertaan lebih dekat dengan tempat tinggalnya.
“Animonya luar biasa, jadi nanti peserta bisa mengurus di BPJS Keliling ini sehingga tidak perlu mengantre ke kantor, cukup datang ke fasilitas kesehatan, desa, dan kecamatan. Karena ini bagian dari upaya kami melakukan jemput bola dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain menghadirkan layanan langsung, BPJS Kesehatan juga mengajak peserta memanfaatkan aplikasi Mobile JKN. Aplikasi tersebut kini menjadi identitas digital peserta sekaligus menyediakan berbagai layanan administrasi secara mandiri.
“Sekarang kartu fisik sudah tidak dicetak lagi. Peserta cukup menggunakan kartu digital di aplikasi Mobile JKN. Di dalam aplikasi itu juga tersedia berbagai layanan, mulai perubahan data, pindah fasilitas kesehatan, hingga berbagai informasi kepesertaan,” kata Ina.
BPJS Kesehatan juga membuka kesempatan bagi pemerintah desa, instansi, komunitas maupun penyelenggara kegiatan masyarakat yang ingin menghadirkan layanan BPJS Keliling di wilayahnya. Pengajuan dapat dilakukan dengan mengirimkan surat kepada Kantor Cabang BPJS Kesehatan untuk selanjutnya ditindaklanjuti oleh petugas.

Baca juga: Layanan BPJS Kesehatan Malang di MPP Merdeka: Berikan Kemudahan bagi Masyarakat
Layanan tersebut mendapat apresiasi dari peserta. Yulia (52), warga Madyopuro, Kota Malang, mengaku terbantu saat mengurus pelaporan data pensiun melalui layanan keliling.
“Alhamdulillah sangat memuaskan sekali dan benar-benar merasa terbantu. Layanan keliling ini memudahkan sekali terkait memasukkan data pensiun yang belum dilaporkan, sangat merasa terbantu sekali,” ujarnya.
Pengalaman serupa disampaikan Lusia (60), warga Jalan Setiabudi, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Menurutnya, proses pelayanan berlangsung cepat sehingga tidak membutuhkan waktu lama.
“Pelayanannya sangat bagus. Dengan adanya BPJS keliling ini pelayanan lebih cepat, enggak sampai 30 menit sudah selesai,” ucap Lusia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko























