Malang, Tugumalang.id – Momen hari pertama masuk sekolah dinilai tidak hanya menjadi awal kegiatan belajar, tetapi juga kesempatan memperkuat peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Karena itu, keterlibatan ayah dalam mengantar dan mendampingi anak pada hari pertama sekolah didorong melalui Gerakan Hari Pertama Masuk Sekolah Bersama Ayah.
Anggota DPRD Fraksi PKS, Rendra Masdrajad Safaat, ikut mendukung gerakan tersebut sebagai upaya memperkuat peran keluarga dalam pendidikan. Menurutnya, pembentukan karakter anak bermula dari lingkungan keluarga, bukan semata menjadi tanggung jawab sekolah.
“Keluarga adalah pertahanan nomor satu bagi pendidikan di Indonesia. Dari keluargalah karakter, akhlak, dan semangat belajar anak mulai dibentuk,” ujar Rendra.
Baca juga: Peringati Harganas, Rendra Masdrajad Safaat Fasilitasi Edukasi Ketahanan Keluarga bagi Puluhan Pasangan Suami Istri
Melalui gerakan tersebut, para ayah diajak meluangkan waktu untuk mengantar dan mendampingi anak pada hari pertama sekolah. Kehadiran ayah diharapkan mampu memberikan rasa aman, menambah semangat, sekaligus menjadi pengalaman berkesan bagi anak saat memulai jenjang pendidikan.
Rendra menilai keterlibatan ayah pada momen tersebut mungkin tampak sederhana, tetapi memberikan dampak penting terhadap perkembangan psikologis anak. Dukungan orang tua, menurut dia, dapat meningkatkan rasa percaya diri sekaligus mempererat ikatan emosional dalam keluarga.
“Gerakan seperti ini sangat baik karena mengingatkan kembali bahwa kehadiran orang tua, khususnya ayah, memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak. Hal-hal kecil seperti mengantar anak sekolah bisa memberikan dampak yang besar,” katanya.
Ia berharap Gerakan Hari Pertama Masuk Sekolah Bersama Ayah tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Sebaliknya, gerakan itu diharapkan berkembang menjadi budaya yang terus tumbuh di tengah masyarakat.
Baca juga: Rendra Masdrajad Safaat Dukung Langkah Pemkot Malang Tolak LGBT
Menurut Rendra, semakin kuat ketahanan keluarga, semakin kokoh pula fondasi pembangunan bangsa. Karena itu, penguatan peran orang tua dalam pendidikan anak perlu terus didorong.
“Semoga gerakan ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain. Ketahanan keluarga adalah ujung tombak Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga memperkuat keluarga berarti kita sedang memperkuat masa depan bangsa,” tutup Rendra Masdrajad Safaat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Rendra Masdrajad Safaat
editor: jatmiko























