Selasa, Juli 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Penanganan Gangguan Tidur Ala Dokter Persada Hospital Malang

Redaksi by Redaksi
Juli 9, 2023 7:07 pm
in Tugu Sehat
Gangguan Tidur ala dokter RS Persada hospital

Pemeriksaan gangguan tidur (dok. RS Persada Hospital Malang)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

‘Orang yang mengalami gangguan tidur beresiko terserang penyakit stroke, hipertensi, jantung koroner hingga diabetes melitus’


Malang, tugumalang.id
– Orang yang mengalami gangguan tidur memiliki resiko terserang penyakit stroke, hipertensi, jantung koroner hingga diabetes melitus. Dokter di RS Persada Hospital Malang memiliki cara tersendiri dalam penanganan gangguan tidur.

Dokter Syaraf dan Konsultan Gangguan Tidur Persada Hospital, dr. Zamroni Afif, Sp.S(K), M.Biomed menjelaskan bahwa penderita gangguan tidur di Malang mayoritas adalah orang dewasa dan mahasiswa. Namun gangguan tidur juga bisa dialami oleh anak anak.

READ ALSO

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Dikatakan, terdapat jenis jenis gangguan tidur yang perlu dikenali. Mulai Insomnia, Sleep Apnea dan Sleep Related Movement Disorder.

Ciri ciri gangguan tidur jenis Insomnia ditandai dengan sulit memulai untuk tidur. Kemudian mudah terbangun saat tidur atau terbangun ketika dini hari. Lalu sulit tidur kembali sehingga esok hari merasa tidak segar saat beraktivitas.

Sedangkan untuk Sleep Apnea ditandai dengan mendengkur atau mengorok yang keras dan diikuti dengan nafas yang berhenti dan nafas tersengal sengal hingga penderita mudah terbangun saat tidur.

“Kalau Sleep Related Movement Disorder adanya gerakan spontan yang muncul saat istirahat atau saat tidur. Hal ini juga menyebabkan tidur jadi terganggu,” kata Zamroni, Minggu (9/7/2023).

Pemeriksaan gangguan tidur (dok. RS Persada Hospital Malang)

Menurutnya, jenis ganguan tidur yang sering ditemui pada orang dewasa adalah insomnia. Disebutkan, insomnia bermula dari pikiran berat yang tidak dikelola dengan baik hingga menimbulkan stres berlebihan.

“Kalau mahasiswa biasanya Insomnia karena kebiasaan tidur yang tidak teratur akibat kebiasaan begadang atau jam tidur tidak teratur,” ucapnya.

Sedangkan pada anak anak dan remaja, gangguan tidur yang kerap ditemui adalah Sleep Apnea. Pada umumnya, gejala ini diakibatkan oleh kelainan lain pada Telinga Hidung dan Tenggorokan (THT) seperti tonsil atau amandel besar dan badan gemuk.

BACA JUGA: 6 Manfaat Bangun Tidur Lebih Pagi

Zamroni mengatakan bahwa penanganan gangguan tidur hingga sembuh total membutuhkan waktu yang bervariatif. Seperti penderita Insomnia bisa ditangani beberapa bulan bahkan sampai bertahun tahun.

“Karena selain obat juga perlu terapi pola pikir perilaku yang disebut Cognitive Behavioral Treatment for Insomnia atau CBTI. Terutama juga kebiasaan menerapkan tidur yang baik tadi,” tuturnya.

Di RS Persada Hospital Malang, kata Zamroni, menerapkan penggunaan alat Polysomnography (PSG) untuk mendiagnosis penderita gangguan tidur dan ngorok hingga menghasilkan data yang akurat. Alat buatan dari Islandia itu baru pertama digunakan di rumah sakit swasta Kota Malang.

“Penggunakan alat Polysomnography ini, pasien tidur seperti biasa, pemeriksaannya 6-8 jam. Selama tidur, semua sensor direkam. Ada CCTV juga untuk melihat gerakan saat tidur,” jelasnya.

“Di akhir pemeriksaan, saat bangun, baru dapat menganalisis tindakan selanjutnya, jenis terapi apa yang dibutuhkan,” lanjutnya.

Menurut Zamroni, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk pencegahan supaya tidak terjadi gangguan tidur. Yakni menerapkan gaya hidup sehat, berolahraga, mengurangi potensi stres, tidur teratur, tak minum kopi atau makan sebelum tidur hingga tak bekerja di tempat tidur.

“Cobalah mematikan lampu, televisi, gadget sebelum tidur, kemudian relaksasi pikiran sebelum tidur. Apabila 30 menit di tempat tidur tidak bisa tidur maka jangan memaksa untuk tidur,” kata dia.

“Bangun dulu lakukan aktivitas yang santai, beberapa saat baru mencoba tidur kembali,” tandasnya.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: diabetes melitusGangguan Tidurjantung koronerkoronerRS Persada Hospital Malangstroke

Related Posts

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Pria Mulai Rp 900 Ribu!

Sabtu, 27 Jun 2026
PSLCNet Al Qowiy Tanjungpinang gelar webinar session sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang anak, khususnya anak dengan gangguan autisme. /Foto: Dok. PSLC.
Tugu Sehat

Gratis! Ikuti Event Webinar Session PSLCNet Al Qowiy Tanjungpinang

Kamis, 25 Jun 2026
Next Post
Kolifatul Nur, Ibunda almarhum Jovan Farellino Pratama (15), salah satu korban meninggal Tragedi Kanjuruhan turut serta dalam aksi Malang Menghitam bersama Aremania.

Aremania Geram, Keadilan Tragedi Kanjuruhan Tak Tuntas Tapi Sudah Main Bola

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.