Rabu, Juli 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

PC ISNU Malang dan Kader Hijau Muhammadiyah Gelar Talkshow Bahas Lingkungan Hidup

Redaksi by Redaksi
Desember 3, 2023 4:17 pm
in News
PC Isnu Malang dan Muhammadiyah

Diskusi Tokoh Muda NU dan Muhammadiyah bahas lingkungan. foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, tugumalang.id – Talkshow terkait lingkungan hidup digelar Kader Hijau Muhammadiyah (KHM) dan Umat Untuk Semesta. Gelaran itu berlangsung di Kopi Tani, Dau, Kabupaten Malang, Sabtu (2/12/2023).

Pembicara dalam talkshow tersebut, Ketua PC Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Malang, Abdullah SAM, S.Psi., M.Pd, membawakan tema ‘Merawat Lingkungan Hidup dalam Perspektif NU dan Muhammadiyah’.

READ ALSO

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu

Abdullah SAM tidak sendiri, tokoh muda NU itu menjadi pembicara bersama Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Batu, Dr. KH. Nurbani Yusuf, M.Si., dan Koordinator KHM Malang Raya, Aula Rahma Nuraini. Kegiatan talkshow sendiri diikuti puluhan mahasiswa dari sejumlah kampus, aktifis dan pemerhati lingkungan hidup Malang Raya.

PC ISNU Kabupaten Malang diundang khusus pada acara ini karena tak lepas dari perannya dalam gerakan lingkungan hidup. Sejak dipimpin Abdullah SAM, PC ISNU Kabupaten Malang menjadikan isu lingkungan hidup sebagai program kerja unggulan.

Sejak tahun 2019, badan otonom (banom) yang berisikan intelektual NU ini telah menggagas gerakan sumur resapan di 7 kecamatan Kabupaten Malang. Kemudian menggelar FGD lingkungan hidup yang melibatkan sejumlah stakeholder membahas kondisi lingkungan dan konservasi mata air.

Baca Juga: Wabup Malang Ajak Perajin Batik Terapkan Produksi Ramah Lingkungan

PC ISNU Kabupaten Malang pernah membuat surat terbuka kepada Presiden Jokowi tentang darurat banjir pada 2020 silam. Yang terbaru adalah bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Karangkates (25/11/2023).

Permasalahan lingkungan memang begitu komplek dan berkaitan satu sama lain. Penataan tata kota yang tidak mendukung kelestarian lingkungan dan tata kelola sampah yang kurang baik menjadi sejumlah faktor masalah lingkungan hidup.

Kegiatan talkshow merupakan sarana edukasi bagi generasi muda. Menurut Aula, Koordinator KHM Malang Raya, generasi muda sekarang tidak begitu perhatian dengan lingkungan hidup. Padahal dengan menjaga lingkungan hidup berarti ikut menjaga kelestarian mata air sebagai sumber kehidupan.

“Edukasi merawat lingkungan hidup penting dilakukan dari sekolah-sekolah. Sebagai generasi muda jangan terlena dengan tidak perhatian akan hal penting ini,” kata mahasiswa UMM asal Magetan itu.

Sementara itu, berkaitan dengan isu yang diusung, Ketua PC ISNU Kabupaten Malang menyebut bahwa Malang ini sebagai laboratorium bencana. Menurut Pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin itu, bencana apa saja ada di Malang mulai dari puting beliung, banjir, gempa, kebakarar hingga potensi tsunami.

“Karena di Malang ini ada gunung tertinggi, gunung teraktif, laut terindah dan laut terganas. Bahkan air di Malang ini dibutuhkan 25 kabupaten atau kota se-Jawa Timur. Sehingga berbicara lingkungan hidup di Malang sudah sangat tepat,” jelasnya.

NU memiliki nilai dasar pergerakan yakni tauhid, hablum minallah, hablum minannas dan hablum minalalam. Dari perspektif NU, menjaga lingkungan masuk dalam nilai dasar pergerakan karena merupakan salah satu cara menjaga hubungan dengan alam.

Baca Juga: PC ISNU Kabupaten Malang Kirim Air Bersih Bantu Warga yang Alami Kekeringan Parah

NU sendiri memiliki keunikan. Menurut cerita Abdullah SAM, di NU ada istilah nyadran, barikan dan selametan di tempat yang dianggap angker seperti di bawah pohon atau di tengah-tengah hutan. “Biasanya sambil bilang kepada kita dulu jangan disitu karena wingit, angker dan jangan sampai nebang pohon, jangan mendekat”, katanya.

Jika dipikir secara mendalam, mengapa orang dulu mengatakan seperti itu karena tempat-tempat tadi menjadi sumber mata air. “Dimana ada mata air maka di aitu tempat peradaban dunia dimulai”, tutur Wakil Ketua 2 STIT Ibnu Sina Malang ini.

“Mitosisasi itu dalam rangka menjaga alam, tapi yang terjadi sekarang malah sebaliknya. Banyak penebangan pohon dan kerusakan lingkungan hingga debit air dunia semakin menurun. Bahkan prosentasenya hanya tersisa 3% di dunia,” imbuhnya.

Oleh karena itu, mempertahankan air adalah hal yang wajib. Sehebat apapun teknologi, manusia tetap butuh air. “Dan kunci mempertahankan air adalah lingkungan,” tegas Abdullah SAM.

bahas lingkungan
Diskusi Tokoh Muda NU dan Muhammadiyah bahas lingkungan. foto/dok

Senada dengah tokoh muda NU Kabupaten Malang itu, Nurbani Yusuf mengatakan bahwa jumlah manusia semakin bertambah. Seiring dengan itu, krisis pangan dan air bakal dihadapi oleh umat manusia.

“Kebutuhan air dari tahun ke tahun semakin bertambah tetapi sumber mata air semakin berkurang. Maka dari itu harus dimulai dari diri kita sendiri mengubah pola hidup agar lebih baik,” terang Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Batu ini.

Selanjutnya, Nurbani menghimbau gerakan menanam pohon secara masif. Menurutnya, menanam pohon itu lebih baik dari membangun masjid. “Kalau menanam pohon itu manfaatnya untuk semesta bukan hanya NU dan Muhammadiyah,” terangnya.

“Ayo kembali menanam pohon di tempat-tempat sumber mata air. Ayo action jangan menunggu,” kata Nurbani.

Sepakat dengan itu, Ketua PC ISNU mengajak generasi muda untuk bersahabat dengan lingkungan. “Tidak bisa kita hanya saleh ritual saja tanpa saleh sosial dan mempertajam hablum minalalam,” ajak Wakil Direktur Pesantren Center Nusantara ini.

“Untuk mewujudkan hal tersebut, perlu ada kerja kolaborasi struktural dan kultural. Kedepan harus memiliki pemimpin tegas dan politik yang peduli dengan lingkungan hidup”, harapnya.

Dalam pernyataan penutupnya, Abdullah SAM menghimbau ada peningkatan peran dan fungsi seluruh elemen. Mengisi ruang-ruang publik seperti media bisa digunakan sebagai sarana sosialisasi pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Lingkungan adalah diriku. Diriku sejatinya adalah lingkunganku,” pungkas pengasuh Pesantren Rakyat Al-Amin itu. (cha)

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

editor: jatmiko

Tags: Kader muda muhammadiyahkader Muda NUPC ISNU Kabupaten Malang

Related Posts

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa
News

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

Selasa, 14 Jul 2026
Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu
News

Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu

Selasa, 14 Jul 2026
Tak Dilibatkan Jelang TKD, Karang Taruna Kecamatan se-Kota Malang Layangkan Surat Terbuka
News

Jelang TKD, Lima Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka ke PNKT dan Wali Kota

Selasa, 14 Jul 2026
Baru Dimulai, GBC ke-74 by Coach Fahmi Langsung Disambut Antusias Peserta dari Berbagai Daerah di Indonesia
News

Baru Dimulai, GBC ke-74 by Coach Fahmi Langsung Disambut Antusias Peserta dari Berbagai Daerah di Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026
Pasar Turen
News

Tempat Pembuangan Sampah Pasar Turen Terbakar, Satu Lapak dan MCK Ikut Ludes

Senin, 13 Jul 2026
Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS
News

Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS

Senin, 13 Jul 2026
Next Post
dishub kota malang tindak oknum jukir

Dishub Kota Malang Turun Tangan Terkait Tindakan Oknum Jukir ala Preman

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.