MALANG, Tugumalang.id – Dua dusun di wilayah Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang turut tergenang banjir akibat meluapnya Sungai Panguluran pada Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 00.45 WIB. Dua dusun tersebut adalah Dusun Umbulrejo di Desa Sidodadi dan Dusun Bajulmati di Desa Gajahrejo.
Sebelumnya diberitakan, meluapnya sungai ini menyebabkan banjir di empat dusun yang berada di Desa Sitiarjo dan Desa Kedungbanteng, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.
Baca Juga: Atasi Banjir di Tirtoyudo, Normalisasi Sungai Tundo Makan Waktu 2 Bulan
Beberapa jam sebelum terjadi banjir, hujan dengan intensitas sedang hingga deras melanda bagian hulu Sungai Pangaluran yang berada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Akibat tingginya debit air, bagian hilir sungai yang berada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Kecamatan Gedangan meluap.
“Hujan deras di bagian hulu diduga menjadi pemicu terjadinya peningkatan debit air sehingga meluap dan menggenangi permukiman,” terang Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan.
Baca Juga: Fenomena Gelombang Rossby, Penyebab Banjir Ekstrem di Bali Menurut BMKG
Ia menyebut sebanyak 45 rumah terdampak banjir dengan tinggi kurang lebih 60 centimeter ini. Sebanyak 25 rumah berada di Desa Sidodadi dan 20 rumah lainnya berlokasi di Desa Gajahrejo.
Air yang meluap dari sungai juga membawa material berupa lumpur dan batang pohon. Meski banjir kini telah surut, rumah warga dan sebagian jalan yang terdampak masih dipenuhi lumpur serta material lainnya.
“Saat ini banjir berangsur surut. Kami bersama unsur lainnya bergotong rotong bersama warga untuk membersihkan material,” kata Sadono.
Banjir akibat meluapnya Sungai Pangaluran terjadi hampir setiap tahun. Desa Sitiarjo yang dialiri bagian hilir Sungai Pangaluran kerap terdampak banjir di saat bagian hulu dilanda hujan deras.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























