Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Nasional

18 Jam Menuju Masalembu, Pulau Terluar Jawa Timur

Redaksi by Redaksi
Juni 13, 2025 11:46 am
in Nasional
Kapal perintis Sabuk Nusantara yang menghubungkan Surabaya ke Masalembu. Foto/Herlianto. A

Kapal perintis Sabuk Nusantara yang menghubungkan Surabaya ke Masalembu. Foto/Herlianto. A

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Bayangan banyak orang, perjalanan 18 jam bisa sampai Amerika Serikat dengan pesawat. Tetapi kali ini dalam pejalanan hampir sehari semalam itu, hanya tiba di ujung terjauh Provinsi Jawa Timur. Yaitu pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep. Apa istimewanya pulau ini dan ada apa di sana?

Saya asli orang Masalembu, lahir di sana, menempuh pendidikan dari SD hingga SMA di pulau ini juga. Sejak tahun 2009, saya mulai tinggal di Kota Malang untuk belajar di jenjang perguruan tinggi.

READ ALSO

Restitusi Pajak Tersendat, Pengamat: Berdampak Pada Kepercayaan Investor

Presiden Prabowo Resmikan 1.061 KDKMP, Target 30 Ribu Koperasi di Agustus 2026

Setiap tahun sekali saya pulang terutama di Hari Raya Idul Fitri. Ini sudah menjadi tradisi bagi warga Masalembu lainnya yang berada di luar pulau. Orang-orang menyebutnya sebagai tradisi mudik.

Baca Juga: Nelayan Tradisional Masalembu Gelar Pawai Sambut Pelarangan Cantrang

Lebaran 2025 ini, saya juga pulang ke pulau kelahiran ini. Tetapi sudah tidak sendirian, melainkan bersama keluarga sebanyak total lima orang. Kami berangkat dari pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dengan kapal perintis Sabuk Nusantara. Kapal ini berkapasitas sekitar 300 orang saja.

Orang-orang Masalembu yang akan berlayar dengan kapal Sabuk Nusantara. Foto/Herlianto
Orang-orang Masalembu yang akan berlayar dengan kapal Sabuk Nusantara. Foto/Herlianto

Sabuk Nusantara berlayar menghubungkan pulau-pulau kecil di Kabupaten Sumenep, seperti Keramian, Kangean, Sapeken, Nonggunong, dst. Setelah itu, balik lagi ke Surabaya. Jadi kapal dari Masalembu ke Surabaya hanya ada sekitar sembilan hari sekali setelah berputar dari pulau ke pulau tersebut.

Jarak pulau Masalembu dari Surabaya sekitar 160 mil atau sekitar 317 kilometer. Jarak ini diperkirakan dari Kota Malang ke ujung timur Banyuwangi.

Baca Juga: Ekonomi Madura, Kemiskinan dan Keterbelakangan

Tapi mengapa selama itu perjalanannya? Kami menggunakan kapal laut tentu tidak bisa banter seperti bus, kereta api apalagi pesawat. Karena itu, kami berusaha menikmati perjalanan ini dengan menu-menu di atas kapal yang tentunya dengan harga “kurang wajar”. Misalnya saja, air minum ukuran botol menengah Rp10 ribu.

Kala Pulau Masalembu Terlihat

Kami berangkat dari Surabaya sekitar pukul 18.00 WIB, tiba di Masalembu keesokan harinya pukul 12.00 WIB. Meski perjalanan cukup lama, tetapi semua seperti terbayar tuntas ketika pulau dengan luas sekitar 41,79 kilometer itu mulai terlihat dari atas kapal. Terlihat dari atas kapal, perahu-perahu nelayan tampak melaju di sudut kejauhan memburu ikan.

Suasana di atas Kapal Sabuk Nusantara. Foto/Herlianto. A
Suasana di atas Kapal Sabuk Nusantara. Foto/Herlianto. A

Mereka sedang mengelilingi rompong, rumah ikan yang sengaja dibuat dari ikatan bambu, daun kelapa dan diikat dengan pemberat batu sehingga tidak hilang ditelan arus laut. Pada rompong inilah warga Masalembu mendapat ikan untuk menyambung hidupnya dari tahun ke tahun.

Rumah-rumah ikan ini, berjarak sekitar 20 mil dari bibir pantai Masalembu. Biasanya, dua jam kemudian akan tiba di pelabuhan yang berada di bagian selatan pulau yang dikenal sebagai segitiga bermuda Indonesia tersebut.

Rumah saya hanya berjarak sekitar lima menit saja dari pelabuhan ini dengan mengendarai motor. Ini terbilang sangat dekat.

Pulau Masalembu adalah satu kecamatan kepulauan dengan empat desa, yaitu desa Masalima, Masakambing, Sukajeruk dan Keramian. Adapun Masakambing dan Keramian berada di pulau yang berbeda.

Untuk menuju ke pulau Masakambing kita harus berlayar lagi kearah utara dengan perahu kecil sekitar dua jam perjalanan laut. Sementara untuk ke pulau Keramian lebih jauh lagi yaitu lima jam perjalanan. Pulau ini sudah lebih dekat ke Kalimantan Selatan ketimbang ke Surabaya. Entah mengapa administrasinya tidak ikut Kalsel saja.

Rumah Panggung milik warga Mandar yang ada di Masalembu. Foto/Herlianto. A
Rumah Panggung milik warga Mandar yang ada di Masalembu. Foto/Herlianto. A

Emangnya ada apa di Masalembu? Banyak hal-hal unik di pulau ini. Mulai dari ditemukannya burung kakak tua jambul kuning yang disebut sudah punah. Disebut pulau segitiga bermuda Indonesia. Ada banyak kapal yang karam di pulau laut Jawa ini, termasuk yang paling fenomenal adalah tenggelamnya kapal Tampomas II pada tahun 1981.

Selain itu, tentu saja sebagai kepulauan ada kekayaan laut yang melimpah, tradisi kehidupan warganya yang dipengaruhi struktur alam Masalembu, potensi wisata laut, hingga kuliner khas yang mungkin hanya ada di pulau ini.

Lebih-lebih warga Masalembu yang diperkirakan jumlahnya menurut data BPS Sumenep tahun 2019 sekitar 26.676 jiwa, terdiri dari tiga suku, yaitu Madura, Bugis, dan Mandar. Tiga suku ini hidup berdampingan secara damai dan tentu saja ada proses akulturasi yang unik, mulai dari tradisi ritual keagamaan hingga pernikahan.

Pembaca yang budiman saya akan melanjutkan cerita tentang Masalembu secara berseri di Tugumalang.id. Bersambung…

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Herlianto. A

Editor: Herlianto. A

Tags: jawa timurMasalembuPulau MasalembuSumenep

Related Posts

Pengamat Perpajakan dan Kebijakan Publik Adib Miftahul. Foto: Dok
Nasional

Restitusi Pajak Tersendat, Pengamat: Berdampak Pada Kepercayaan Investor

Sabtu, 23 Mei 2026
Presiden Prabowo meresmikan 1.061 KDKMP dalam kunjungannya ke Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. /Foto:dok
Nasional

Presiden Prabowo Resmikan 1.061 KDKMP, Target 30 Ribu Koperasi di Agustus 2026

Sabtu, 16 Mei 2026
Reshuffle Kabinet
Nasional

Sah Dilantik! Daftar Enam Pejabat Baru Reshuffle Kabinet Merah Putih Periode April 2026

Senin, 27 Apr 2026
Ilustrasi jarak bulan dan bumi. Foto: Pixabay
Nasional

Bulan Perlahan Makin Jauh ‘Meninggalkan’ Bumi, Haruskah Kita Khawatir?

Jumat, 27 Feb 2026
Ilustrasi tarif impor AS. Foto: Freepik
Nasional

Tarif Impor AS Terbaru Picu Ketidakpastian Global, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Selasa, 24 Feb 2026
Lapas Kelas I Malang
Nasional

Ramadan 2026 di Lapas Kelas I Malang, Warga Binaan Khusyuk Tarawih dan Tadarus

Senin, 23 Feb 2026
Next Post
Ilustrasi membuat PPT menggunakan Autoppt. Foto/Pixabay

Cara Membuat PPT Profesional dengan AI Menggunakan Autoppt

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.