Sabtu, Juli 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Nasional

Restitusi Pajak Tersendat, Pengamat: Berdampak Pada Kepercayaan Investor

Redaksi by Redaksi
Mei 23, 2026 4:00 pm
in Nasional
Pengamat Perpajakan dan Kebijakan Publik Adib Miftahul. Foto: Dok

Pengamat Perpajakan dan Kebijakan Publik Adib Miftahul. Foto: Dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pengamat Perpajakan dan Kebijakan Publik Adib Miftahul menyebut jika situasi tersendatnya pencairan restitusi pajak di Indonesia yang kini mulai terjadi dapat berpengaruh terhadap kepercayaan investor.

Diketahui, keluhan atas tersendat pencairan restitusi pajak mulai ramai disuarakan para wajib pajak dan pelaku usaha. Sejumlah perusahaan mengaku proses pengembalian kelebihan pembayaran pajak mengalami keterlambatan hingga berbulan-bulan, meski tahapan administrasi disebut telah selesai.

READ ALSO

Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat Kulon Progo, Ditarget Rampung Pertengahan Juli

Tahun 2027 Jadi Momentum Integrasi, Gus Ipul Minta Seluruh Program Kemensos Bergerak Satu Arah

Keluhan tersebut muncul di berbagai platform media sosial dan forum perpajakan. Sejumlah wajib pajak mengaku dana pengembalian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang seharusnya sudah masuk ke rekening perusahaan, namun hingga kini belum dicairkan.

Baca Juga: Maksimalkan Program Bapenda Menyapa Warga, Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Malang Capai 25,68 Persen

Sejumlah wajib pajak bahkan ada yang mengaku bahwa restitusi PPN untuk masa Januari 2026 seharusnya telah diterima sejak April/ Sedangkan dokumen administrasi seperti Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPKPP) dan konfirmasi rekening telah diterbitkan.

Keluhan lain yang juga muncul dari wajib pajak yang mengaku pengembalian dana miliaran rupiah tertunda bahkan lebih dari satu bulan. Disebutkan, penundaan terjadi akibat kendala internal di kantor pajak.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha. Keterlambatan pencairan restitusi dinilai dapat mengganggu arus kas perusahaan, khususnya bagi pelaku usaha yang sangat bergantung pada perputaran modal.

Baca Juga: Maksimalkan Program Bapenda Menyapa Warga, Realisasi Pajak Daerah Kabupaten Malang Capai 25,68 Persen

Adib Miftahul yang juga dosen FISIP UNIS Tangerang menyebut, praktik keterlambatan restitusi bukan fenomena baru. Dia mengatakan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas apabila terjadi secara terus-menerus.

Menurutnya, investor akan melihat kepastian administrasi dan kepastian usaha. Ketika proses pengembalian hak wajib pajak mengalami hambatan, hal itu dapat mempengaruhi persepsi terhadap iklim investasi.

Kepastian hukum dan administrasi perpajakan menjadi salah satu faktor penting yang diperhatikan investor sebelum menanamkan modal,” ujar dia, Jumat (22/5/2026).

Di sisi lain, pemerintah sebelumnya juga pernah menyampaikan terkait adanya tekanan terhadap kondisi fiskal nasional. Namun sejumlah pihak mengingatkan agar kondisi tersebut tidak berdampak pada hak wajib pajak yang telah memenuhi seluruh ketentuan.

Pelaku usaha berharap Direktorat Jenderal Pajak memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab keterlambatan, sekaligus memastikan adanya kepastian waktu pencairan restitusi.

Sebab bagi pelaku dunia usaha, persoalannya bukan hanya sekadar administrasi, tetapi juga menyangkut kepercayaan terhadap sistem perpajakan dan iklim investasi nasional.

Sebelumnya, Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan, pemerintah tidak menetapkan kuota maupun pembatasan pencairan restitusi pajak di setiap kantor pelayanan pajak. Sejak April 2026, kata Purbaya, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah mencairkan restitusi lebih bayar pajak senilai lebih dari Rp160 triliun kepada wajib pajak.

“Proses pengembalian kelebihan pembayaran pajak berjalan normal. Namun, DJP kini memperketat pengawasan dan penelitian guna memastikan restitusi tepat sasaran.

“Tidak ada kuota pencairan restitusi di tiap kantor pajak. Kami hanya memastikan restitusi tersebut benar atau tidak. Kalau ada yang tidak wajar, tentu ditahan terlebih dahulu,” beber Purbaya.

Purbaya meminta DJP lebih berhati-hati serta meneliti kembali mekanisme dan validitas pengajuan restitusi dari wajib pajak. “Pengetatan telah dilakukan dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 28 Tahun 2026,” kata Purbaya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlinto. A

Tags: adib miftahuldirektorat jenderal pajakDJPmenteri keuanganrestitusi pajak

Related Posts

wamensos
Advertorial

Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat Kulon Progo, Ditarget Rampung Pertengahan Juli

Rabu, 1 Jul 2026
Gus Ipul Tekankan Program Kemensos
Advertorial

Tahun 2027 Jadi Momentum Integrasi, Gus Ipul Minta Seluruh Program Kemensos Bergerak Satu Arah

Selasa, 30 Jun 2026
Menteri sosial Gus Ipul
Advertorial

Gus Ipul: Sekolah Rakyat Dimulai dari Kejujuran Soal Anak Tidak Sekolah

Senin, 29 Jun 2026
Gus Ipul Lantik 8 Pejabat Kemensos
Nasional

Gus Ipul Lantik 8 Pejabat Kemensos, Minta Kawal Program Sekolah Rakyat

Jumat, 19 Jun 2026
BEM UI
Nasional

5 Tuntutan Aksi BEM UI 12 Juni 2026: Setop MBG dan Turunkan Harga BBM

Jumat, 12 Jun 2026
Pimpinan bgn
Nasional

Copot Dadan Hindayana, Ini Daftar Pimpinan BGN yang Baru

Rabu, 3 Jun 2026
Next Post
Rekomendasi kuliner Pasar Induk Among Tani Kota Batu yang wajib dicoba. /Foto: Google Review Pasar Induk Among Tani Kota Batu/Yustika Muharastri.

Surga Pecinta Kuliner! 4Kuliner Pasar Induk Among Tani Kota Batu yang Wajib Dicoba

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.