Malang, Tugumalang.id – Rektor Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik, Dr. K.H. Mohammad Majduddin, Lc, MA, atau yang akrab disapa Gus Udin, resmi meraih gelar doktor dengan predikat cumlaude dalam bidang Ekonomi Syariah dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang. Pencapaian ini diumumkan dalam prosesi Wisuda Pascasarjana UIN Malang ke-87 yang digelar pada Sabtu (19/7/2025).
Gus Udin menjadi salah satu wisudawan istimewa dengan nomor urut 800. Wisuda ini juga turut dihadiri oleh sejumlah tokoh publik, termasuk musisi dan pegiat sosial Anang Hermansyah dan Ashanty, yang menambah kemeriahan suasana.
Sebagai Rektor UNKAFA, salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) terkemuka di wilayah Pantura Jawa Timur, kehadiran Gus Udin dalam acara tersebut disebut sebagai tamu kehormatan oleh pihak kampus.
Baca juga: Disertasi Doktor UIN Malang Ungkap Alasan Kyai Pilih Platform Digital untuk Zakat
Inovasi Zakat Digital: Topik Disertasi yang Relevan dan Visioner
Dalam disertasi berjudul “Faktor Penentu Niat Muzakki untuk Mengadopsi Aplikasi Pembayaran Zakat Melalui Platform Digital Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS): Studi Kasus pada Kyai di Jawa Timur”, Gus Udin menyoroti peluang dan tantangan dalam transformasi digital zakat.
Penelitiannya mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi niat para muzakki, terutama dari kalangan kyai, untuk menggunakan aplikasi digital dalam pembayaran zakat melalui platform resmi BAZNAS.
“Topik zakat dan digitalisasi sangat relevan. Di Jawa Timur saja, potensi zakat tahun 2021 mencapai Rp547,4 miliar, namun realisasinya masih sekitar Rp122 miliar. Ini menunjukkan adanya celah besar yang bisa dijembatani dengan inovasi teknologi,” jelas Gus Udin.
Promotor disertasi, Prof. Dr. H. Nur Asnawi, mengapresiasi kontribusi ilmiah Gus Udin, terutama dalam mengintegrasikan aspek religiusitas, kepercayaan (trust), dan kemudahan penggunaan teknologi dalam konteks filantropi Islam.
“Penelitian ini penting untuk masa depan pengelolaan zakat. Kombinasi nilai spiritual dan teknologi menjadi pendekatan yang sangat relevan di era digital,” terang Prof. Nur Asnawi.
Perjuangan yang Tidak Mudah dan Dukungan Keluarga
Selama menempuh studi doktoral di UIN Malang, juga berkaitan dengan kewajiban dan tugas sebagai pengasuh MBS 3 Benjeng, Gresik, Jawa Timur. Terlepas dari kewajibannya sebagai Rektor UNKAFA, Gus Udin seringkali menempuh perkuliahan dengan pulang pergi karena banyaknya aktivitas keseharian yang sudah menjadi rutinitas.
Kewajiban study bisa diselesaikan tepat waktu dalam 6 semester. Thema zakat dengan platform digital yang menjadi fokus penelitian dalam menyelesaikan tugas akhir (disertasi) memberikan kontribusi pada pola perkembangan zakat modern.
Baca juga: Beasiswa Zakat Indonesia 2025 Resmi Dibuka, Kuliah Gratis hingga Laptop
Serta dukungan keluarga menjadi motivasi bagi Gus Udin untuk menyelesaikan studi doktoralnya. Begitu besar dukungan istri dan kelima orang anaknya menjadi penyemangat mengantarkan kesuksesan bagi Gus Rektor.
Masa perkuliahan ditempuh dengan jarak tempuh yang lumayan jauh tidak menyurutkan niat tholabul ilmu baginya. Angkatan ketiga di Studi Doktoral Ekonomi Syariah UIN Malang, Gus Udin mampu menjadi lulusan nomor dua dalam angkatannya.
Harapan besar dari Pengasuh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Suci Manyar, Gresik akan ketuntasan masa studi menjadi semangat besar bagi Gus Udin menyelesaikan studi tepat waktu.
Secara khusus, ia memang dipersiapkan untuk menjadi seorang ulama sekaligus akademisi, dengan kelengkapan jenjang pendidikan yang dimiliki oleh Pondok Pesantren MBS di mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga jenjang S3 Pascasarjana.
Baca juga: Keunggulan Prodi S1 Perbankan Syariah FEB Unisma, Tuai Banyak Prestasi
Dibutuhkan seorang nahkoda yang tepat untuk mengarahkan laju kapal ke masa depan. Hal inilah yang membuat Gus Udin selalu mendapat dukungan dan dorongan lahir batin dari pengasuh pondok.
Harapan besar diberikan kepada Gus Udin untuk mencapai jenjang akademik tertinggi. Berlabuhnya studi doktoral di UIN Malang juga sudah sangat relevan melihat hubungan erat antar institusi maupun pribadi dalam meningkatkan kualitas.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko
























