Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

YAPPIKA dan SEPAHAM Menata Jejaring Masyarakat Sipil, Menyehatkan Demokrasi di Malang

Redaksi by Redaksi
Februari 1, 2026 8:09 am
in News
Acara basis menguatkan masyarakat sipil di Malang oleh SEPAHAM dan YAPPIKA. Foto/Herly

Acara basis menguatkan masyarakat sipil di Malang oleh SEPAHAM dan YAPPIKA. Foto/Herly

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Semakin menyempitnya ruang demokrasi bagi masyarakat sipil secara nasional dan termasuk di Malang Raya menjadi perhatian serius Yayasan Penguatan Partisipasi dan Kemitraan Masyarakat Indonesia (YAPPIKA) dan Serikat Pengajar Hak Asasi Manusia (SEPAHAM).

Dua organisasi ini mengadakan program BASIS (Building an Enabling Environment and Strong Civil Society in Indonesia) di Hotel Santika Kota Malang pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026.

READ ALSO

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

Hadir tiga pembicara dalam acara tersebut, yaitu Cekli Setya Pratiwi dari akademisi fakultas hukum UMM Malang, Riza Imaduddin Abdali, civil society advocacy specialiss-YAPPIKA, dan Fredy Torang W. Munthe, peneliti lokal RA IMS Malang.

Baca Juga: AMSI dan 12 Organisasi Masyarakat Sipil Tandatangani Komitmen Pemilu Damai 2024

Dalam pemaparannya, Cekli Setya Pratiwi mengatakan bahwa demokrasi hari ini masih sebatas prosedural, belum substansial. “Demokrasi kita secara prosedur okay, tetapi secara substansi belum. Ruang sipil semakin sempit, peran sipil semakin berkurang,” kata dia.

Cekli Setya Pratiwi, saat memberikan pemaparan. Foto/Herly
Cekli Setya Pratiwi, saat memberikan pemaparan. Foto/Herly

Kata dia, harusnya demokrasi di Malang terkawal dengan baik, karena Malang menjadi barometer. Ada banyak OMS (Organisasi Masyarakat Sipil) yang bergerak di bidang berbeda-beda serta sebagai basis kampus. “Tetapi sepertinya di Malang masih ada masalah berkaitan dengan ruang sipil,” katanya.

Cekli, sapaan akrabnya, mengatakan demokrasi harusnya ada kedaulatan rakyat, akuntabilitas publik, kebebasan berekspresi, dan perlindungan minoritas.

Riza Imaduddin Abdali memaparkan berbagai bentuk kekerasan yang diterima oleh Organisasi Masyarakat Sipi (OMS) selama ini. Misalnya, kekerasan dalam bentuk proyek nasional, kontrol administratif, stigmatisasi. “Selain itu, kekerasan fisik dan intimidasi, kriminalisasi dan pembatasan digital,” katanya.

Zainudiin, fasilitator di acara BASIS saat memandu peserta. Foto/Herly
Zainudiin, fasilitator di acara BASIS saat memandu peserta. Foto/Herly

Berbagai persoalan ini belum tertangani dengan baik, karena salah satunya OMS masih bergerak sendiri-sendiri belum berjejaring. Jarangnya OMS untuk berjejaring ini disebabkan oleh ada masalah di internal OMS tersebut, soal pendanaan dan keberlanjutan dan jejaring serta SDM.

Fredy Torang W. Munthe menjelaskan hasil surveinya dari 100 OMS di Malang. Hasil penelian ini menunjukkan bahwa OMS di Malang kuat secara nilai tetapi rentan secara struktural. “Kolaborasi antar OMS terbatas, bergantung pada donor, dana yang ada masih swadaya dan diversifikasi usahanya terbatas,” paparnya.

Muktiono, Ketua SEPAHAM saat memberikan sambutan. Foto/Herly
Muktiono, Ketua SEPAHAM saat memberikan sambutan. Foto/Herly

Sementara Ketua SEPAHAM, Muktiono menjelaskan bahwa acara BASIS yang diselenggarakan bersama YAPPIKA ini memang dirancang untuk menguatkan posisi masyarakat sipil yang ada di Malang Raya.

“Kita ingin membangun kolaborasi, antara OMS dengan akademisi dan dengan pemerintah juga,” katanya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Fransisca Fitri Kurnia Sri, Direktur Eksekutif YAPPIKA. Kemudian juga turut hadir para Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) di Malang Raya dan daerah sekitarnya. Seperti Aksi Kamisan, Gusdurian Malang, hingga PATTIRO. Kemudian perwakilan Dinas Sosial Kota Malang.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Herlianto. A

Editor: Jatmiko

Tags: kota malangMasyarakat SipilSEPAHAMYAPPIKA

Related Posts

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang
News

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Rabu, 15 Jul 2026
Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia
News

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026
Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying
News

Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying

Rabu, 15 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur

Rabu, 15 Jul 2026
29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa
News

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

Selasa, 14 Jul 2026
Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu
News

Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu

Selasa, 14 Jul 2026
Next Post
Penampilan Wawan Saktiawan dalam Grand Final Stand Up Comedy Malang Jeh (STMJ) 2026 di MCC (dok. TugumalangID)

Komika Wawan Saktiawan dan Boby Darwin Guncang Grand Final Stand Up Comedy Malang Jeh 2026 di MCC

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.