Selasa, Juli 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Waspada Cacing Gelang: Gejala, Penularan, Pencegahan dan Dampaknya Kesehatan

Redaksi by Redaksi
Agustus 23, 2025 10:48 am
in Tugu Sehat
Cacing gelang. Foto/pinterest

Ilustrasi cacing gelang. Foto/pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Cacing gelang atau ascaris lumbricoides merupakan parasit usus yang sering dijumpai di wilayah tropis. Infeksi dapat menimbulkan masalah kesehatan serius, terutama pada anak-anak.

Artikel ini membahas empat aspek utama terkait cacing gelang, yaitu penularan, gejala, pencegahan, serta dampaknya bagi kesehatan.

READ ALSO

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Cacing gelang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global. WHO memperkirakan ratusan juta orang di dunia terinfeksi setiap tahun, dengan angka tertinggi di negara-negara berkembang (StatPearls, 2023).

Baca Juga: Kampanyekan Kesehatan Mental di Kota Malang, Indonesia Sehat Jiwa Bongkar Cara Atasi Overthinking

Di Indonesia, prevalensi cacing gelang masih cukup tinggi. Berdasarkan penelitian Media Analis Kesehatan tahun 2025, di Sulawesi Selatan menunjukkan angka 30,7 persen anak usia sekolah terjangkit cacing tersebut.

1. Cara Penularan

Penularan cacing gelang terjadi melalui makanan, minuman, atau tangan yang terkontaminasi telur cacing. Telur biasanya terdapat pada tanah atau sayuran yang tercemar tinja manusia.

Baca Juga: Kemenko PM Turun Gunung Sukseskan Program Nasional Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Malang

Menurut Mayo Clinic (2023), setelah tertelan, telur menetas di usus, lalu larva bermigrasi ke paru-paru sebelum kembali ke usus untuk tumbuh menjadi cacing dewasa. Faktor risiko meliputi sanitasi buruk, kebiasaan tidak mencuci tangan, dan konsumsi sayuran mentah (StatPearls, 2023).

2. Gejala Infeksi

Manifestasi klinis cacing gelang sangat bergantung pada jumlah cacing di dalam tubuh. Berdasarkan studi yang dipublikasikan di PubMed tahun 2009, gejala yang sering muncul antara lain nyeri perut.

Perut terasa penuh atau kembung, menurunnya nafsu makan, serta kesulitan dalam peningkatan berat badan. Infeksi kronis dapat berkontribusi pada malnutrisi dan hambatan pertumbuhan anak.

3. Pencegahan

Upaya pencegahan infeksi cacing gelang mencakup pendekatan perilaku dan lingkungan. Menurut StatPearls (2023), langkah penting meliputi:

– Membersihkan tangan menggunakan sabun sebelum makan serta sesudah buang air besar.

– Memasak makanan hingga matang serta mencuci buah dan sayuran dengan bersih.

– Mengonsumsi air bersih yang terjamin kualitasnya.

– Melaksanakan program pemberian obat cacing massal di daerah endemis.

4. Kasus Parah dan Implikasi Kesehatan

Pada infeksi berat, askariasis dapat menyebabkan komplikasi serius. Menurut Mayo Clinic (2023), cacing dewasa dapat keluar melalui mulut atau hidung, selain itu dapat terjadi obstruksi usus yang berakibat fatal bila tidak ditangani.

Penelitian Media Analis Kesehatan (2025) juga menunjukkan adanya hubungan signifikan antara askariasis dengan status gizi buruk pada anak.

Infeksi Ascaris lumbricoides atau biasa dikenal dengan cacing gelang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia.

Empat aspek utama yang perlu diperhatikan adalah: (1) penularan melalui makanan dan minuman tercemar, (2) gejala klinis yang memengaruhi status gizi, (3) pencegahan dengan PHBS, sanitasi, dan obat cacing massal, serta (4) dampak serius pada kasus berat. Upaya komprehensif berbasis edukasi, sanitasi, dan intervensi medis sangat diperlukan untuk menurunkan prevalensi cacing gelang.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Lailatul Hikmah A. (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: anakAnak CacinganCacing GelangGejala Cacing Gelang

Related Posts

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Pria Mulai Rp 900 Ribu!

Sabtu, 27 Jun 2026
PSLCNet Al Qowiy Tanjungpinang gelar webinar session sebagai bentuk dukungan terhadap tumbuh kembang anak, khususnya anak dengan gangguan autisme. /Foto: Dok. PSLC.
Tugu Sehat

Gratis! Ikuti Event Webinar Session PSLCNet Al Qowiy Tanjungpinang

Kamis, 25 Jun 2026
Next Post
Fakta menarik laga Arema FC vs Bhayangkara Presisi FC di pekan ke-3 BRI Super League 2025/2026. /Foto: Instagram @aremafcofficial

Fakta Menarik Arema FC vs Bhayangkara Presisi FC: Sukses Lanjutkan Momentum

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.