Malang, Tugumalang.id – Warga RT 07 RW 16 Perumahan Blan Terang Utama (BTU), Kedungkandang, Kota Malang, punya cara berbeda memperingati dan mengenang jasa pahlawan pada Agustus 2026.
Jika banyak daerah memilih menghias kampung dan mengadakan berbagai lomba, warga RT yang terdiri atas Blok KR 26, 27, 28, dan 29 BTU itu memilih memajang foto dan kisah para pahlawan di depan rumah.
Puluhan kepala keluarga (KK) memasang foto pahlawan tepat di bawah tiang bendera merah putih. Foto tersebut dilengkapi artikel pendek tentang kisah kepahlawanan mereka dalam perjuangan memerdekakan negeri ini.
Uniknya, bukan hanya pahlawan nasional yang ditampilkan. Warga juga memberikan tempat kepada sejumlah tokoh yang dinilai sebagai pahlawan dari Malang dalam bentuk poster besar di beberapa sudut perumahan.
Beberapa pahlawan lokal yang ditampilkan antara lain KH Malik, Kyai Tamin, Hamid Rusdi, dan Acub Zaenal.
Baca juga: Mengenal Sosok KH Masjkur, Ulama dan Pahlawan Nasional dari Malang Penegak Keutuhan Indonesia
Ketua RT 007/RW 016 Joseph Ananda menyampaikan, ide tersebut merupakan gagasan bersama pengurus RT dan warga. Kemerdekaan yang dirasakan saat ini merupakan hasil perjuangan para pahlawan sehingga tidak boleh dilupakan.
“Kami yang bisa menikmati kemerdekaan ini merupakan buah perjuangan para pahlawan. Kami ingin terus mengenang dan mengingat. Bukan sekadar perayaan hura-hura. Dengan memajang gambar dan kisah mereka, maka kami di RT bisa terus mengingat,” ucap pria berkacamata ini.
Baca juga: Hamid Rusdi: Pahlawan Nasional dari Malang yang Mewariskan Semangat Perjuangan
Terkait pemilihan pahlawan asli Malang, pria yang akrab disapa El Kepet itu mengatakan, hal tersebut menjadi bukti bagaimana arek Malang menghargai jasa para pejuang. Apalagi, Malang juga merupakan wilayah perjuangan pada masa kemerdekaan.
“Dari referensi yang ada kami memilih beberapa tokoh yang bisa dianggap pahlawan. Seperti KH Malik, Kyai Tamin, bahkan Acub Zaenal, yang merupakan pendiri Arema, yang akhirnya mampu mempersatukan Arek Malang hingga sekarang,” ucapnya.
Sementara itu, Adi, salah satu warga RT 007, menyambut baik kegiatan tersebut. Dia berharap generasi muda tidak melupakan jasa para pahlawan dan memahami nilai-nilai perjuangan mereka.
“Saya senang ya, jadi anak-anak juga bisa mengetahui bagaimana perjuangan para pahlawan. Termasuk yang lokal Malang, yang kisahnya jarang diketahui,” kata Adi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: El Kepet (Pembaca TM)
editor: jatmiko

























