Malang,Tugumalang.id – Grounded Leadership Coaching (GLC) yang digelar di Kota Malang lebih dari sekadar ruang belajar kepemimpinan dan bisnis. Bagi para peserta, pelatihan yang dipandu business coach Imam Muhajirin Elfahmi atau Coach Fahmi itu juga menjadi momentum untuk mengubah pola pikir dan menemukan ruang pertumbuhan baru dalam bisnis.
GLC angkatan ke-22 baru saja merampungkan kegiatan setelah lima hari ditempa dengan ilmu kepemimpinan. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (11/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026).
GLC angkatan ke-22 diikuti 74 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka tidak hanya berasal dari Pulau Jawa, tetapi juga datang dari sejumlah wilayah di luar Jawa, seperti Nusa Tenggara Timur, Kalimantan, dan Sumatera.
Salah satu peserta, Syafii Effendi, mengaku mendapatkan banyak perspektif baru selama mengikuti GLC. Peserta asal Jakarta yang berbisnis di bidang industri pendidikan melalui PT Sinergi Edukasi Global tersebut menyebut pertumbuhan sebagai kata kunci yang paling dirasakan selama mengikuti workshop.
“Workshop ini mendesain kita, meredesain pikiran kita, meredesain strategi kita, meredesain cara kerja, meredesain visi kita untuk beroperasi di skala yang besar,” kata Syafii.

Ia menilai GLC membantunya menemukan ruang-ruang pertumbuhan yang sebelumnya belum terpikirkan. Perspektif tersebut dinilai penting, terutama bagi para pemimpin maupun generasi muda yang dipersiapkan menghadapi Indonesia Emas 2045.
“Workshop ini saya rasa sangat perlu bagi para leader dan bagi para new leader untuk Indonesia Emas. Anak-anak muda harus mendatangi workshop-workshop seperti ini, biar pikirannya itu berada di skala yang bisa melompati zamannya,” ujarnya.
Baca juga: Tutup GLC Angkatan ke-22, Coach Fahmi Ingatkan Makna Kepemimpinan
Syafii bukan kali pertama mengikuti program yang digelar Coach Fahmi. Ia mengaku telah mengikuti berbagai kelas sejak sekitar 2014-2015. Menurutnya, konsistensi menjadi salah satu hal yang membuat program tersebut tetap relevan.
“Ini adalah salah satu platform pertumbuhan yang juga ikut bertumbuh dan mengikuti perkembangan zaman,” katanya.
Ia juga merasakan dampak pembelajaran yang telah diikuti terhadap perkembangan bisnisnya. Syafii menyebut omzet perusahaannya mengalami peningkatan hingga 30 kali lipat, disertai pertumbuhan jumlah tim dan perluasan jangkauan bisnis.
“Saat ini kami beroperasi di hampir semua provinsi. Kemudian kami sudah mulai connect ke sekitar tujuh sampai delapan negara,” tuturnya.
Usai mengikuti GLC, Syafii berencana kembali melakukan pemetaan terhadap bisnisnya, khususnya untuk menemukan pasar dan ruang pertumbuhan baru. Ia akan melakukan riset ulang terhadap pasar, omzet, profit, tim, dan sebagainya begitu kembali ke Jakarta.
GLC Malang Buka Perspektif Bisnis Internasional
Sementara itu, peserta lainnya, Ahmad Yudhistira, mengaku GLC memberikan perubahan signifikan terhadap cara pandangnya dalam menjalankan bisnis. Sebelum mengikuti pelatihan, ia mengaku masih melihat bisnis dalam kapasitas lokal.
Namun, setelah mengikuti pembelajaran, perspektif tersebut berubah. Ia mulai melihat peluang untuk membawa bisnis ke skala internasional.
“GLC ini sangat memberikan manfaat untuk pola pikir saya. Terutama sebelumnya saya hanya berpikir kapasitas lokal. Setelah saya belajar di GLC ini, membuka pikiran saya untuk beroperasi dengan skala internasional,” kata Ahmad.
Baca juga: Coach Fahmi Tekankan Kepemimpinan Resilient-Adaptive di Tengah Bisnis Chaotic
Ia juga menyebut sejumlah materi bisnis yang dipelajari memberikan bekal fundamental untuk mengembangkan usaha. Mulai dari Business Model Canvas, pengumpulan data, hingga audit kompetitor.
Ahmad menilai materi tersebut membantu peserta memahami bisnis secara lebih sistematis. Selanjutnya mendorong keberanian untuk berpikir dalam skala yang lebih luas.
“Coach Fahmi selalu menyampaikan kita harus beroperasi skala internasional. Kita adalah warga dunia, bukan warga Indonesia. Jadi kita harus beroperasi ke seluruh dunia,” tutupnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


























