Malang, Tugumalang.id – BRI Peduli menyalurkan bantuan tanggap bencana kepada warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8/2026) itu mengakibatkan setidaknya 47 orang meninggal dunia dan ratusan rumah rusak. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, pada kedalaman 15 kilometer.
Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian diakhiri BMKG pukul 07.30 WIB. Aktivitas gempa susulan juga masih terjadi di wilayah Flores.
Hingga 16 Agustus 2026 siang, BMKG mencatat ratusan aktivitas gempa susulan dengan magnitudo berkisar 2,5 hingga 6,2.
Merespons kondisi tersebut, BRI Peduli menyalurkan bantuan tanggap bencana berupa ratusan paket makanan cepat saji, makanan ringan, air mineral, minyak goreng, beras, hingga obat-obatan bagi masyarakat terdampak.
Baca juga: Gempa NTT, Kemensos Prioritaskan Keselamatan dan Kebutuhan Warga
Bantuan disalurkan langsung oleh Relawan BRI Peduli melalui unit kerja BRI di sekitar wilayah terdampak. Penyaluran dilakukan khususnya di Maumere, Kabupaten Sikka, dan Mbay, Kabupaten Nagekeo.
Para relawan juga turun langsung ke lapangan membantu masyarakat. Bantuan diprioritaskan kepada warga yang mengalami dampak paling parah akibat bencana.
Bantuan Disalurkan Bertahap
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, pihaknya menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana gempa bumi yang terjadi di wilayah Flores, NTT.
Ia menambahkan, BRI sebagai bagian dari Danantara berkomitmen untuk turut hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia.
“BRI Peduli telah bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana gempa bumi sebagai upaya meringankan beban masyarakat,” ujar Dhanny.
Bantuan untuk korban gempa Flores akan diberikan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan kondisi di lapangan.
Dhanny memastikan BRI senantiasa proaktif dan bergerak cepat dalam menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana.
“BRI juga membantu mempercepat pemulihan pascabencana,” kata Dhanny.
Layanan Perbankan Tetap Berjalan
Selain memberikan bantuan kepada masyarakat, BRI juga memastikan keselamatan nasabah dan pekerja menjadi prioritas di tengah situasi pascagempa.
BRI telah melakukan langkah pengamanan aset di lokasi terdampak serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan asesmen terhadap kondisi bangunan dan fasilitas operasional.
Baca juga: BRI Terapkan Tiga Status Rekening Tabungan demi Tingkatkan Keamanan Transaksi
Langkah mitigasi juga disiapkan agar layanan perbankan bagi masyarakat tetap berjalan. Nasabah masih dapat memanfaatkan layanan digital melalui BRImo maupun layanan BRILink Agen yang tersedia.
“Nasabah tetap dapat mengakses berbagai layanan perbankan BRI melalui BRImo serta BRILink Agen yang tersedia. BRI juga terus memantau kondisi seluruh unit kerja di wilayah terdampak dan akan melakukan penyesuaian operasional apabila diperlukan,” kata Dhanny.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


























