Tugumalang.id – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying jelang Hari Raya Nyepi 1948 Saka dan Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026. Sebab, ketersediaan komoditas kebutuhan pokok di Kota Malang telah dipastikan aman.
Wahyu Hidayat memandang bahwa pembelian dalam jumlah yang tidak wajar justru berpotensi memengaruhi ketersediaan dan stabilitas harga di pasaran.
Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang telah memantau ketat ketersediaan dan harga komoditas kebutuhan pokok mulai di pasar, distributor, Bulog hingga Pertamina. Seluruhnya dipastikan aman.
Baca Juga: Wawali Kota Malang Tegaskan ASN Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas
“Sudah ada kepastian ketersediaan BBM, LPG, bahan pokok, itu semua aman, tersedia, tidak ada kelangkaan atau kenaikan harga. Sehingga masyarakat tidak perlu panik ketika mendengar isu isu stok habis itu,” kata Wahyu.

Soal beras, Bulog telah menyatakan stok masih tersedia untuk 10 bulan ke depan. Sementara BBM, Pertamina memastikan masih aman meski ada isu stok BBM tersisa 20 hari.
“Untuk BBM Alhamdulillah tidak ada kelangkaan. Namun, apabila terjadi sesuatu pada saat Idul Fitri, Pertamina siap mensuplai untuk masyarakat dengan armada motor sampai ke lokasi pelanggan,” urainya.
Tak hanya di hilir penyediaan kebutuhan pokok, TPID Kota Malang menurutnya juga telah memantau di tingkat hulu yakni di pertanian dan peternakan. Di sana, disebutkan bahwa kebutuhan pokok juga masih melimpah.
Baca Juga: Wali Kota Malang Usulkan Pembangunan Skywalk Kayutangan dan Suhat ke Bank Dunia
Di sisi lain, Wahyu menyebut harga kebutuhan pokok baik di pasar hingga supermarket jelang Nyepi dan Idul Fitri 2026 juga relatif stabil.
Rencananya, Pemkot Malang juga akan mengoperasikan kembali program Warung Tekan Inflasi (WTI) yang menyediakan bahan bahan pokok dengan harga murah. Program ini memungkinkan pemerintah melakukan intervensi harga secara langsung di pasar.
Beberapa komoditas bahan pokok dari luar daerah melalui skema kerjasama antar daerah akan didatangkan untuk mendukung program tersebut. Dengan demikian, daya beli seluruh lapisan masyarakat dapat tercapai dan inflasi Kota Malang terkendali.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























