Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Universitas Brawijaya Kukuhkan 2 Guru Besar, Jadi Profesor Aktif ke-168 dan 169

Redaksi by Redaksi
Juli 19, 2022 7:21 pm
in Pendidikan
universitas brawijaya

Prof Dr Ir Abdul Wahib Muhaimin MS (kiri) dikukuhkan sebagai profesor di bidang Ilmu Majemen Agribisnis dan Prof Dr Rudianto MA (kanan) dikukuhkan sebagai profesor di bidang Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan. Foto: Feni Yusnia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Universitas Brawijaya (UB) bakal mengukuhkan dua Guru Besar yakni Prof Dr Ir Abdul Wahib Muhaimin MS yang dikukuhkan sebagai profesor di bidang Ilmu Majemen Agribisnis dan Prof Dr Rudianto MA yang dikukuhkan sebagai profesor di bidang Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Lautan. Pengukuhan keduanya akan berlangsung di Gedung Samantha Krida UB, pada Rabu (20/7/2022).

Dengan demikian, Abdul Wahib merupakan profesor ke-30 dari Fakultas Pertanian dan profesor aktif ke-168 di UB. Sedangkan Rudianto merupakan profesor aktif ke-14 di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan profesor aktif ke-169 di UB.

READ ALSO

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Abdul Wahib mengatakan, dalam pengukuhan itu dirinya mengusung orasi ilmiah berjudul “Mutu Keinginan dan Healthy Food Choice dalam Hubungannya dengan Kepuasan dan Kesehatan Konsumen Makanan Milenial”. Alasannya, karena pesatnya pertumbuhan mekanan cepat saji saat ini yang diikuti dengan karakteristik keinginan generasi milenial saat ini untuk cenderung makan berlebihan dan lepas kontrol.

“Hal tersebut memberikan dampak negatif seperti banyaknya penderita serangan jantung, stroke, sampai diabetes pada mereka. Fenomena ini mengundang keprihatinan saya untuk fokus pada pengembangan gagasan ke depan tentang konsep Healthy Food Choice itu sendiri bagi generasi milenial,” jelasnya, pada Selasa (19/7/2022).

Tak hanya itu, kata dia, perilaku konsumen terhadap makanan milineal juga didasari psikologis konsumen dan proses pengambilan keputusan yang didasarkan kesadaran akan keinginan. Oleh karena itu, di era sekarang, pemasar produk makanan menyediakan dengan aneka ragam pilihan dan menyesuaikan kebutuhan konsumen.

Sebab itu, kata dia, di tengah pesatnya pembelian makanan secara online, maka disarankan khususnya kepada pemilik kafe, kedai, ataupun mal agar menyertakan informasi di website yang dimiliki tentang pentingnya mengendalikan porsi makan demi kesehatan generasi di masa depan.

“Meningkatnya wawasan kesadaran tentang pilihan makanan sehat (rendah kolesterol) pada generasi milenial, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif bertambahnya (angka) serangan jantung, stroke, dan diabetes yang mulai banyak menyerang  generasi muda di bawah usia 30 tahun,” imbuhnya.

Sementara itu, Rudianto akan menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Model Restorasi Ekosistem Mangrove Desa Pesisir Untuk Mengatasi Kerusakan Pesisir (REMDP) Akibat Perubahan Iklim dan Proses Antropogenik”.

REMDP merupakan model yang dirumuskan sekaligus sebagai jawaban dari upaya pencegahan perubahan iklim dan kerusakan pesisir yang ditimbulkan akibat proses antrophogenik.

Beberapa kerusakan itu di antaranya peningkatan pembakaran bahan bakar fosil untuk listrik, pemanas, transportasi, deforestasi, dan penurunan keanekaragaman hayati yang telah menyebabkan peningkatan gas rumah kaca.

“Model REMDP merupakan metode dan teknik restorasi ekosistem hutan mangrove yang bersifat terpadu dan harus dilakukan dengan mengedepankan aspek teknis, aspek kelembagaan, dan aspek pembiayaan berbasis desa pesisir dengan pendekatan co-management,” terangnya.

Maka, lanjut Rudianto, ketiga aspek tersebut perlu didorong dengan partisipasi masyarakat sebagai pilar keberhasilan restorasi ekosistem pesisir.

Selain itu, pemerintah juga perlu memiliki konsep yang jelas, yang komprehensif dan terukur untuk menangani kerusakan pesisir berbasis desa pesisir. “Dengan menggunakan model REMDP, diharapkan menjawab upaya untuk mencegah terjadinya kebencanaan di wilayah pesisir terutama mulai banyak tenggelamnya wilayah pesisir,” tandasnya.

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: kota malangmalanguniversitas brawijaya

Related Posts

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027
Pendidikan

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Jumat, 17 Jul 2026
Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
desa kalipare

Menilik Pelayanan Kantor Desa Kalipare saat Kadesnya Ditahan Polisi

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.