Malang, Tugumalang.id – Universitas Islam Malang (Unisma) resmi mengumumkan pembukaan Program Studi (Prodi) baru Sains Lingkungan pada tahun 2026. Kehadiran prodi ini menjadikan Unisma sebagai satu-satunya perguruan tinggi di Malang Raya yang menyediakan Prodi Sains Lingkungan untuk jenjang S1.
Program studi baru tersebut akan berada di bawah naungan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Sebagai ciri khas institusi, kurikulum Prodi Sains Lingkungan di Unisma tetap berlandaskan pada pendekatan Ahlussunnah Wal Jamaah.
Prodi Sains Lingkungan Unisma Resmi Kantongi Izin Kemendikti
Rektor Unisma, Prof. Junaidi, menjelaskan bahwa kepastian operasional prodi ini telah diperkuat dengan penerbitan izin operasional melalui Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) nomor 185/B/O/2025.
“SK tersebut memberi kewenangan kepada Unisma untuk membuka Program Studi Sains Lingkungan di Fakultas MIPA. Insya Allah, prodi ini akan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2026/2027,” ungkap Prof. Jun, sapaan akrabnya, Kamis (12/3/2026).
Baca juga: 8 Dosen Unisma Borong Penghargaan di Anugerah LPTNU 2026
Kebutuhan Ahli Lingkungan Tinggi, Prodi Masih Terbatas
Prof. Jun memaparkan bahwa pendirian Prodi Sains Lingkungan dilatarbelakangi oleh analisis kebutuhan pasar. Saat ini, kebutuhan tenaga ahli di bidang lingkungan dinilai sangat tinggi, sementara perguruan tinggi yang menyediakan program studi tersebut masih terbatas.
“Kebutuhan pasar untuk ahli Sains Lingkungan memang tinggi, sementara perguruan tinggi yang menyelenggarakan prodinya masih sedikit. Di Indonesia saja baru ada 23 prodi S1 Sains Lingkungan. Di Malang Raya untuk prodi S1 juga belum ada,” ujarnya.
Baca juga: Beasiswa Juara Unisma 2026: Peluang Emas Kuliah Gratis untuk Calon Mahasiswa Berprestasi!
Melihat kondisi tersebut, Unisma optimistis kehadiran Prodi Sains Lingkungan dapat menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat, negara, serta upaya pelestarian lingkungan.
“Kami optimistis prodi ini akan banyak diminati oleh masyarakat, apalagi izinnya turun saat penerimaan mahasiswa baru masih berada pada gelombang pertama,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko
























