Malang, Tugumalang.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang mencatat tren positif pendapatan daerah di sejumlah sektor yang terus meningkat menjelang akhir tahun 2025. Optimisme terhadap kemandirian fiskal Kota Malang pun semakin menguat.
Kabid Pengendalian Pajak Daerah Bapenda Kota Malang, Syarif Hidayat, mengungkapkan bahwa beberapa sektor pendapatan daerah menunjukkan tren kenaikan signifikan.
Menurutnya, program 1.000 Event yang digagas Pemerintah Kota Malang memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang.
Baca juga: DPRD Kota Malang Dorong Pemkot Optimalkan Capaian PAD Kota Malang 2024
Ia menjelaskan, realisasi sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) dari makanan dan minuman—yang sebelumnya dikenal sebagai pajak restoran—telah mencapai 91 persen dari target tahun 2025.
“Trennya bagus dan terus naik. Kami optimistis bisa mencapai 100 persen,” ujarnya.
Selain itu, sektor pajak hiburan telah terealisasi sebesar Rp 10,1 miliar dari target Rp 11 miliar, sedangkan pajak reklame sudah mencapai 90 persen.
“Pajak parkir sudah melampaui target. BPHTB mendekati 90 persen, PBB sudah 92 persen, dan pajak kendaraan mencapai 85 persen,” ungkapnya.
Baca juga: Akselerasi Bapenda Kota Malang Dongkrak Pendapatan Daerah Menuju Kemandirian Fiskal
Sementara itu, pendapatan dari sektor jasa perhotelan juga meningkat, telah menyentuh angka lebih dari 85 persen. Peningkatan kunjungan wisatawan turut mendorong capaian positif sektor ini.
“Melihat tren positif di beberapa sektor, kami optimistis PAD Kota Malang akan terus menguat,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























