Malang, Tugumalang.id – Perayaan Natal di berbagai negara diwarnai tradisi yang beragam. Tradisi ini muncul dari sejarah panjang yang kemudian membentuk kebiasaan.
Meski kebanyakan masih memiliki tradisi yang serupa, seperti tukar kado dan memasang pohon natal, ada juga tradisi-tradisi unik yang hanya dilakukan di satu area atau negara.
1. Makan ayam goreng KFC di Jepang
Di negara lain, KFC hanyalah restoran cepat saji biasa. Namun di Jepang, KFC memiliki peran penting dalam perayaan Natal.
Tradisi ini dimulai sejak tahun 1970 saat KFC menggencarkan promosi paket makan malan Natal. Sejak saat itu, menyantap KFC sebagai menu makan malam di momen Natal menjadi kebiasaan jutaan orang Jepang.
2. Piknik di Afrika Selatan
Jika kebanyakan negara merayakan Natal di musim dingin, maka perayaan ini berlangsung saat musim panas di Afrika Selatan. Oleh karena itu, tradisi perayaan Natal di negara ini pun sedikit berbeda.
Saat Natal, warga Afrika Selatan merayakannya di luar rumah dengan berpiknik. Mereka membawa alat untuk memanggang daging dan menyantap barbekue bersama keluarga atau teman.
3. Memasang lampion bernama parol di Filipina
Natal identik dengan gemerlap lampu-lampu yang meriah. Di Filipina, tradisi ini sedikit berbeda karena mereka menggunakan lampion berbentuk bintang yang bernama parol.
Lampion ini membuat perayaan Natal di Filipina lebih cantik dan berwarna. Kreativitas pembuat parol pun diadu di momen ini.
4. Pesta seafood di Australia
Seperti Afrika Selatan, perayaan Natal di Australia juga berlangsung saat musim panas. Mereka merayakan momen ini dengan pesta seafood, daging panggang, dan diakhiri dengan makanan penutup yang manis.
Usai pesta makanan, mereka bermain olahraga di halaman atau pergi ke pantai. Tak jarang terlihat orang berkostum Santa Claus di pantai-pantai yang ada di Australia.
5. Sinterklas berselancar di Amerika Serikat
Meskipun wilayah utara Amerika Serikat sedang mengalami musim dingin di bulan Desember, cuaca di wilayah selatan seperti California dan Florida masih hangat. Perayaan Natal di sana pun berbeda karena tidak ada salju dan masyarakat senang menghabiskan waktu di pantai.
Dua negara bagian tersebut merayakan Natal dengan cara yang unik, yakni festival selancar dengan menggunakan kostum Santa Claus. Festival ini menjadi kegiatan rutin tahunan yang menghibur.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























