Kota Batu, Tugumalang.id – Persaingan memperebutkan Program Beasiswa Seribu Sarjana Kota Batu tahun 2026 semakin ketat. Pemerintah Kota Batu menambah kuota penerima menjadi sekitar 400 mahasiswa. Namun, jumlah pendaftar juga melonjak hingga mencapai sekitar 700 orang.
Wali Kota Batu Nurochman mengatakan, kuota penerima tahun ini meningkat signifikan dibandingkan 2025 yang hanya mengakomodasi 273 mahasiswa. Karena jumlah pendaftar jauh lebih banyak daripada kuota yang tersedia, proses seleksi kini tengah dipercepat.
Pemkot Batu saat ini melakukan seleksi administrasi dengan memverifikasi data setiap pendaftar ke masing-masing perguruan tinggi. Langkah itu dilakukan untuk mencegah pendanaan ganda (double funding), baik dari beasiswa internal kampus maupun program beasiswa pemerintah pusat.
“Kami ingin memastikan bantuan ini tepat sasaran sebagai investasi riil untuk masa depan anak-anak Kota Batu. Jika ada mahasiswa yang kedapatan sudah menerima beasiswa dari kampusnya lalu mengajukan lagi, tentu akan langsung terverifikasi,” ujar Cak Nur, sapaan akrabnya, Minggu (19/7/2026).
Baca juga: 700 Peserta Bersaing Rebutkan Beasiswa Program Seribu Sarjana Pemkot Batu Tahun 2026 Ini
Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait lamanya proses seleksi, Cak Nur mengimbau agar publik tidak berasumsi negatif. Menurut dia, seluruh tahapan dilaksanakan secara terbuka dengan mengedepankan transparansi.
Pendanaan Program Beasiswa Seribu Sarjana tidak hanya berasal dari APBD Kota Batu, tetapi juga didukung dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kota Batu.
Berbeda dengan beasiswa yang hanya menitikberatkan pada prestasi akademik, Program Beasiswa Seribu Sarjana 2026 dirancang lebih inklusif. Pemkot Batu menyediakan kuota bagi mahasiswa berprestasi, hafiz Al-Qur’an 30 juz, mahasiswa dari keluarga kurang mampu, serta jalur afirmasi bagi guru non-ASN.
Baca juga: Pemkot Batu Buka 400 Kuota Peserta Program Beasiswa 1.000 Sarjana di 2026
Selain itu, program tersebut juga diarahkan untuk mendukung sektor-sektor penggerak ekonomi daerah. Skema beasiswa dialokasikan bagi pelaku maupun anak pelaku usaha di bidang pertanian, pariwisata, dan pemberdayaan koperasi.
Pemkot Batu menargetkan proses validasi data segera rampung sehingga daftar penerima beasiswa dapat segera diumumkan kepada masyarakat.
“Program ini diharapkan tidak hanya melahirkan generasi muda yang kompetitif, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam mencetak SDM profesional yang siap memajukan Kota Batu di masa depan,” harap Cak Nur.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko
























