MALANG, Tugumalang.id – Gempuran belanja online memaksa pedagang pasar tradisional berubah. Ketua DPW Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Jawa Timur H Ahmad Zaini menegaskan, modernisasi SDM menjadi kunci agar pasar tradisional tetap bertahan.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Jawa Timur H Ahmad Zaini usai melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APPSI Kabupaten Malang periode 2026–2031 di Balai Desa Tawangrejeni, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Minggu (19/7/2026).
Zaini mengakui aktivitas transaksi di pasar tradisional saat ini mengalami penurunan. Menurut dia, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Malang, tetapi hampir merata di seluruh Indonesia akibat pergeseran pola belanja masyarakat ke platform online.
“Jangankan pasar di daerah, Pasar Turi di Surabaya yang dulu menjadi ikon kejayaan saja sekarang kondisinya sama. Kita sekarang kalah dengan teknologi, semua orang belanja dan beli makanan lewat online,” ujar Zaini.
Baca juga: 4 Pasar Tradisional Dekat Kampus di Malang, Cocok untuk Belanja Harian Mahasiswa
Menurutnya, menghadapi gempuran digitalisasi bukan perkara mudah. Karena itu, upaya menyelamatkan pasar tradisional tidak cukup hanya melalui revitalisasi fisik, tetapi juga harus diiringi perubahan pola pikir dan peningkatan kualitas SDM para pedagang.
Ia menegaskan, pedagang harus mampu menyesuaikan diri dengan standar pelayanan yang sesuai dengan tuntutan zaman. Selain mulai memanfaatkan digitalisasi, pelayanan kepada pembeli juga harus ditingkatkan agar pelanggan tetap bertahan.
“Kalau dulu mungkin ada yang berjualan hanya pakai kaos kutang atau sarung, sekarang penampilan harus rapi dan pelayanan harus disesuaikan dengan tuntutan situasi saat ini,” tegasnya.
Baca juga: Wali Kota Malang Gaungkan Revitalisasi Pasar Tradisional, Dorong UMKM Lewat Kuliner
Zaini mencontohkan keberhasilan revitalisasi Pasar Oro-Oro Dowo dan Pasar Klojen. Menurutnya, kedua pasar tersebut mampu bertahan dan kembali ramai setelah bertransformasi menjadi pusat kuliner yang bersih serta representatif bagi masyarakat urban.
“Bagus itu (konsepnya), bisa menjawab tantangan masa sekarang,” kata Zaini.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko























