Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Tradisi Gotong Royong Ngudek Jenang di Kota Batu, Pj Wali Kota: Lestarikan!

Redaksi by Redaksi
Agustus 6, 2023 5:19 pm
in Kuliner
ngudek jenang

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai (baju hitam topi putih) saat ikut mencoba proses mengaduk jenang yang menjadi bagian dari tradisi desa, Minggu (6/8/2023). Foto: Prokopim KWB

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Kota Batu, Tugumalang.id – Setiap jelang peringatan HUT RI 17 Agustus, ada tradisi unik yang dilakukan warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Tradisi itu adalah tradisi ‘ngudek jenang’ atau mengaduk bubur jenang secara bersama-sama.

Tradisi ini dilakukan untuk memohon keselamatan kepada Sang Pencipta agar terhindar dari musibah baik penyakit maupun bencana. Di mata warga setempat, Jenang bukan sekedar makanan. Tetapi juga memiliki filosofi dan simbol yang diyakini sebagai doa, persatuan, harapan dan semangat.

READ ALSO

5 Kuliner Prancis yang Ikonik, dari Croissant hingga Ratatouille

4 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyegarkan Saat Cuaca Panas

Tradisi ngudek jenang ini juga dilakukan tiap ada acara hari tertentu, baik di acara pernikahan maupun hari raya. Tampak mereka berkumpul dan bersama-sama mengaduk adonan jenang di wajan besar.

Total ada 5 wajan besar berukuran sekira 1,3 meter ditempatkan di Lapangan Translok Dusun Wonorejo dalam rangka Metri Bumi Desa Tulungrejo. Kegiatan ini diikuti oleh 5 Dusun yakni Dusun Gondang, Kekep, Gerdu, Junggo dan Wonorejo dan 18 RW yang ada di Desa Tulungrejo.

Saking banyaknya adonan yang diaduk, maka untuk mempercepat waktu dan menghemat tenaga, maka pengadukan jenang ini dilakukan bergantian oleh tiap warga. Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai sampai ikut mencoba mengaduk jenang itu untuk pertama kalinya pada Minggu (6/8/2023).

Aries menjelaskan ternyata mengaduk jenang ini tidak mudah sehingga betul-betul diperlukan gotong-royong dan kebersamaan sehingga hasilnya bagus dan enak dimakan. “Ternyata berat juga, kalau tidak dilakukan bareng-bareng hasilnya tidak akan bagus dan enak,” tambahnya.

Dari situ, kata Aries, tradisi ngudek jenang ini punya makna filosofis yang sangat mendalam. Aries berharap tradisi Njenang Bareng terus dilestarikan untuk menjaga semangat persatuan masyarakat di desa.

Tradisi Ngudek Jenang di Desa Tulungrejo menjadi simbol memohon keselamatan dari musibah, baik penyakit maupun bencana. Foto: Prokopim KWB

“Tradisi ini perlu dilestarikan karena juga ada makna filosofisnya yang mengedepankan gotong-royong dan kebersamaan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan itu juga dihadiri Khamim Tohari, Anggota DPRD Kota Batu, Perwakilan Forkopimda dan Suliono, Kepala Desa Tulungrejo. Sementara, Kepala Desa Tulungrejo, Suliono menuturkan jika tradisi ini adalah bentuk warga desa nguri-uri budaya. Selain keselamatan, juga untuk menjaga kerukunan warga desa.

BACA JUGA: Inilah Tradisi Ngudek Jenang Tolak Bala di Kota Batu

”Dan yang paling penting itu sekarang sebagai rasa syukur kepada Pencipta dan memohon selamat agar dijauhkan dari penyakit,” terannya pada awak media.

Dijelaskan Suliono, dari tradisi ngudek jenang ini punya filosofi kerukunan. Dimana seberat-beratnya adukan jenang, pasti akan menjadi ringan jika dilakukan bersama-sama.

“Ada filosofi dari ngudek jenang ini. Yakni seberat-berat mengaduk jenang itu, akan menjadi ringan, karena jenang itu harus dimatangkan dengan sekuat tenaga kita secara bersama. Dari situlah terciptanya guyub dan rukun,” tambahnya.

Adonan ini dibuat dari campuran tepung beras, tepung ketan, gula jawa, kelapa hingga jahe. Adonan ini ditempatkan di atas kompor atau pawon yang terbuat dari tanah liat.

“Nanti kalau jenang sudah matang, nanti dibungkus menggunakan daun pisang dan lalu akan dibagikan kepada semua warga untuk disantap bersama,” pungkasnya.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

 

reporter: ulul azmy
editor: jatmiko

Tags: ngudeg jenangtradisi ngudeg jenang

Related Posts

Kuliner Prancis, maracons. Foto: Unsplash.com/Teo Zac
Kuliner

5 Kuliner Prancis yang Ikonik, dari Croissant hingga Ratatouille

Kamis, 15 Okt 2026
4 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyegarkan Saat Cuaca Panas
Kuliner

4 Minuman Tradisional Indonesia yang Menyegarkan Saat Cuaca Panas

Minggu, 11 Okt 2026
5 Makanan Goreng Indonesia Masuk Top 50 Dunia Versi TasteAtlas
Kuliner

5 Makanan Goreng Indonesia Masuk Top 50 Dunia Versi TasteAtlas

Rabu, 7 Okt 2026
5 Makanan Digoreng Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Ada Batagor Indonesia
Kuliner

5 Makanan Digoreng Terenak di Dunia Versi TasteAtlas, Ada Batagor Indonesia

Rabu, 30 Sep 2026
5 Tempat Beli Tahu Kocek di Malang, Pedas Gurih dan Bikin Nagih
Kuliner

5 Tempat Beli Tahu Kocek di Malang, Pedas Gurih dan Bikin Nagih

Minggu, 27 Sep 2026
4 Tradisi Kuliner Dunia yang Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda
Kuliner

4 Tradisi Kuliner Dunia yang Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Minggu, 27 Sep 2026
Next Post
tak punya jamban

Tak Punya Jamban, Warga Gondanglegi Manfaatkan Sungai dan Toilet Pom Besin

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.