MALANG, Tugumalang.id – TNI dan warga bergotong royong membangun drainase di Dusun Krajan 1B, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Drainase memiliki panjang 200 meter dengan lebar 0,5 meter dan tinggi 0,5 meter.
Sejak dimulai pada Rabu (8/10/2025), pengerjaan drainase ini telah mencapai lebih dari 50 persen. Pembangunan drainase ini tak hanya diharapkan bisa mencegah banjir, tetapi juga bisa mengairi hingga 15 hektare sawah.
Pembangunan drainase ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 126 yang dilaksanakan oleh Kodim 0818/Malang-Batu bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Baca juga: TNI Manunggal Masuk Desa Bangun Infrastruktur Pertanian di Kabupaten Malang
Solusi atas Masalah Banjir dan Irigasi
Sebelum adanya drainase ini, pengairan sawah di Desa Lebakharjo hanya mengandalkan curah hujan atau aliran air yang kecil dan tidak stabil. Drainase ini diharapkan bisa mengaliri sawah milik warga secara merata, terutama di musim kemarau.
Drainase ini juga bermanfaat untuk menjadi aliran air di saat musim hujan sehingga tidak terjadi banjir. Hampir setiap tahun, Desa Lebakharjo kerap dilanda banjir karena tidak ada drainase dan dasar sungai semakin dangkal.
Danrem 083 Baladhika Jaya, Kolonel Inf Kohir mengatakan, dalam program TMMD 126 ini, TNI menyasar pembangunan infrastruktur seperti pembangunan drainase dan pipanisasi. Tujuannya agar aliran air bisa merata sehingga sawah tidak kekeringan di musim kemarau dan pemukiman tidak banjir di musim hujan.
“Dalam program ini kami juga melakukan normalisasi saluran irigasi,” kata Kohir.
Baca juga: Cegah Banjir, Sungai Tundo dan Lebaksari di Kabupaten Malang Dinormalisasi
Jaringan pipanisasi dibangun dari sumber mata air pegunungan menuju ke pemukiman warga dengan panjang sekitar 3,7 kilometer. Pipanisasi ini diharapkan bisa mengalirkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.
Ketua RT 40, Dusun Sukamaju, Desa Lebakharjo, Mauji mengatakan warga telah menunggu adanya aliran air bersih selama bertahun-tahun. Selama ini mereka hanya mengandalkan air sumur yang mengering di saat musim kemarau.
“Warga sangat butuh air bersih. Saat musim kemarau warga sangat kekurangan air bersih untuk minum,” kata Mauji.
TMMD 126 akan dilaksanakan selama satu bulan hingga Kamis (6/11/2025). Selain pembangunan drainase, pipanisasi, dan normalisasi saluran irigasi, TNI dan warga juga bekerja mengaspal jalan serta memasang kawat bronjong.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























