Tingkatkan Kepatuhan Badan Usaha, BPJS Kesehatan Malang Gandeng Kejari Batu

  • Whatsapp
Penandatanganan perpanjangan kerjasama antara BPJS Kesehatan Cabang Malang dan Kejari Kota Batu

BATU – BPJS Kesehatan Malang tengah mengupayakan peningkatan kepatuhan badan usaha di Kota Batu dalam mendaftarkan karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan. Salah sagunya dengan mengandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu untuk penandatanganan kerjasama.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Dina Diana Permata menjelaskan, penandatanganan perjanjian tersebut merupakan perpanjangan kerjasama dari tahun sebelumnya.

“Kami berharap kerjasama ini bisa terus berkelanjutan. Kami juga berharap Kejari bisa memberikan rekomendasi rekomendasi untuk meningkatkan kepatuhan badan usaha,” ujarnya, Senin (7/6/2021).

Disebutkan, BPJS Kesehatan Cabang Malang telah memberikan surat kuasa khusus kepada Kejari Batu sebagai dasar melakukan mediasi kepada badan usaha yang belum patuh.

“Baik kepatuhan pendaftaran, penyampaian data jumlah karyawan dan gaji serta kepatuhan membayar iuran. Tujuannya agar bisa meningkatkan kepatuhan yang lebih baik dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Sementara itu, Kajari Kota Batu, Supriyanto menyampaikan, perjanjian kerjasama tersebut merupakan kerjasama dibidang hukum perdata dan tata usaha negara.

Dalam kerjasama itu juga dibentuk tim pengawasan, pemeriksaan dan kepatuhan badan usaha. Dimana Ketuanya adalah Kajari Batu, Supriyanto dan Sekertarisnya adalah Kepala Cabang BPJS Kesehatan Malang, Dina Diana Permata.

“Disini kami bertugas memberikan bantuan hukum kepada pemerintah dna BUMN. BPJS termasuk, maka kami bertugas memberikan bantuan hukum,” ujar Supriyanto.

Berdasarkan data BPJS menurutnya, kepatuhan para badan usaha di Kota Batu sudah cukup baik. Namun pihaknya akan berupaya meningkatkan jumlah kepatuhan badan usaha di Kota Batu.

“Kami akan memberikan pemahaman kepada badan usaha agar karyawannya diikutkan dan didaftarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Kami akan meningkatkan kepatuhan itu agar nanti para karyawan terjamin kesehatannya,” paparnya.

Disebutkan, pihaknya juga telah melakukan pendekatan kepada badan usaha yang memang kurang patuh. “Ada beberapa badan usaha yang tadinya belum mendaftarkan ke BPJS, setelah kita undang akhirnya sebagian sudah mendaftarkan,” ucapnya.

Baca Juga  Kisah Pilu Korban Gempa Malang, Terima Tamu Berlebaran di Bawah Tenda Darurat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *