MALANG, Tugumalang.id – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Malang akan menggelar rukyatul hilal untuk penentuan Idulfitri 1447 H pada Kamis (19/3/2026) sore. Pemantauan ini dilaksanakan di Commad Center Lantai 9 Kantor Bupati Malang yang terletak di Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen.
Kepala Stasiun Geofisika Malang, Ricko Kardoso mengatakan, BMKG turut melakukan pemantauan hilal di 36 lokasi di seluruh Indonesia. Beberapa lokasi pengamatan selain di Malang adalah Masjid Baitul Muttaqien Bekasi, Hotel Waigo Sorong, dan Gedung Observatorium Hilal Tgk. Chik Kuta Karang Aceh Besar.
“Informasi Prakiraan Hilal yang kami keluarkan adalah informasi awal sebagai panduan bagi para pelaksana rukyatul hilal,” ujar Ricko.
Baca juga: Stasiun Geofisika Malang Gelar Rukyatul Hilal Awal Ramadan 1447 H di Kepanjen
Ia merinci, data-data yang dihimpun dalam pengamatan ini di antaranya:
1. Waktu konjungsi (ijtima’) dan waktu terbenam matahari
2. Peta ketinggian hilal
3. Peta elongasi
4. Peta umur bulan
5. Peta lag
6. Peta fraksi illuminasi bulan
7. Objek astronomis lainnya yang berpotensi mengacaukan rukyat hilal
8. Data hilal saat matahari terbenam untuk kota-kota di Indonesia.
Ricko menjelaskan, BMKG memiliki tugas pokok dan fungsi untuk memberikan pelayanan tanda waktu dan posisi bulan dan matahari. Data prakiraan dan hasil pengamatan hilal akan dilaporkan pada sidang isbat 19 Maret 2026.
“Keputusan resmi menunggu hasil keputusan sidang isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI,” kata Ricko.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
rdaktur: jatmiko





























