MALANG, Tugumalang.id – Stasiun Geofisika Malang mencatat sebanyak 822 kejadian gempa bumi terjadi di wilayah Jawa Timur dan sebagian Jawa Tengah sepanjang bulan Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, enam gempa bumi dilaporkan dirasakan masyarakat.
Enam gempa bumi yang dirasakan masyarakat pada bulan Oktober 2025 antara lain:
Baca Juga: SMKN 2 Malang Gelar Simulasi Mitigasi Gempa Bumi
1. Gempa dengan kekuatan Magnitudo 3,6 pada 4 Oktober 2025. Pusat gempa di 43 km tenggara Sumenep (7.25 LS, 114.13 BT), kedalaman 11 km.
2. Gempa dengan kekuatan Magnitudo 4,1 pada 8 Oktober 2025. Pusat gempa di 44 km tenggara Sumenep dengan kedalaman 18 km.
3. Gempa dengan kekuatan Magnitudo 4,3 pada 12 Oktober 2025. Pusat gempa di 140 km timur laut Tuban dengan kedalaman 10 km.
4. Gempa dengan kekuatan Magnitudo 5,0 pada 13 Oktober 2025. Pusat gempa di 47 km tenggara Sumenep dengan kedalaman 14 km.
5. Gempa dengan kekuatan Magnitudo 4,5 pada 19 Oktober 2025. Pusat gempa di 63 km tenggara Cilacap dengan kedalaman 30 km.
6. Gempa dengan kekuatan Magnitudo 3,4 pada 31 Oktober 2025. Pusat gempa di 28 km timur laut Wonosobo dengan kedalaman 10 km.
Dari 822 gempa bumi yang terjadi sepanjang Oktober 2025, 732 gempa bumi tergolong dangkal dengan kedalaman kurang dari 60 km, 89 gempa bumi berkedalaman menengah, dan satu gempa bumi berkedalaman dalam lebih dari 300 km. Magnitudo terbesar tercatat M 5,0, sedangkan magnitudo terkecil M 1,1.
Baca Juga: 327 Gempa Terjadi di wilayah Kabupaten Malang Sepanjang Tahun 2024
Kepala Stasiun Geofisika Malang, Mamuri, menjelaskan bahwa peta distribusi episenter selama bulan Oktober menunjukkan sebagian besar gempa bumi terjadi di laut, khususnya di selatan Pulau Jawa.
“Sebagian besar kejadian gempabumi terjadi di laut akibat aktivitas subduksi pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia,” ujarnya.
Sementara itu, gempa dangkal yang terjadi di darat merupakan akibat pergerakan patahan local. Sedangkan gempa menengah dan dalam merupakan aktivitas dari subduksi lempeng Indo-Australia terhadap Eurasia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























